30 Santriwan-Santriwati TPA Babussalam Salakan Diwisuda

Gamping – Pengurus Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Babussalam menggelar khataman Alquran dan wisuda santri di halaman Musala Babussalam, Padukuhan Salakan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (27/12/2019) malam.

Prosesi wisuda santri yang dipimpin oleh pengasuh TPA Babussalam, Slamet sarmadi dan Imtichanah Sanusi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Hj. Sri Muslimatun, Kepala Desa Trihanggo, Herman Budi Pramono, Kepala Padukuhan Salakan, Suyana, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Trihanggo, Sugeng Santosa.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Alquran oleh Mulyanto, disusul laporan ketua panitia, Sunarto, dan sambutan perwakilan orang tua para santri yang disampaikan oleh H. Muhammad Farid.

Acara inti dimulai dengan naiknya secara teratur 30 santri yang terdiri dari 13 santri khatam Alquran dan 17 santri khatam Juz Amma yang mengenakan baju toga lengkap di podium yang dipandu oleh pembawa acara, Azzahra Salsabila.

Menurut Slamet Sarmadi, penyelenggaraan wisuda santri merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun bagi santri yang berhasil khatam Alquran dan Juz Amma.

“Dengan semakin banyaknya santri yang berhasil khatam Alquran dan Juz Amma ini, kami berharap cita-cita menjadikan generasi penerus yang cerdas dan religius dapat terwujud. Untuk menjadi religius dasarnya adalah Alquran, karenanya pengetahuan tentang Alquran harus dimulai sejak anak-anak,” kata Slamet.

Setelah mengalungkan samir dan memberikan piagam penghargaan kepada para santri yang telah diwisuda, Wakil Bupati Sleman, Hj. Sri Muslimatun menyampaikan sambutan di hadapan tamu undangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman, saya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, dan mengajak semua warga masyarakat untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia, generasi yang islami, maupun generasi yang Qur’ani. Semoga wisudawan wisudawati tersebut dapat bermanfaat bagi diri pribadinya, orang tuanya, masyarakat, bangsa, negara, dan agamanya sehingga dapat meringankan tugas dan tanggung jawab sebagai orang tuanya dalam menjalankan amanah dari Allah yang maha kuasa,” tutur Hj. Sri Muslimatun.

Selanjutnya, Wakil Bupati Sleman berterima kasih kepada orang tua para santri dan khususnya warga masyarakat Padukuhan Salakan dan sekitarnya yang telah mendukung adanya kegiatan TPA di Musala Babbusalam.

Setelah acara wisuda santri selesai, dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim piatu warga Padukuhan Salakan sebanyak 7 orang yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala Desa Trihanggo, Herman Budi Pramono.

Kegiatan bertajuk Attasyakur Lil Khotmil Quran ini diakhiri dengan pengajian akbar menghadirkan pembicara KH. Raden Said Asrori dari Tempuran, Magelang yang menyampaikan Mauidho Khasanah tentang mendidik anak yang saleh dan salehah. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts