KIM DSN Hadirkan Ice Breaking, Semangat Peserta ToT Thoriqoh Yanbu’a Kembali Terjaga

Sleman — Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) DSN Ngaglik menghadirkan suasana interaktif dalam Training of Trainer (ToT) Thoriqoh Yanbu’a di Pondok Pesantren Sulaimaniyah, Kabupaten Sleman, Minggu (20/9/2026). Sesi penyegaran (ice breaking) tersebut berhasil membangkitkan kembali semangat peserta di tengah padatnya materi pelatihan.
Pelatihan bertema “Tata Kelola TPQ, Madin, Lembaga Formal, dan Standardisasi Thoriqoh Yanbu’a” ini diselenggarakan oleh Lajnah Muroqobah Yanbu’a (LMY) Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan pengajar TPQ, Madin, serta lembaga pendidikan formal dalam tata kelola dan standardisasi metode Thoriqoh Yanbu’a.
Di sela-sela agenda yang berlangsung sejak pagi, KIM DSN memberikan ice breaking yang dipimpin oleh Ajeng sebelum peserta memasuki sesi praktik micro teaching. Aktivitas interaktif tersebut efektif mencairkan suasana dan mengembalikan konsentrasi para peserta.
Salah seorang peserta, Yoga, mengapresiasi hadirnya sesi penyegaran di tengah jadwal yang padat.
“Sejak pagi kita sudah mulai pelatihan, materinya cukup padat. Namun di sela-sela kegiatan sebelum sesi praktik micro teaching ada ice breaking dari Mbak Ajeng. Alhamdulillah, membuat semangat maupun fokus kembali,” ujar Yoga.
Keterlibatan KIM DSN dalam agenda ini menegaskan peran Kelompok Informasi Masyarakat untuk hadir dan mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya menciptakan suasana belajar yang komunikatif dan interaktif.
Rangkaian ToT Thoriqoh Yanbu’a dipastikan berlanjut pada Minggu (27/9/2026) mendatang sebagai bagian dari penguatan kompetensi pengajar melalui pembelajaran lanjutan dan praktik micro teaching. (Egi Prayoga / KIM DSN NGAGLIK)



