BKAD Evaluasi Intensifikasi Penagihan PBB P2 Tahun 2020 Wilayah Seyegan

Bertempat di Ruang Pertemuan Lantai ll Kecamatan Seyegan, Senin (31/8/2020) dan Selasa (1/9/2020) diadakan evaluasi intensifikasi penagihan PBB P2 tahun 2020 di seluruh wilayah Seyegan yang meliputi 5 desa. Kegiatan dengan target lunas PBB tingkat Kecamatan tersebut, menghadirkan kepala dukuh, kepala desa, dan kepala urusan keuangan desa.

Di hari pertama, evaluasi ini menghadirkan dua desa yakni Margoluwih dan Margodadi sementara tiga desa lainnya di hari berikutnya, yaitu Margomulyo, Margoagung, dan Margokaton.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Pramono, Panewu Seyegan memberi pengarahan kaitanya dengan adaptasi kebiasaan baru, yakni menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas.

Disinggung juga oleh Budi Pramono, tentang perubahan nomenklatur dan literatur yang segera diterapkan untuk mendukung keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kaitannya dengan PBB, Budi menyampaikan bahwa di tengah pandemi Covid-19, pembayaran PBB tetap berjalan lancar berkat peran serta masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

“Seyegan yang merupakan wilayah kemiskinan tertinggi dan mendapat bantuan sosial terbanyak  bisa dikatakan tidak terpengaruh dengan adanya wabah covid dalam kewajiban pembayaran PBB,” ujar Budi.

Ditambahkan Budi, hal ini berarti komitmen lunas dukuh-lunas desa-lunas kecamatan bisa berhasil dan menjadikan padukuhan sebagai garda depan pendapatan daerah.

Di sisi lain, Safirta Harya Rekyani, Kasubbid Penagihan BKAD Kabupaten Sleman mengatakan bahwa BKAD, memberikan appresiasi kepada padukuhan yang lunas sebelum bulan Mei 2020.

Pada kesempatan itu, disampaikan juga bawa Kecamatan Seyegan menempati peringkat ke-3 di bawah Cangkringan dan Moyudan dalam pelunasan PBB.

Adapun persentase pelunasan PBB desa-desa di Kecamatan Seyegan sebagai berikut Desa Margokaton (83,23%), Margoagung (73,1%), Margomulyo (72,92%), Margoluwih (70,37%), dan Magodadi (67,29 %,).

Ditambahkan oleh Safirta bahwa pendapatan dari sektor pajak di Sleman tahun ini menurun sehingga pendapatan PBB sangat diandalkan untuk bisa meningkat.

Pada kesempatan itu, dilakukan ikrar kepada semua yang hadir untuk berjanji segera melunasi PBB. Sedangkan sebanyak 11 padukuhan pun mendapat piagam penghargaan karena telah berhasil melunasi kewajiban PBB. (Sutarto agus/ KIM Kec Seyegan)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts