BNN Magelang Kulik Program Kalurahan Bersinar di Condongcatur

Condongcatur – Dalam rangka mewujudkan Kalurahan (Desa) Bersih Narkoba (Bersinar), Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang mengunjungi salah satu Kalurahan Bersinar di Kabupaten Sleman yaitu Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Kamis (23/9/2021).

Kepala BNN Magelang, Catharina mengatakan kunjungannya ini dalam rangka persiapan BNN Magelang yang akan membentuk Desa Bersinar di Kabupaten Magelang. Ia menambahkan memilih Condongcatur sebagai contoh karena Kalurahan Condongcatur merupakan Kalurahan yang pertama kali dicanangkan sebagai Kalurahan Bersinar.

“Melihat Kalurahan Condongcatur dalam menjalankan program Kalurahan Bersinar membuat Condongcatur menjadi magnet yang menarik perhatian sebagai tempat belajar dan inspirasi bagi daerah lainnya,” ujar Catharina.

Kalurahan Condongcatur sendiri telah dicanangkan sebagai Kalurahan Bersinar sejak tanggal 9 Desember 2018. Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam menjelaskan bahwa, sejak dicanangkan sebagai Kalurahan Bersinar, Condongcatur langsung bergerak menggandeng BNN DIY dan BNN Kabupaten Sleman melakukan kegiatan kampanye anti narkoba, seperti kampenye Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan yang dilakukan Condongcatur juga selalu melibatkan lintas sektor dan elemen masyarakat.

“Salah satunya adalah dengan Kampanye P4GN Gowes Longtrip Tim 10 dari Jogja menuju kantor BNN RI di Jakarta,” imbuh Al Thouvik.

Untuk mendukung program Kalurahan Bersinar tersebut, Condongcatur juga membentuk kelompok pencegahan pengedaran dan penyalahgunaan narkoba dalam Tim Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM), Tim Agen Pemulihan (AP), dan Tim Intervensi Berbasih Masyarakat (IBM).

Al Thouvik mengatakan dalam pelaksanaan program Kalurahan Bersinar, Condongcatur juga mempersiapkan anggaran khusus dalam APBKal yang digunakan untuk program penanggulangan Narkotika, Psikotorpika, dan Zak Adiktif lainnya (NAPZA) dan kampanye anti narkoba lainnya.

“Itu merupakan dukungan konkret Pemerintah Kalurahan. Dengan program ini, Condongcatur turun 2 tingkat menurut data rawan kasasan narkoba, dari bahaya menjadi siaga,” jelas Al Thouvik lagi.

Sementara itu, Sub Koordinator P2M BNN Sleman, Irene Irindra Septy Wahyuningrum yang mendampingi kunjungan menuturkan, yang paling utama dalam pembentukan Kalurahan Bersinar adalah komitmen dari seluruh elemen kalurahan dalam mendukung program ini.

“Karena tanpa dukungan semua elemen baik ditingkat Kepala Desa hingga masyarakat padukuhan, program Desa Bersinar tidak akan terwujud. Membangun Kalurahan Bersinar merupakan perwujudan kepedulian kita akan generasi bangsa yang jauh dari penyalahgunaan narkoba,” kata Irene. (Wasana/KIM Depok)

Print Friendly, PDF & Email

Related posts