BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan untuk PKL dan Juru Parkir

Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Pentasharufan (Penyaluran) Bantuan dari BAZNAS yang diadakan pada Jumat (27/8/2021) di Terminal Prambanan, Jl. Raya Solo-Yogyakarta No.234, Kranggan, Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah istimewa Yogyakarta.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Arip Pramana menyampaikan, pentasharufan bantuan ini berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sleman, dan akan diberikan kepada 4 penerima zakat.

“Yang pertama bantuan sembako sebanyak 260 paket bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sekitar terminal dan juru parkir, senilai Rp28.000.000, kemudian yang kedua bantuan paket sembako sebanyak 200 paket bagi Legiun Veteran Republik Indonesia, senilai Rp 30.000.000, kemudian yang ketiga bantuan 160 paket multivitamin bagi relawan BPBD, dan yang terakhir satunan bagi 300 anak yatim di lingkungan Kabupaten Sleman senilai Rp75.000.000,” jelas Arip.

Arip berharap penyaluran bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terkena dampak dari pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini.

“Kemudian bisa segera berakhir pandemi ini sehingga teman-teman, utamanya para PKL dan juru parkir ini bisa beraktifitas kembali,” ujar Arip.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapreasi kegiatan penyaluran bantuan ini, karena dapat membantu warga Sleman yang memang sangat membutuhkan seperti para PKL dan juru parkir.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kabupaten Sleman yang telah melaksanakan pentasharufan sekaligus kepada keluarga besar dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dengan upaya membantu PKL di Kabupaten Sleman dan juru parkir,” ungkap Kustini.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab melalui Baznas selalu mengupayakan untuk membantu warga yang terdampak pandemi. Sebelum pentasharufan ini, BAZNAS Kabupaten Sleman telah mengadakan kegiatan sosial dengan membantu Jaminan Hidup (Jadup) warga dan pasien isoman di Sleman senilai 1 milliar.

“Kita telah merasakan bersama ekonomi dan kesehatan di Kabupaten Sleman sangat menurun, BAZNAS juga telah membantu Jadup dan pasien isoman yang ada di Kabupaten Sleman,” kata Kustini

Selain itu, Pemkab Sleman juga akan membantu anak yatim-piatu korban COVID-19, yang orang tuanya meinggal dikarenakan virus COVID-19, dengan bentuk jaminan pendidikan hingga ke jenjang Sekolah Menengah Keatas (SMA).

“Kita memang menjamin sekolahnya sampai SMA, sekolah di Kabupaten Sleman itu harapannya dimulai tahun 2010 pendidikan terendah SMA, nanti anak-anak itu akan tetap kita suruh belajar sampai tamat SMA,” pungkas Kustini. (Rep Rahayu)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts