Berdayakan PKK, Buat Hand Sanitizer Sendiri

Ngaglik – Dalam rangka pemberdayaan masyarakat sebagai upaya mencegah penyebaran Covid19, tim penggerak PKK Kalurahan Donoharjo mengadakan serangkaian kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer dan pembuatan masker di Padukuhan Jetis Suruh, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Senin (2/11/2020).

Wuri Handayani, tenaga pengajar di SMK Kesehatan Amanah Husada Kabupaten Bantul yang menjadi narasumber pelatihan tersebut menyampaikan bahwa pembuatan hand sanitizer tergolong sederhana namun harus sesuai dengan standart yang dirilis oleh WHO (World Health Organization) baik mengenai resep, cara pembuatan, maupun cara menggunakan hand sanitizer yang benar.

Di hadapan ibu-ibu anggota PKK sebagai peserta pelatihan, Wuri mengatakan bahwa pembuatan hand sanitizer ada 2 macam yaitu secara kimiawi maupun alami/herbal.

“Secara kimiawi bahan yang digunakan adalah alkohol 70 persen sebanyak 3 gelas dengan asumsi 1 gelas sama dengan 250 ml, gliserol 1/4 gelas, Aloe Vera gel 1/2 gelas sebagai pelembab, minyak esensial 3 tetes sebagai aroma atau pewangi bisa menggunakan aroma lavender, sereh, ekstrak bunga dan lain-lain sesuai selera,” terangnya.

Sedangkan alat yang digunakan dalam pembuatan hand sanitizer di rumah adalah gelas belimbing, corong, botol 1 liter untuk mencampur bahan serta botol plastik atau spray untuk membagi hand sanitizer yang sudah jadi.

Cara pembuatan adalah dengan mengukur semua bahan sesuai takaran, masukkan alkohol pada botol 1 liter, masukkan gliserin dan Aloe Vera gel, tambahkan minyak esensial atau pewangi. Tutup botol agar tidak menguap, kocok botol secara perlahan hingga tercampur rata. Bagi hand sanitizer yang sudah jadi ke dalam botol spray dan simpan selama 2-3 hari untuk memastikan tidak ada mikro organisme pada wadah tersebut. Setelah itu hand sanitizer bisa digunakan.

Wuri mengatakan bahwa hand sanitizer berbasis alkohol lebih efektif dalam membunuh kuman penyakit tetapi untuk mendapatkan bahannya relatif sulit dan harus ada syarat khusus yang harus diikuti.

“Pembuatan hand sanitizer yang lebih mudah dalam hal ketersediaan bahan adalah dengan membuatnya menggunakan daun sirih. Caranya dengan merebus 1,5 ons daun sirih dengan 1000 ml setara 4 gelas air sampai mendidih. Biarkan sampai dingin dan bisa digunakan. Hand sanitizer dari daun sirih ini hanya bertahan 3 hari saja karena mudah basi,” tuturnya. Wuri menuturkan bahwa cara menggunakan hand sanitizer adalah dengan mengusapkan pada telapak tangan sama seperti langkah mencuci tangan yang benar. Hand sanitizer sebaiknya digunakan di saat darurat saja karena untuk mensterilkan tangan yang terbaik adalah tetap menggunakan air dan sabun pada air yang mengalir. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts