Siswa SDIT Alam Nurul Islam Perdalam Ilmu Pertanian Terpadu Lewat Program Magang Bakat di Joglo Tani

Sleman — SDIT Alam Nurul Islam yang berlokasi di Dusun Cambahan, Nogotirto, Gamping, Sleman, kembali menyelenggarakan program Magang Bakat sebagai upaya nyata membentuk karakter dan kemandirian siswa sejak dini. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 6 hingga 8 Januari 2026 ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan pembagian zonasi magang yang disesuaikan dengan jenjang usia dan minat masing-masing siswa.
Sistem pelaksanaan magang dirancang secara berjenjang, di mana siswa kelas 4 melaksanakan kegiatan di lingkungan internal sekolah, siswa kelas 5 di area sekitar sekolah, dan siswa kelas 6 diberikan kebebasan penuh untuk magang di lokasi luar sekolah. Para siswa diperbolehkan menentukan bidang peminatan secara mandiri mulai dari pertanian, kuliner, manajemen toko, hingga jasa fotografi dan fotokopi sesuai dengan potensi bakat yang ingin mereka asah.
Pada hari terakhir pelaksanaan, Kamis (8/1/2026), empat siswa kelas 6 yakni Abrisan, Muh. Nasir, Faiq Afif, dan Alfan Nur Karim, memilih untuk mendalami sektor agribisnis di Joglo Tani, Margoluwih, Seyegan. Kawasan ini dikenal luas sebagai pusat pelatihan pertanian terpadu yang menjadi rujukan nasional. Di tempat ini, para siswa mempelajari konsep integrated farming yang mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.
Kegiatan harian dimulai sejak pukul WIB, di mana para siswa langsung terjun membersihkan kandang dan memberi makan ternak kambing serta unggas. Salah satu peserta magang, Abrisan, mengaku mendapatkan pengalaman berkesan karena dapat berinteraksi langsung dengan hewan ternak di lokasi tersebut.
“Saya sangat senang bisa ikut magang di Joglo Tani karena bisa belajar langsung cara memberi makan kambing dan ayam secara benar, bahkan saya berkesempatan memanen telur sendiri dari kandang. Pengalaman ini tidak saya dapatkan di dalam kelas,” ujar Abrisan dengan penuh semangat.
Tak hanya soal budidaya, para siswa juga dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan limbah rumah tangga. Faiq Afif, peserta lainnya, mengaku baru menyadari bahwa sampah organik dari dapur memiliki nilai ekonomis sebagai pakan ternak. Menurutnya, pemanfaatan sisa makanan di rumah untuk pakan ayam dan ikan merupakan solusi cerdas agar sampah tidak terbuang percuma ke lingkungan.
Selama proses magang, mereka dibimbing langsung oleh praktisi senior, Suprapto dan Wahyu. Di sektor pertanian, para siswa diajarkan teknik membuat media tanam, memproduksi pupuk organik, hingga praktik membuat kecambah atau taoge dari biji kacang hijau. Alfan Nur Karim merasa antusias karena teknik pembuatan taoge yang diajarkan sangat sederhana dan bisa segera ia praktikkan secara mandiri di rumah maupun di sekolah.
Suprapto menjelaskan bahwa program Magang Bakat ini merupakan bentuk pembelajaran kontekstual yang sangat efektif bagi anak-anak. Melalui keterlibatan langsung, siswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku yang merasakan proses dari awal hingga akhir. Hal ini dinilai mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, ketekunan, dan kemandirian yang sulit didapatkan hanya melalui teori di dalam kelas.
Guru SDIT Alam Nurul Islam, Budi Suprayitno, menegaskan bahwa sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pilihan bidang yang diambil oleh para siswa. Sebelum terjun ke lokasi magang, pihak sekolah juga telah membekali siswa dengan pemahaman adab dan sopan santun saat berinteraksi dengan masyarakat maupun mitra magang. Langkah ini diambil agar siswa tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang santun.
“Magang bakat ini memberi gambaran nyata tentang kegiatan produktif sesuai minat anak masing-masing. Dari sini mereka belajar tentang nilai disiplin, kerja keras, dan cara menghargai sebuah proses dalam menghasilkan sesuatu. Setelah program ini selesai, setiap siswa diwajibkan menyusun jurnal magang dan mempresentasikannya di depan guru sebagai bentuk pertanggungjawaban,” jelas Budi Suprayitno saat dikonfirmasi. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)



