Kesiapan PDM Sleman Sambut Tahun Pelajaran 2020/2021

Majelis
Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman
menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Pendidikan dan Silaturahim Syawwal 1441 H
dengan tema Bersiap Sambut Tahun Pelajaran 2020/2021, Silaturahim Kuatkan
Sinergitas melalui Webinar Zoom Meeting, Kamis (18/6/2020).  Webinar tersebut membahas mengenai aspirasi
kebijakan pendidikan Kabupaten Sleman menghadapi tahun ajaran baru 2020/2021 di
masa pandemi Covid-19.

Kegiatan
ini terselenggara atas kerjasama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman bersama dengan Kominfo Pimpinan Daerah
Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman.

Hadir pada kegiatan ini, H. Harjaka, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman untuk memberikan sambutan sekaligus menyampaikan Hikmah Syawal 1441 H.

Dimoderatori oleh H. Siswanto, Dekan Fakultas Ekonomi UNiversitas Negeri Yogyakarta, kegiatan sarasehan mendatangkan dr. Raudi Akmal, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sleman dan Dr. H. Suwadi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang menyampaikan langkah-langkah kesiapan dalam menghadapi Tahun Pelajaran Baru 2020/2021 dengan senantiasa mengutamakan kesehatan peserta didik maupun santri, guru, dan ustaz. Hal ini sebagaimana disampaikan Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahwa proses pembelajaran secara tatap muka dengan menggunakan luring sekolah, madrasah yang dilakukan setelah adanya pandemi Covid-19 dinyatakan aman oleh Pemerintah Daerah. Pun, tertulis dalam surat edaran PP Muhammadiyah Nomor: 005/EDR/I.E/2020 tanggal 4 Juni tentang Tuntunan dan Panduan Menghadapi Pandemi dan Dampak Covid-19.

Raudi Akmal, dalam kesempatan tersebut berkomitmen bahwa pihaknya akan mengawal aspirasi kebijakan pendidikan di Sleman dengan tetap mengedepankan pelaksanaan kegiatan belajar dengan standar new normal atau kenormalan baru di masa pandemi Covid-19, terutama di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

“Kami
tidak ingin ada generasi yang mengalami perbedaan dari generasi sebelumnya,
kita harus mengejar ketertinggalan ini dengan memaksimalkan pembelajaran di
rumah dari segala aspek termasuk perkembangan motorik siswa jangan sampai
terganggu,” tandasnya.

Acara
ini dilakukan secara live streaming via Zoom Meeting yang diikuti segenap warga
Muhammadiyah terutama Majelis Pendidikan Dasar Menengah, Komite Sekolah, Guru,
Kepala Sekolah, dan karyawan sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman. (Arief
Hartanto)




Angkatan Muda Muhamadiyah Sleman Gelar Syawalan Online

Pandemi Covid-19 tidak menjadi sebuah halangan untuk
senantiasa menjalin silaturahim. Adanya teknologi informasi memungkinkan masyarakat
untuk tetap terhubung. Demikian pula yang dilakukan AMM (Angkatan Muda
Muhammadiyah) Kabupaten Sleman pada Sabtu (6/5/2020). 

Bertajuk Syawalan Online 1441 H, kegiatan ini diikuti oleh
Kader AMM se-Kabupaten Sleman yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul
‘Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Ahmad Afandi
dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1441 H dan terima
kasih atas peran serta aktif AMM dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Sleman.

“Sebuah perjuangan yang patut diacungi jempol untuk bersama bersatu
melawan pandemi dan sebagai bentuk dari semangat Al Ma’un yang nyata di tengah-tengah
masyarakat,” ujar Ahmad Afandi mengawali syawalan.

Kegiatan ini diisi pula dengan tausiah oleh Ustaz M Arifudin.
Dalam tausiahnya Ustaz M Arifudin menyampaikan betapa pentingnya menjaga silaturahmi
di tengah kondisi seperti ini.  Dikatakannya,
hal ini juga menjadi salah satu tantangan dakwah di kalangan muda terutama dakwah
dengan memanfaatkan teknologi informatika. 

“Di satu sisi teknologi mempermudah kita untuk berkomunikasi namun juga harus diingat, jangan sampai kita terlena dan justru menjadikan kita masyarakat yang anti sosial karena hidup kita terbelenggu oleh media sosial,” tandas Ustaz M Arifudin. (Arief Hartanto)




MWCNU Gamping Distribusikan Sembako Pada Warga Terdampak Covid-19

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gamping menyalurkan bantuan berupa sembako untuk masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona, Selasa (19/5/2020). Penanggung jawab Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sekaligus Rois Syuriah, KH. Ahmad Mabarrun sambil melepas pendistribusian bantuan sembako mengatakan pembagian sembako kepada masyarakat di wilayah Gamping ini menjadi bukti keseriusan pengurus dalam penanganan dampak virus yang mematikan ini, serta ikut meringankan beban pemerintah.

Menurutnya, kegiatan sosial ini melibatkan Badan Otonom (Banom) NU, terdiri dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU, Lembaga Kemasalahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU), Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodakoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Muslimat, Gerakan Pemuda Ansor, Banser, Fatayat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Pengurus Ranting di lima desa, serta MWCNU Kecamatan Gamping.

Ketua Satgas Covid-19 MWCNU Kecamatan Gamping, H. Amir Mahmud usai menyerahkan bantuan sembako secara simbolis di Posko Sekretariat MWCNU Gamping mengatakan, pembagian sembako tersebut sebagai bentuk kepedulian Satgas Covid-19 MWCNU Kecamatan Gamping terhadap warga masyarakat sejumlah 217 kepala keluarga yang tersebar di Desa Nogotirto, Desa Trihanggo, Desa Banyuraden, Desa Ambarketawang, dan Desa Balecatur di tengah-tengah penyebaran virus Corona.

“Kita ketahui bersama bahwa dengan adanya wabah Covid-19 membuat masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya menjadi terhambat, mengingat ada imbauan pemerintah terkait social distancing dan physical distancing. Pemberian paket sembako ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga masyarakat yang ikut terdampak di tengah wabah virus Corona yang melanda dunia. Mudah-mudahan bisa bermanfaat walaupun nilainya tidak seberapa,” ucap H. Amir di tengah kesibukannya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Gamping, H. Saliman menuturkan, imbauan pemerintah agar tidak terlalu banyak melibatkan orang sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang tengah marak saat ini, maka pendistribusian paket sembako untuk masyarakat ini didistribusikan oleh pengurus ranting NU di tiap desa yang selanjutnya diserahkan kepada penerima manfaat.

“Kami berharap dengan bantuan sembako tersebut, dapat meringankan beban masyarakat di tengah penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini belum juga terselesaikan. Selain itu, kami juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan warga nahdliyyin yang telah berpartisipasi menyalurkan rezekinya melalui Posko Covid-19 MWCNU Gamping. Mudah-mudahan sembako ini bisa dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari dan berharap Covid-19 cepat musnah,” harap H. Saliman. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




MCCC PDM Bagikan 3 Ribu Paket Sembako untuk Guru dan Karyawan AUM

Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman menggelar agenda “Ketahanan Pangan Muhammdiyah
2020, Milad 106 Aisyiyah, Program Peduli Guru dan Karyawan Pegawai Amal Usaha
Muhammadiyah (AUM)”, Sabtu (16/5/2020) bertempat di Gedung Dakwah Muhamadiyah
Sleman. 

Pada
kesempatan kali ini Ketua MCCC (Muhammadiyah Covid19 Command Center) PDM Sleman
H. Tuyahmin menyampaikan bahwa Ramadan 1441 H pihaknya menyerahkan 3 ribu paket
sembako untuk guru dan karyawan AUM se-PDM Sleman yang terdampak Covid-19. 

“Muhammadiyah
akan selalu dan terus bergerak untuk menjawab tantangan yang terjadi di
masyarakat dan salah satunya dalam menangani dampak pandemi Covid-19 sebagai
bentuk panggilan perjuangan untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Adapun
sumber pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari donasi pimpinan, pengurus, dan
warga Muhammadiyah Sleman.

Sri
Purnomo, Bupati Sleman yang hadir dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa
penanganan Covid-19 di Sleman terus diupayakan untuk intensif.

“Langkah
cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergitas antar lembaga dan perangkat daerah
baik pemerintah maupun swasta harus dilakukan, Muhammadiyah Sleman melalui MCCC
beserta segenap unsur pimpinan, majelis, dan lembaga sampai ke tingkat pimpinan
ranting beserta segenap organisasi otonom dan amal usahanya telah banyak
berkiprah untuk ikut menanggulangi dan memutus mata rantai Covid-19 di Sleman,”
tukas Sri Purnomo.

Di
akhir acara, Bupati Sleman secara simbolis menyerahkan bantuan kepada guru dan
karyawan. Dirinya berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat. (Arief Hartanto)




Muhammadiyah Tempel Gelar Aksi Muhammadiyah Merangkul

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat
yang terkena krisis ekonomi buntut dari mewabahnya Covid-19, Muhammadiyah
Cabang Tempel bersama seluruh elemen Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Tempel
dan LAZISMU yang tergabung dalam Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC)
Cabang Tempel menggelar aksi Muhammadiyah Merangkul dengan mendistribusikan 150
paket sembako kepada para guru, karyawan, dan masyarakat.

Kegiatan yang dikomandoi oleh H. Arief Sulistya, selaku Ketua
Umum PCM Tempel ini dilaksanakan mulai Kamis (7/5/2020) hingga Jumat (8/5/2020).
Paket sembako ini dibagikan rata pada 9 ranting dan 10 perguruan yang ada di
cabang Tempel. Distribusi ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan Juang Muhammad
Mahron.

Dikatakan Sulistya, warga Muhammadiyah dan organisasi otonom
sangat antusias akan adanya kegiatan tersebut, terbukti dengan pengumpulan dana
sebesar Rp 10 juta yang memakan waktu relatif singkat yakni 14 hari.

“Peran AMM di sini juga sangat vital, tak hanya menjadi
donatur terbesar, namun AMM juga aktif dalam agenda packing dan distribusi, kami
harap dari acara “Muhammadiyah Merangkul” ini beban ekonomi umat bisa
teringankan dan bisa menjalankan aktivitasnya secara normal,” tukas Sulistya. (Arsyad
Arifi)