Milad ke-45, UMY Teguhkan Komitmen Pemberdayaan Masyarakat Lewat 14 Program Abdimas

Sleman – Pada momentum milad ke-45, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta meneguhkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat, melalui kegiatan pengabdian masyarakat (Abdimas) yang digelar di lingkup organisasi Muhammadiyah se-Cabang Tempel, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi hasil kajian dan riset para dosen UMY, yang diwujudkan dalam program pengabdian terstruktur dan berkelanjutan.
Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY, RR Sabtanti Harimurti, menegaskan bahwa UMY memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan masyarakat, baik di lingkungan Muhammadiyah maupun masyarakat luas secara umum.
“UMY sangat komit terhadap pemberdayaan masyarakat tidak hanya di lingkungan Muhammadiyah, tetapi juga kepada masyarakat luas secara umum,” ujarnya.
Hal itu diwujudkan melalui berbagai program tahunan, baik melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa maupun pengabdian masyarakat oleh para dosen.
Pada tahun ini, program tersebut terbagi dalam dua skema besar yakni reguler dan khusus. Di mana, ada 14 program Abdimas skema khusus yang diluncurkan UMY, di antaranya Desa Binaan Wirokerten dan Wirobrajan, pendampingan Koperasi Merah Putih, edukasi dan mitigasi bencana alam, pendampingan penyandang disabilitas, penguatan PCM Tempel, Cangkringan, Tamantirto, hingga Abdimas di Lapas Wirogunan.
Kick off pengabdian masyarakat skema khusus ini turut dihadiri Ketua Badan Pembina Harian UMY, Agung Danarto. Pada kesempatan itu, Agung menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh dosen UMY dalam Persyarikatan Muhammadiyah, mulai dari tingkat pusat, wilayah, daerah, cabang, ranting hingga organisasi otonom.
Program Abdimas di Kapanewon Tempel sendiri diikuti 10 dosen yang terbagi dalam empat kelompok sasaran, yakni Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), dan satu Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM).
Dalam kesempatan itu, Agung juga menyerahkan bantuan dana sebesar kepada PCM Tempel untuk pengembangan usaha peternakan domba. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pembiayaan berbagai kegiatan Muhammadiyah di lingkup Kapanewon Tempel.
Ketua pelaksana, Sugeng Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung di PP Darul Ulum Tempel tersebut berjalan meriah dan diikuti sekitar 150 peserta yang merupakan perwakilan PCM, PCA, dan AMM.
“Adapun kegiatan bersama PRM/PRA Merdikorejo dijadwalkan setelah lebaran,” ujarnya.
Ketua PCM Tempel, Samsul Alam pun menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai warga Muhammadiyah Tempel memperoleh edukasi yang bermakna dan mampu menggugah semangat untuk semakin aktif mengembangkan gerakan Muhammadiyah di wilayahnya. (Arief Hartanto KIM Kertomandiri Turi)



