Bupati Minta Warga Tak Kepincut Iming-iming Penambangan

Sleman – Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI meminta warga untuk tidak mudah terkecoh dengan iming-iming keuntungan yang besar. Hal ini lantaran alih fungsi lahan harus dipikirkan dampaknya secara matang.

“Jangan sampai warga yang menjadi korban, karena dampak kerusakan lingkungan nyata di depan mata. Sehingga warga harus hati-hati,” kata Sri Purnomo, kemarin.

Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sleman, Drs Purwanto meminta aparat untuk menindak tegas bagi pelaku penambangan liar dengan berkedok reklamasi lahan. Pasalnya, kegiatan pengerukan material yang dilakukan berpotensi merusak lingkungan di lereng Merapi. Terlebih kegiatan reklamasi lahan tidak dapat dilakukan secara asal-asalan.

“Reklamasi lahan harus ada perencanaan, sehingga kegiatan yang dilakukan benar-benar menata lahan sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” paparnya.

Menurutnya sebelum dilakukan reklamasi lahan, harus dilakukan pemetaan terlebih dahulu lahan yang akan direklamasi. Kemudian dilanjutkan dengan perencanaan kegiatan reklamasi.

“Dalam tahap perencanaan ini, pelaksana kegiatan reklamasi harus menghitung bentang lahan dan kondisi lingkungan sekitar. Sehingga, dalam perencanaan akan muncul upaya apa saja yang sesuai dengan kondisi lahan, apakah diperlukan terasering atau tidak dan lain sebagainya,” ujarnya menerangkan.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts