Meningkatnya Fasilitas Publik di Gundengan Kidul Margorejo, Kini Dilengkapi Sarana Air Bersih

Sleman — Wilayah Gundengan Kidul, Dusun Tegal Domban, Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel kini semakin lengkap dengan berbagai fasilitas publik yang mumpuni. Setelah sebelumnya memiliki Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL), jaringan internet desa, dan akses jalan aspal hotmix yang mulus, kini warga setempat resmi mendapatkan fasilitas Sambungan Rumah Sarana Air Bersih (SRSAB). Fasilitas ini menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air layak konsumsi.
Penarikan jaringan SRSAB kali ini mencakup wilayah yang cukup luas, meliputi RT 04, RT 05, dan RT 07 di lingkup RW 26 dengan total sebanyak 80 sambungan rumah. Sumber air utama berasal dari sumur bor sedalam 130 meter. Kedalaman pengeboran ini dipilih secara teknis agar tidak mengganggu debit sumur maupun mata air milik penduduk sekitar yang berada di permukaan dangkal, sekaligus memastikan pasokan air tetap stabil meskipun memasuki musim kemarau panjang.
Dalam rapat Sosialisasi Pengoperasian Sambungan Sarana Air Bersih yang digelar di Masjid Baitul Qohar pada Jumat (16/1/2026), Ketua LPMD RW 26, Margono, menjelaskan bahwa program ini sangat meringankan beban warga. Seluruh biaya instalasi perangkat dari sumber hingga ke rumah pelanggan dibebaskan dari biaya alias gratis. Warga hanya dibebankan biaya pembukaan rekening serta biaya pemakaian bulanan yang nilainya dihitung berdasarkan pencatatan meter air secara transparan.
“Program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar yang mewah namun terjangkau bagi warga. Sebagai bentuk dukungan awal, kami memberikan pelayanan pemakaian air secara gratis selama 15 hari pertama hingga tanggal 31 Januari mendatang. Setelah masa promosi tersebut berakhir, barulah akan dikenakan tarif pemakaian sesuai ketentuan yang disepakati untuk biaya operasional,” ujar Margono di hadapan para warga.
Guna memastikan keberlanjutan fasilitas ini, warga telah membentuk Paguyuban Pengguna Sarana Air Bersih yang diberi nama Tirta Aji Lestari. Organisasi yang diketuai oleh Muh Wiyono ini akan bertanggung jawab penuh terhadap urusan administrasi, teknis pengoperasian, hingga pemeliharaan rutin infrastruktur SRSAB. Keberadaan paguyuban ini diharapkan dapat merespons cepat jika terjadi kendala teknis di lapangan sehingga layanan air bersih tidak terganggu.
Tokoh masyarakat setempat sekaligus mantan Lurah Margorejo, Ahmad Jalaludin, menyambut baik bantuan dari Pemerintah Daerah ini. Ia mengingatkan kepada seluruh pengguna agar memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas yang sudah dibangun dengan biaya besar tersebut. Menurutnya, akses air bersih adalah kemewahan yang harus dijaga bersama dengan cara menggunakan air secara hemat dan tidak berlebihan.
“Saya meminta kepada seluruh warga agar memanfaatkan air bersih ini dengan sangat bijak. Fasilitas bantuan pemerintah ini harus kita pelihara sebaik-baiknya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama. Jika kita mampu menghormati dan menjaga sumber daya alam ini dengan baik, maka alam pun pasti akan memberikan timbal balik yang baik pula bagi kehidupan kita semua,” pesan Ahmad Jalaludin menutup sosialisasi tersebut. (Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)



