Camat Di Sleman Diminta Aktifkan Akun Media Jejaring Sosial

Sleman – Para camat di 17 kecamatan yang dimiliki Kabupaten Sleman diminta aktif memanfaatkan media jejaring sosial dalam menghimpun aspirasi warga. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu SS MHum di Sleman, Sabtu (28/6) kemarin.

“Camat perlu mulai punya Facebook dan Twitter untuk menjaring suara yang selama ini tidak kita dapat di seminar dan ruang rapat,” kata Yuni. Menurut Yuni, kedua situs jejaring sosial tersebut dinilai efektif dalam membangun komunikasi dengan warga.

Kehadiran camat di media sosial dapat diandalkan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Suara akar rumput sangat mungkin menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan. Yuni sendiri mengaku akun twitter yang dia miliki seringkali jadi media pengaduan dan keluhan warga.

“Di Twitter saya, ada warga yang mengeluhkan seharusnya banyak tanaman yang tumbuh di Sleman tapi mengapa malah yang tumbuh itu banyak temboknya,” kata Yuni mencontohkan. Dia merasa berterima kasih pada setiap warga yang menyampaikan aspirasinya, sehingga bisa dilakukan langkah tindaklanjut ke arah lebih baik.

Para camat pun memberikan tanggapan positif terhadap permintaan Yuni tersebut. Beberapa camat bahkan mengaku sudah memiliki akun di beberapa media jejaring sosial.

Print Friendly, PDF & Email

Related posts