Dua Puluh Ribu Warga Muhammadiyah Padati Lapangan Denggung untuk Senam Bahagia

Sleman — Sekitar peserta memadati Lapangan Denggung, Sleman, dalam kegiatan Senam Bahagia Muhammadiyah–Aisyiyah Sleman pada Ahad (11/1/2026). Perhelatan ini menjadi bagian dari rangkaian utama Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) perdana yang berlangsung meriah. Senam massal tersebut bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan simbol gerakan hidup sehat sekaligus penguatan peran perempuan berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Sejak pagi buta, ribuan warga dari berbagai cabang dan ranting di seluruh Kabupaten Sleman telah memenuhi lokasi untuk mendapatkan kartu undian berhadiah. Acara dibuka dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional dengan iringan lagu-lagu daerah serta musik penyemangat. Suasana berubah menjadi lautan manusia yang bergerak serempak di lapangan terbuka, menciptakan pemandangan yang menunjukkan soliditas organisasi.
Meski cuaca sempat mendung dan turun hujan rintik-rintik di tengah acara, antusiasme peserta sama sekali tidak surut. Ribuan orang tetap bertahan di posisinya masing-masing untuk mengikuti gerakan senam dari awal hingga akhir. Kondisi cuaca tersebut justru memperlihatkan kekompakan serta semangat kebersamaan yang tinggi dari keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah Sleman dalam menyukseskan gelaran MSE pertama ini.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Harjoko, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi warga yang melampaui ekspektasi panitia. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelayanan masih terdapat kekurangan akibat membludaknya jumlah peserta yang hadir. Harjoko menilai kehadiran massa yang luar biasa ini menjadi indikator positif bagi gerakan dakwah kemanusiaan di Bumi Sembada.
“Antusiasme warga benar-benar luar biasa di luar perkiraan kami. Kehadiran puluhan ribu orang ini menjadi bahan evaluasi sekaligus penyemangat bagi kami agar Muhammadiyah Sleman Expo di masa mendatang bisa tertata lebih baik lagi dan mampu memberikan manfaat yang jauh lebih luas bagi masyarakat,” ujar Harjoko di hadapan massa yang memadati lapangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, yang turut hadir dan berbaur mengikuti senam, mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat peserta yang tidak luntur oleh hujan mencerminkan karakter warga Sleman yang tangguh. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat membentuk ketahanan keluarga yang sehat baik secara jasmani maupun rohani.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa membersamai senam keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah di Lapangan Denggung. Sungguh luar biasa massa yang hadir, meskipun cuaca mendung dan sempat hujan rintik-rintik, tetapi semangatnya dari awal sampai selesai tidak kendor. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan orang tua yang hebat dalam mendampingi anak-anak Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap Susmiarto.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PDA Sleman Hanik Rosyada, perwakilan PWA DIY Aminah Masykur, serta Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman Sri Hapsari. Kehadiran para tokoh ini menambah semarak acara yang ditutup dengan pembagian puluhan hadiah menarik. Berbagai hadiah seperti mesin cuci, kompor gas, blender, setrika, hingga televisi dan sepeda dibagikan kepada peserta yang beruntung.
Rahmat dari Muntilan berhasil membawa pulang hadiah televisi, sementara hadiah sepeda diraih oleh Salma dari Moyudan, Apriyadi dari Condongcatur, serta Lasi dari Murangan. Melalui Senam Bahagia ini, Muhammadiyah Sleman Expo tidak hanya menjadi ajang promosi amal usaha, tetapi sukses menjadi sarana mempererat silaturahmi dan mengampanyekan gaya hidup sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri)



