Optimalkan Potensi Wisata, Gardu Pandang Kaliurang Jadi Lokasi Edukasi dan Karakter Pelajar

Sleman — Upaya mempromosikan potensi wisata daerah di Kabupaten Sleman terus dilakukan melalui berbagai pendekatan kreatif dan edukatif. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dinamika Sinema Nusantara melalui unit usaha outbound menggelar kegiatan penguatan kerja sama tim bersama anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMKN 1 Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung di Gardu Pandang Kaliurang pada Sabtu (10/1/2026) ini memadukan pembentukan karakter dengan pengenalan destinasi wisata lokal.
Rangkaian aktivitas outbound tersebut dirancang secara khusus untuk membangun kekompakan, kepemimpinan, komunikasi, serta kerja sama tim di kalangan pelajar. Selain menjadi sarana pembinaan kepribadian, agenda ini terbukti menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan kembali destinasi wisata unggulan di lereng Merapi kepada generasi muda agar mereka lebih mencintai potensi daerahnya sendiri.
Salah satu instruktur dari unit usaha tersebut, Didit Paryono, menjelaskan bahwa kegiatan edukatif seperti team building merupakan strategi jitu untuk menarik minat masyarakat, khususnya pelajar, agar berkunjung ke objek wisata lokal. Menurutnya, Gardu Pandang Kaliurang bukan sekadar tempat untuk melihat pemandangan, tetapi juga laboratorium alam yang sangat mendukung kegiatan kelompok dalam jumlah besar.
“Ada banyak cara untuk memperkenalkan wisata yang ada di Kabupaten Sleman, salah satunya melalui kegiatan luar ruangan seperti ini. Gardu Pandang Kaliurang memiliki fasilitas yang sangat memadai dan pemandangan alam yang sangat menarik untuk kegiatan edukasi. Kami ingin para pelajar ini tidak hanya belajar tentang kepemimpinan, tetapi juga membawa pulang kenangan indah tentang keindahan alam Sleman,” ujar Didit Paryono di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Didit menambahkan bahwa Gardu Pandang Kaliurang merupakan alternatif wisata keluarga yang sangat terjangkau dan mudah diakses oleh kendaraan. Selain menjadi tujuan wisata alam bagi pelancong umum, lokasi ini juga telah menjadi titik kumpul strategis bagi berbagai komunitas, termasuk komunitas Jeep wisata Merapi yang menjadi ikon pariwisata di kawasan tersebut.
“Dengan harga tiket masuk yang sangat murah, tempat ini sangat cocok untuk wisatawan individu, keluarga, maupun kegiatan komunitas besar. Keindahan alamnya yang asri dengan latar belakang Gunung Merapi menjadi daya tarik tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain. Kami melihat antusiasme peserta sangat tinggi saat mengikuti permainan sambil menikmati udara sejuk di sini,” tambah Didit Paryono.
Melalui sinergi antara kegiatan komunitas dan pariwisata ini, KIM Dinamika Sinema Nusantara berharap Gardu Pandang Kaliurang semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata yang edukatif dan rekreatif. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mendukung percepatan pengembangan pariwisata lokal serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memajukan potensi daerah di Kabupaten Sleman secara berkelanjutan. (ESK/KIM DSN)



