Karang Taruna Tirta Kusuma Jogotirto Gelar Festival Bumi Air Vol 2, Padukan Budaya Modern dan Tradisional

Sleman — Karang Taruna Tirta Kusuma Jogotirto menyelenggarakan Festival Bumi Air Vol 2, pada Sabtu (28/12/2025), di SD Negeri Krangan. Salah satu rangkaian kegiatan utama dalam festival tersebut adalah lomba cerdas cermat antar padukuhan yang diikuti oleh sembilan perwakilan padukuhan se-Kalurahan Jogotirto.
Festival Bumi Air Vol 2 mengusung tema ‘Cultural Fusion’, yakni perpaduan antara budaya modern dan tradisional. Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan organisasi kepemudaan dan masyarakat, antara lain lomba videografi antarorganisasi, lomba cerdas cermat antar padukuhan, lomba stand UMKM antar padukuhan, serta panggung hiburan seni dan budaya.
Lomba cerdas cermat dipandu oleh moderator Multi Amanah, yang terlebih dahulu menjelaskan teknis dan alur pertandingan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Karang Taruna Tirta Kusuma Jogotirto, Awan Irawan Astiyanto yang menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan solidaritas antar padukuhan.
“Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan solidaritas antar padukuhan,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, lomba cerdas cermat menggunakan sistem undian. Tim dengan nomor 1 sampai 7 langsung melaju ke babak delapan besar. Sedangkan tim nomor 8 dan 9 bertanding terlebih dahulu pada babak awal.
“Babak delapan besar, semifinal, hingga final masing-masing menggunakan 25 soal, dengan waktu menjawab maksimal 30 detik untuk setiap soal,” kata Awan.
Penilaian lomba dilakukan oleh dua orang dewan juri, yaitu Vita dan Miftah, yang menilai ketepatan dan kecepatan jawaban peserta. Berdasarkan hasil akhir, Padukuhan Jragung berhasil meraih Juara I, disusul Padukuhan Karongan sebagai Juara II, dan Padukuhan Jlatren sebagai Juara III.
Para pemenang lomba mendapatkan sertifikat, trophy, dan uang pembinaan, dengan rincian Juara I sebesar , Juara II , dan Juara III . Selain itu, seluruh peserta lomba cerdas cermat juga memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. (Indriaja/Kim Berbah)

