Senam Sehat PKK Dusun Ngentak Jadi Sarana Jaga Kebugaran dan Kebersamaan Warga

Sleman — Dusun Ngentak memiliki kegiatan rutin yang kini menjadi favorit bagi para ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Kegiatan tersebut adalah Senam Sehat PKK Dusun Ngentak bertajuk Jelita, sebuah program dari Pokja II yang digelar secara konsisten setiap Minggu pagi seperti yang terlihat pada Minggu (4/1/2026).
Kegiatan senam ini dilaksanakan mulai pukul hingga WIB dengan mengambil lokasi di halaman Pendopo Masjid Shirothol Mustaqim Ngentak. Sejak pagi hari, para peserta sudah berdatangan dengan mengenakan pakaian olahraga dan penuh semangat mengikuti gerakan demi gerakan yang dipandu oleh instruktur profesional.
Salah satu pengurus PKK Dusun Ngentak, Eni Sulistyowati, menjelaskan bahwa kegiatan Senam Jelita ini diikuti oleh anggota dari berbagai kelompok usia. Jenis senam yang diberikan pun sangat beragam agar dapat menjangkau semua peserta, mulai dari senam lansia hingga senam bugar dengan gerakan ringan yang disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing.
“Pesertanya adalah ibu-ibu PKK dengan jenis senam yang bervariasi, mulai dari senam lansia, senam bugar, dan gerakan ringan lainnya. Senam ini memang dirancang agar bisa diikuti semua kalangan, baik yang masih aktif maupun yang sudah lanjut usia. Gerakannya sederhana namun tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh,” ujar Eni Sulistyowati di sela-sela kegiatan.
Tujuan utama dari kegiatan ini tidak hanya sekadar berolahraga untuk menjaga keimbangan dan kekuatan tubuh, tetapi juga sebagai sarana relaksasi mental. Senam dipercaya dapat membantu mengurangi stres setelah menjalani rutinitas harian yang padat sebagai ibu rumah tangga. Dengan iringan musik yang ceria, suasana senam pun terasa lebih menyenangkan dan menjadi ajang interaksi sosial yang hangat.
Instruktur senam, Lilis, memandu jalannya kegiatan dengan penuh kesabaran untuk memastikan setiap gerakan dilakukan secara aman dan benar. Ia menekankan bahwa poin utama dari senam ini adalah kegembiraan para peserta saat menggerakkan badan secara bersama-sama.
“Yang penting ibu-ibu di sini senang, mau bergerak, dan pada akhirnya menjadi sehat. Kami memastikan intensitas gerakannya pas untuk kelompok usia mereka sehingga semua merasa nyaman selama sesi senam berlangsung,” kata Lilis.
Ketua PKK Dusun Ngentak, Sri Widayati, menyampaikan harapannya agar program Senam Jelita ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan bertransformasi menjadi budaya hidup sehat bagi seluruh warga. Ia menegaskan bahwa kekompakan antarwarga dapat terpupuk dengan baik melalui kegiatan positif yang dilakukan secara rutin di ruang publik.
“Melalui senam rutin ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan fisik secara mandiri, tetapi juga secara kolektif menjaga kebersamaan dan kekompakan warga di Dusun Ngentak agar tetap solid,” tutur Sri Widayati. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri Turi)



