Penting Berbagi Peran dalam Keluarga

Minggir – Setiap anggota keluarga terutama suami-istri, penting untuk saling memahami peran masing-masing. Termasuk dengan adanya peran perempuan bekerja di luar rumah.

“Niatkan dalam bekerja, baik di rumah maupun di luar rumah sebagai bagian dari ibadah. Suami istri perlu saling mendukung karier satu dengan yang lain,” terang Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun saat menjadi pembicara dalam pengajian rutin Ahad Wage yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Minggir di SD Muhammadiyah Tengahan Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Minggu (15/12/2019).

Di hadapan ratusan warga Muhammadiyah Kecamatan Minggir, Sri Muslimatun mengajak para jamaah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah dengan berlandaskan kasih sayang. Dengan mengutip ayat Alquran surat Ar Rum ayat 21, Muslimatun menjelaskan pentingnya membangun keluarga sakinah. “Keluarga yang sakinah bisa terwujud jika antar anggota keluarga saling berkasih sayang,” jelasnya.

Pengajian Ahad Wage merupakan pengajian rutin yang digelar 35 hari sekali oleh PCM Minggir dan diikuti ratusan warga Muhammadiyah dan umat Islam di Kecamatan Minggir. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCM Minggir, Nasirun, juga menyampaikan perkembangan dan kegiatan Muhammadiyah di Minggir, antara lain dinobatkannya PCM Minggir sebagai cabang inspiratif tingkat nasional dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Gowa Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.(Eko Triyanto/Minggir)




Syiar Muhammadiyah di Tempat Kekinian

Dalam rangka Milad ke 107 Muhammadiyah dan Satu Abad TK Aisyiah Bustanul Athfal, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sleman menggelar Festival Pelajar Muslim Yogyakarta di Transtudio Yogyakarta, Sabtu (23/11/2019).

Festival yang digelar PDPM bekerjasama dengan Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal Kabupaten Sleman dan Transtudio Mini Jogja ini diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai daerah termasuk Jawa Tengah, tetapi sebagian besar dari TK ABA di Kabupaten Sleman dan sekitarnya. Dalam acara ini ada tiga jenis lomba, yaitu lomba mewarnai, fashion show busana muslim, dan menyanyi Islami.

Ketua PDPM Sleman Eko Sumardiyanto, mengatakan acara ini bukan hanya untuk menyemarakkan Milad ke 107 Muhammadiyah dan Satu Abad TK Aisyiah Bustanul Athfa. “Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas syiar kita ke berbagai tempat termasuk tempat-tempat kekinian seperti di Transtudio ini,” ujar Eko.(Arif Hartanto)




Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Seyegan Dilantik

Seyegan
– Minggu (17/11/2019) menjadi hari yang bersejarah untuk Pemuda Muhammadiyah
Seyegan.  Pagi itu Pimpinan Pemuda Muhammadiyah
Seyegan periode berikutnya, Kharis Nugraha dilantik Sekretaris PDPM Sleman Arif
Hakim bertempat di Komplek Balai Desa Margomulyo Seyegan.

Dalam
sambutan H. Mulyono, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Seyegan merasa
haru karena teringat dengan perjuangan dan pengorbanan serta kegigihan Almarhum
Nanang Edi selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Seyegan periode sebelumnya.  

“Harapannya
semangat perjuangan Almarhum Nanang Edi bisa menginspirasi penerusnya dan
semoga ini menjadi salah satu amal jariyah beliau melalui dakwah berorganisasi
di Muhammadiyah,” ujarnya.

Kegiatan
milad Muhammadiyah ke-107 Cabang Seyegan ini sekaligus dalam rangkaian pelantikan
Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Seyegan.

“Selamat
dan sukses mengemban amanah rekan-rekan PCPM Seyegan, semoga Allah senantiasa
memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah ini,” tandas Eko Sumardiyanto
selaku Ketua Pimnan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sleman.

Rangkaian
acara ini dimeriahkan dengan aksi donor darah dan berbagai lomba bertempat di
komplek masjid Al Hidayah Mandungan 1 dan aneka Lomba untuk anak-anak serta
generasi muda di Komplek Balai Desa Margomulyo Seyegan. (Harjito/KIM Sumberagun
Moyudan)




Safari Maulid Pererat Silaturahmi Antar Dusun

Ngaglik – Dalam rangka
memperingati kelahiran Nabi Muhammad
SAW
(12 Rabiul Awal-red)
atau jatuh tanggal 9 November 2019, jemaah
pengajian sewilayah Candi
lama mengadakan acara Safari Maulid. Kegiatan ini dilaksanakan selama 12 malam
dimulai dari Senin (28/10/19) hingga Jumat (8/11/19). Jemaah pengajian sewilayah Candi lama meliputi 12
dusun yang bergantian menjadi tuan rumah, dimulai dari Dusun Candi Winangun, Nglanjaran,
Candikarang, Candi 2, Bonjotan, Candisari, Bendolole, Candi 3, Ngangkruk, Tegalrejo,
Turen dan diakhiri Dusun
Candirejo.

Kegiatan Safari Maulid bertujuan untuk menyiarkan agama Islam dan menyambung silaturahim antar dusun dengan menghidupkan seni hadroh. Acara dibuka dengan membaca tahlil bersama lalu dilanjutkan dengan asmaul husna dan bersalawat diiringi alunan hadroh lalu ditutup mahalul qiyab.

Marwiyanto selaku Koordinator Acara mengaku jika peringatan Maulid Nabi sudah berlangsung selama 30 tahun dan semakin lama antusiasmenya semakin banyak.

“Kegiatan sudah berjalan 30 tahun yang menetap di Dusun Candi Winangun. Kemudian 4 tahun terakhir Candi 3 dan Bendolole ikut bergabung dan saat ini sudah ada 12 dusun yang bergabung,” ujarnya, Selasa (5/11/19).

Marwiyanto menambahkan awal mula kegiatan ini berlangsung. “Saya punya keinginan salawatan ini muter sewilayah Candi lama, lalu saya undangi masing-masing dusun sebanyak 2 orang. Lalu terbentuklah Safari Maulid ini,” tukasnya.

Ia berharap agar kegiatan ini bisa berkembang di luar Candi lama, terlebih bisa sampai se-Desa Sardonoharjo. “Bisa istiqomah serta semata-mata mencari rida Ilahi,” imbuhnya. (ISW/ KIM Sardonoharjo)




Lima Tugas Pokok FKUB Turi

Turi – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) punya 5 tugas
pokok yang begitu penting. Demikian disampaikan Sekretaris Camat Turi, Suwandi,
dalam Rapat Koordinasi Ormas Keagamaan tingkat 
Kecamatan Turi, Kamis (24/10/2019) di Aula Kecamatan Turi.

Pertama, dikatakan Suwandi adalah melakukan dialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat kemudian menampung aspirasi umat beragama dari tokoh masyarakat serta tokoh agama,            menyalurkan aspirasi umat beragama, serta mengadakan sosialisasi kepada umat beragama.

“Dan yang terakir adalah memberikan rekomendasi tentang pendirian
tempat ibadah,” ujar Suwandi.    

Dalam rapat tersebut sekaligus berlangsung pemilihan pengurus FKUB. Pemilihan dilaksanakan dengan sistem musyawarah dengan hasilnya sebagai berikut; Ketua 1 Basuki Kasihono, Ketua 2 Ch Suwantoro, Ketua 3 Syamsuri, Sekretaris Edy Santoso, Sekretaris 2 Priyatmoko. Selanjutnya ditambah dengan bidang- bidang, yakni Bidang Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama antara lain Edi Subiyanto, Salip, Abu Taufik, , Sukirman. Kemudian Bidang Pemberdayaan adalah , Ismiyanto, Dimyati, dan dari masing -masing perangkat desa satu orang. Selanjutnya Bidang Pendirian Rumah Ibadah, yakni Eko S, Baroji, Dwi Winarno, dan Kasi Pemerintahan dari tiap-tiap desa.                             

Pengukuhan pengurus terpilih ini menunggu informasi selanjutnya dari pihak kecamatan. (Suharno/KIM Kertomandiri Turi).