Agar Tetap Eksis, Perajin Genteng di Sleman Harus Punya Ciri Khas

IMG_9361Sleman – Kecamatan Godean dan Kecamatan Seyegan  sudah sejak lama menjadi sentra produksi genteng di Kabupaten Sleman. Agar keberadaan genteng Godean dan Seyegan tetap eksis harus selalu mempertahankan kualitas dan punya ciri khas tersendiri.Untuk itu Desa Margodadi Kecamatan  Seyegan yang juga merupakan sentra Industri Genteng bagi Kabupaten Sleman  telah dikukuhkan sebagai desa sentra industri Genteng, Rabu (5/10).

Pengukuhan dilakukan oleh Asekda Bidang Pembangunan, Dra Suyamsih. Pengukuhan ditandai dengan penyerahan SK pengukuhan yang diterima ketua Sentra Genteng Margodadi Marsono. Usai pengukuhan, Suyamsih menyampaikan bahwa Industri genteng Margodadi Seyegan telah berkontribusi besar terhadap kehidupan masyarakat Seyegan. Hal tersebut mengartikan bahwa maju dan mundurnya kegiatan industri genteng di Seyegan akan memberikan dampak langsung pada kehidupan masyarakatnya.

“Saat ini di pasaran banyak produk-produk baru genteng dengan berbagai macam bahan dan model. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan usaha atap bangunan semakin ketat,” kata Suyamsih.

Berkaitan dengan hal tersebut lanjutnya, diharapkan industri genteng Seyegan dapat memenangkan persaingan ini. Dan untuk memenangkan persaingan, para perajin genteng harus mau berinovasi dan memanfaatkan berbagai teknologi yang berkembang untuk mendukung industri genteng mulai dari proses produksi sampai dengan sistem pemasarannya.

“Para perajin genteng Seyegan harus yakin dapat memenangkan persaingan karena setiap produk atap bagunan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Sehingga yang menjadi tantangan bagi perajin sekarang adalah bisa apa tidak mempublikasikan kelebihan-kelebihan dari genteng Seyegan sehingga dapat menarik minat masyarakat. Banyak media yang dapat digunakan untuk itu, salah satunya melalui internet,” kata Suyamsih.

Teknologi informasi sekarang semakin murah dan mudah, sehingga sayang bila tidak dimanfaatkan untuk memajukan setiap usaha yang dijalankan. Suyamsih juga berpesan kepada semua perajin genteng di Seyegan khususnya dan Kabupaten Sleman umumnya untuk tetap gigih dan tidak mudah menyerah.

“Hadapilah setiap tantangan bahkan hambatan dengan kerja keras dan kesungguhan berusaha untuk terus meraih  sukses,” katanya.

Ditambahkan Suyamsih bahwa setiap kegiatan yang menyangkut kontrak kerja pembangunan di Sleman harus selalu menggunakaan genteng Sleman.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kabupaten Sleman, Drs Pustopo mengatakan  tujuan pengukuhan sentra industri genteng untuk meningkatkan kompetensi sentra dalam kancah ekonomi global khususnya dalam cabang industri kimia bahan bangunan, dan untuk meningkatkan peran serta kelembagaan sentra dalam pemberdayaan ekonomi melalui sentra industri kecil.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts