Ziarah Makam Syekh Maulana Maghribi, MWCNU Gamping Rawat Harmoni Budaya Jawa dan Nilai Islam

Sleman – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gamping melaksanakan ziarah ke makam Syekh Maulana Maghribi di Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan spiritual yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus merawat harmoni antara tradisi budaya Jawa dan nilai-nilai Islam.
Rombongan ziarah yang dipimpin langsung oleh Rois Syuriah MWCNU Gamping, Ahmad Mabarun, merefleksikan keteladanan Syekh Maulana Maghribi sebagai salah satu tokoh ulama awal sebelum era Wali Sanga yang menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan bijaksana dan akomodatif terhadap kebudayaan lokal.
Ahmad Mabarun mengungkapkan bahwa kompleks makam yang berada di kawasan pesisir selatan ini tidak hanya menjadi situs sejarah, tetapi juga simbol perpaduan luhur yang dijaga secara turun-temurun.
“Kompleks makam yang dikelola oleh Keraton Yogyakarta dan dijaga oleh para abdi dalem ini mencerminkan harmonisasi antara tradisi Jawa dan nilai-nilai Islam,” tandas Ahmad Mabarun.
Ia menambahkan, akulturasi budaya dan spiritual tersebut memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kearifan lokal seperti unggah-ungguh, tata krama, dan gotong royong dapat berjalan selaras dengan ajaran agama. Nilai persaudaraan yang terjalin melalui tradisi ziarah ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi, merawat kerukunan, serta mendorong kepedulian sosial yang nyata di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MWCNU Gamping berharap generasi muda dan warga Nahdliyin tidak sekadar mengenang sejarah, tetapi mampu menerjemahkan semangat perjuangan para ulama ke dalam tindakan nyata untuk menjaga keharmonisan sosial dan persatuan bangsa. (Adnan Nurtjahjo/KIM Pararta Guna Gamping)



