Alkap DPRD Lambat Terbentu APDB Perubahan Sleman Molor

Sleman – Akibat belum terbentuknya alat kelengkapan (alkap) di DPRD Sleman akan membuat pengesahan APBD Perubahan 2014 menjadi molor.  Akibat molornya pengesahan APBD ini, menurut Sekda Sleman dr Sunartono MKes sangat merugikan masyarakat karena berbagai kegiatan pembangunan tidak bisa jalan.  “APBD Perubahan 2014 tinggal beberapa bulan lagi, sehingga untuk beberapa hal perlu disikapi,” kata Sunartono kepada wartawan di Sleman, Rabu (22/10).

Dikatakan Sunartono jika pengesahan APBD Perubahan 2014  tidak kunjung dilakukan maka kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan tidak  dapat dilaksanakan.  “Dan yang sangat mengkhawatirkan  lagi jika sampai berdampak pada tertundanya penyusunan dan pengesahan APBD 2015 yang tidak boleh lewat bulan Desember 2014,” tuturSunartono.

Jika kondisi ini terjadi Sleman bisa kena pinalty yang berakibat pada hilangnya dana alokasi insentif daerah dengan jumlah sekitar Rp 30 miliar. “Jadi kalau sampai hilang bisa dibayangkan cukup menganggu bagi kemampuan keuangan Kabupaten Sleman pad tahun 2015,” tambahnya. Terhadap persoalan alkap DPRD Sleman ini diakui Sunartono sangat tergantung dari good will para politisi, yaitu dengan mengedepankan sikap kenegarawanan dalam artian lebih mengedepankan kepentingan rakyat dibanding kepentingan kelompok.

Soal Alkap ini Sunartono berharap dapat dibentuk secepatnya paling lambat dalam minggu ini. Sedang kalau untuk anggaran rutin Pemkab Sleman tidak menjadi masalah, karena jika APBD Perubahan belum disyahkan dapat menggunakan APBD yang lama. Soal pembahasan APBD Sleman 2015, Sunartono mengingatkan agar menjadi pemikiran anggota legislatif karena jika melihat proses tahapan penyusunan APBD 2015  yang relatif panjang waktunya sudah sangat mepet.

“Pokoknya untuk APBD anggota Dewan jangan sampai mengorbankan kepentingan rakyat demi hanya untuk meraih tujuan dan sensasi sensasi politik,” kata Sunartono.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts