Rakor PC DMI Ngaglik Bahas Persiapan Ramadan dan Penguatan Program Masjid

Sleman — Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kapanewon Ngaglik menggelar rapat koordinasi (rakor) di Masjid Baitus Hasanah, Penen, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Minggu, 15/2/2026. Kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah dan diikuti oleh jajaran DMI Ranting se-Kapanewon Ngaglik dari enam kalurahan, dengan total 82 jamaah yang hadir.
Acara seremonial dibuka dengan pembacaan Kalam Wahyu Ilahi oleh jamaah Masjid Baitus Hasanah. Dalam kesempatan itu, Ketua PC DMI Kapanewon Ngaglik, Sukamta, menyampaikan pengajian singkat dalam rangka persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M. Ia menekankan pentingnya menyiapkan diri dengan keikhlasan, kesabaran, serta menjaga lisan dan kebersihan hati agar ibadah puasa diterima dan memperoleh pahala dari Allah SWT.
Sukamta juga mengajak seluruh jajaran DMI untuk aktif dalam kegiatan Isya’ling DMI Ngaglik yang digelar setiap Minggu malam ketiga setiap bulan secara bergiliran dari masjid ke masjid.
“Setelah sebelumnya dilaksanakan di Masjid Al Huda Dusun Kroco, Sukoharjo, dan kali ini di Masjid Baitus Hasanah Penen. Kegiatan berikutnya direncanakan digelar sekaligus Syawalan di Kalurahan Minomartani, dengan harapan bertempat di Masjid At Taqwa Perumahan Minomartani. Untuk bulan Ramadan, kegiatan Isya’ling diliburkan dan akan kembali dilaksanakan pada April 2026,” ujarnya.
Wakil Ketua PC DMI Kapanewon Ngaglik, Suripto, menambahkan bahwa di wilayah Ngaglik terdapat program Suling Naga yang awalnya digagas oleh BMT MUU Sejahtera. Program tersebut kemudian mendapat dukungan dari Panewu Ngaglik dengan penambahan makna “Naga” sebagai Ngaglik Menjaga Aqidah.
“Hingga kini, program tersebut telah berjalan lima putaran,” ujarnya.
Selain itu, terdapat pula program Realita 5 yang digagas oleh Polsek Ngaglik untuk mendorong kerukunan antar remaja lintas agama di Kapanewon Ngaglik. Program ini telah diluncurkan pada 7 Februari 2026 di The Alana Hotel Yogyakarta dan diikuti oleh perwakilan berbagai agama.
Sementara itu, perwakilan DMI Kabupaten Sleman, Basuki Rahmat, menyampaikan program kerja sama antara DMI dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi marbot, imam, muadzin, dan takmir masjid. Dengan premi per bulan, peserta akan mendapatkan santunan kematian dan kecelakaan kerja.
Ia juga menginformasikan bahwa pada Senin, 16 Februari 2026 pukul WIB di Pendopo Parasamya Kantor Bupati Sleman, akan dilaksanakan launching penyerahan bantuan kepada marbot dari masjid dusun oleh Baznas Sleman. Pada momen ini, ada 335 masjid yang dibantu pihak ketiga, yakni Bank BSI Sleman.
“Para Ketua Ranting DMI se-Ngaglik diminta membantu pendataan peserta yang belum terdaftar agar dana yang telah disiapkan dapat terserap optimal,” tandas Basuki. (SRP/KIM Ngaglik)



