Techno Art Expo SMP Muhammadiyah 3 Depok: Perkuat Inovasi, Kreativitas, dan Karakter Siswa

Sleman — SMP Muhammadiyah 3 Depok, Sleman, menggelar Techno Art Expo sebagai ajang pameran pendidikan yang memadukan teknologi dan seni. Kegiatan ini bertujuan memperkuat inovasi, kreativitas, serta pengembangan potensi siswa di bidang sains, teknologi, seni, dan STEAM yang mencakup sains, teknologi, teknik, seni, serta matematika. Melalui perhelatan ini, sekolah berupaya menghadirkan wajah pendidikan modern yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Pameran ini menampilkan berbagai hasil karya dan praktik pembelajaran siswa yang mencerminkan pendekatan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Sekolah memberikan ruang apresiasi bagi peserta didik sekaligus mendorong penguatan kompetensi abad ke-21, seperti kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, serta literasi teknologi. Kehadiran berbagai inovasi siswa ini menjadi bukti bahwa proses belajar di kelas telah bertransformasi menjadi karya nyata yang bermanfaat.
Panewu Depok, Djoko Muljanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif SMP Muhammadiyah 3 Depok dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menilai pameran tersebut sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang adaptif terhadap pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini.
“Pameran ini menunjukkan bahwa satuan pendidikan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, karakter, dan keterampilan hidup siswa. Ini adalah langkah konkret dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal keterampilan yang komprehensif,” ujar Djoko Muljanto di lokasi acara pada Sabtu (10/1/2026).
Lebih lanjut, Djoko berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan menjadi agenda berkelanjutan dan direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di wilayah Kapanewon Depok dan Kabupaten Sleman. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif dan berdaya saing global. Ia menekankan pentingnya pembelajaran berbasis proyek untuk menumbuhkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan siswa.
Techno Art Expo menghadirkan sejumlah stan tematik yang menarik perhatian pengunjung, mulai dari karya robotik, proyek STEM, berpikir komputasi, seni rupa, hingga pemahaman lintas budaya. Selain itu, terdapat pula stan kuliner melalui live cooking dan produk kewirausahaan siswa yang menunjukkan kemandirian mereka dalam mengelola usaha sederhana.
“Setiap stan di sini menunjukkan kemampuan siswa dalam mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai karakter ke dalam praktik nyata yang bisa disaksikan langsung oleh masyarakat. Kami sangat bangga melihat anak-anak muda ini mampu berpikir out of the box dan menghasilkan karya yang orisinal. Harapannya, SMP Muhammadiyah 3 Depok terus konsisten mencetak generasi unggul yang relevan dengan kebutuhan zaman,” tambah Djoko Muljanto.
Dengan terselenggaranya pameran ini, SMP Muhammadiyah 3 Depok diharapkan terus menjadi institusi pendidikan yang inovatif dan berorientasi pada penguatan mutu pembelajaran. Keberhasilan acara ini juga diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap peran strategis sekolah dalam melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di kancah nasional maupun internasional. (Athiful/KIM Depok)



