Sabet Gelar Stand Inovatif, SD Muhammadiyah Condongcatur Unjuk Karya dan Edukasi Digital di MSE 2026

Sleman — SD Muhammadiyah Condongcatur berhasil meraih penghargaan sebagai stand inovatif kategori sekolah dasar pada perhelatan Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) 2026. Capaian ini menegaskan komitmen sekolah dalam menampilkan praktik pendidikan dasar yang kreatif, adaptif, serta berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak acara yang berlangsung di Sleman City Hall pada Ahad (11/1/2026).
Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, menyampaikan bahwa berbagai inovasi yang dihadirkan di dalam stand merupakan refleksi dari proses pembelajaran yang berkelanjutan dan kolaboratif antara guru dan siswa. Pihak sekolah sengaja mendesain stand dengan konsep yang interaktif agar masyarakat dapat merasakan langsung atmosfer pendidikan modern yang diterapkan di sekolah tersebut.
“Penghargaan stand inovatif ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan layanan pendidikan dasar yang unggul, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan tingkat dasar harus mampu menjadi pondasi karakter sekaligus wadah kreativitas yang dinamis bagi anak-anak,” ujar Sulasmi di sela-sela acara penutupan expo.
Berlokasi di stand nomor 15A, SD Muhammadiyah Condongcatur menarik perhatian ribuan pengunjung dengan menampilkan pameran karya seni siswa, aneka permainan edukatif, hingga demonstrasi pembelajaran koding untuk anak-anak. Selain itu, pihak sekolah juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung serta pusat informasi Seleksi Penerimaan Murid Baru. Suasana semakin semarak dengan adanya pembagian berbagai hadiah menarik bagi pengunjung yang beruntung.
“Antusiasme pengunjung yang datang ke stand kami sungguh luar biasa, apalagi kami juga menyediakan doorprize berupa lemari es, sepeda listrik, hingga televisi LED sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat yang telah berkunjung. Ini adalah cara kami untuk lebih dekat dengan warga sekaligus mengenalkan program-program unggulan sekolah dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan,” tambah Sulasmi.
Lebih lanjut, Sulasmi menjelaskan bahwa capaian prestasi siswa menjadi fondasi kuat bagi setiap inovasi yang dilakukan sekolah. Berdasarkan catatan Pusat Prestasi Nasional, hingga saat ini SD Muhammadiyah Condongcatur telah menorehkan sebanyak 683 prestasi siswa di berbagai bidang, mulai dari akademik, seni, hingga olahraga. Prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan yang konsisten serta dukungan ekosistem belajar yang kondusif di lingkungan sekolah.
Kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik, juga menjadi perhatian utama dalam menjaga mutu pendidikan. Sulasmi menyebutkan bahwa dari total 43 guru tetap, sebanyak 21 guru telah menempuh pendidikan magister, satu guru bergelar doktor, serta dua guru lainnya tengah menjalani pendidikan doktoral. Peningkatan kualifikasi guru secara formal ini menjadi strategi penting bagi sekolah untuk memastikan kualitas pengajaran tetap berada di standar tertinggi.
Muhammadiyah Sleman Expo 2026 sendiri hadir sebagai ajang pameran besar yang menampilkan beragam potensi Amal Usaha Muhammadiyah sebagai wujud kontribusi nyata kepada masyarakat luas. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Januari 2026, ini melibatkan seluruh jenjang pendidikan serta unsur pimpinan cabang se-Kabupaten Sleman. Kesuksesan SD Muhammadiyah Condongcatur dalam ajang ini menjadi bukti bahwa inovasi di tingkat pendidikan dasar merupakan kunci dalam mencetak generasi masa depan yang unggul. (Athiful/KIM Depok)



