Panewu Berbah yang Baru Resmi Bertugas

Sleman – Pemerintah Kapanewon Berbah melakukan proses Serah Terima Jabatan Panewu dari Panewu lama Rohmiyanto, ke Panewu yang baru yaitu Tri Akhmeriyadi di Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah, Selasa (16/5/2023). Proses serah terima jabatan dihadiri langsung oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Hy. Aji Wulantara.

Rohmiyanto yang dipindahtugaskan ke Kapanewon Godean per 9 Mei 2023 menuturkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kerja sama selama dirinya bertugas menjadi Panewu di Kapanewon Berbah selama 14 bulan dari 2021 sampai 2023.

“Sebenarnya penugasan di Berbah adalah yang ketiga. Tahun 2010 selama 3 tahun, 2018 selama 14 bulan. Meski penugasan sudah berpindah semoga silaturahmi tetap terjaga. Mohon maaf dan terimakasih,” ujar Romiyanto.

Sedangkan panewu Berbah yang baru Tri Akhmeriyadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai SK bupati Sleman nomor 30 Mei 2023, dirinya mendapatkan promosi penugasan sebagai Panewu di Kapanewon Berbah, setelah sebelumnya sebagai Panewu Anom di Kapanewon Sleman.

“Mohon dukungan dan kerjasamanya dari semua pihak untuk bisa meneruskan pembangunan harapannya Berbah bisa lebih baik lagi,” tutur Tri.

Sementara Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Hy Aji Wulantara mengatakan bahwa mutasi dan promosi jabatan adalah hal biasa dalam pemerintahan, sesuai dengan sumberdaya dan kompetensi yang cukup dengan kapasitas penugasan.

“Panewu adalah kepanjangan tangan dari pemerintah kabupaten yang akan meneruskan kebijakan pemerintahan. Kerja sama dan dukungan dari semua pihak yang ada di pemerintahan kapanewon akan membuat pembangunan lancar dan menjadi lebih baik,” ungkap Aji.”

Semoga dengan panewu yang baru Berbah menjadi lebih baik lagi,” imbuh Aji mengakhiri sambutannya. (Kusnadi/Kim Berbah)




Keluarga Besar PWRI Kapanewon Berbah Gelar Syawalan 1444 H

Sleman – Keluarga Besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kapanewon Berbah menggelar acara Syawalan 1444 H pada hari Senin (8/5/2023). Acara yang bertempat di kediaman salah satu anggota PWRI Berbah, Tutik Widodo tersebut dihadiri oleh seluruh anggota PWRI se-Kapanewon Berbah, perwakilan PWRI Kabupaten Sleman, Kerta Kabupaten Sleman dan PWRI Provinsi D.I. Yogyakarta yang diwakili oleh Fajar Ahmad sekaligus pemberi tausiah dalam syawalan tersebut.

Dalam tausiyahnya, Fajar menyampaikan bahwa tradisi Syawalan merupakan tradisi baik yang perlu dilestarikan. “Walaupun permintaan maaf di antara sesama manusia tidak perlu menunggu Syawal,” ujar Fajar.

Ia juga menyampaikan perlunya siraman rohani di samping siraman jasmani. “Antara lain berupa dzikrullah senantiasa mengingat Allah SWT, tilawah Al-Quran, memperbaiki kualitas dan kuantitas shalat dan agar senantiasa berdoa kepada zat Maha Pengasih dan Penyayang yang senantiasa mengabulkan doa-doa hamba-Nya,” terang Fajar.

Syawalan tahun ini juga dihadiri oleh Muspika Kapanewon Berbah, Babinsa, Bhabinbkamtibmas, Lurah se Kapanewon Berbah, dan Perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Sleman. Dalam sambutannya, Gunardi, Panewu Anom Berbah menyampaikan  perlunya masukan dan saran dari para pensiunan untuk pemerintah.

“Banyaknya pengalaman pensiunan, sangat diperlukan bagi masyarakat khususnya di Kapanewon Berbah,” tuturnya.

Susilo Nugoho, Wakil DPRD Sleman dalam sambutannya juga mengapresiasi semangat PWRI yang tidak pernah berhenti, dan secara nyata mampu memberikan teladan bagi pembangunan nusa dan bangsa, termasuk di Kapanewon Berbah.

Sementara itu, dari perwakilan PWRI Kabupaten Sleman Subakir mengingatkan agenda HUT PWRI tanggal 29 Juli 2023 bertempat di Kabupaten Bantul. “Ada berbagai macam lomba macapat, administrasi, dan lain-lain,” jelas Subakir. (M.A. Sanusi-KIM Tirto Gumregah Berbah).




Jaga Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, Pemerintah Kabupaten Sleman Gelar Operasi Pasar Murah

Menjelang hari raya Idul Fitri kebutuhan akan bahan makanan pokok akan melonjak seiring juga harga yang bahan pokok akan naik. Untuk mengendalikan naiknya harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah di 17 kapanewon.

Di Kapanewon Berbah, pelaksanaan kegiatan pasar murah berlangsung pada Rabu (12/4/2023) di Pendopo Kapanewon Berbah. Kegiatan pasar murah juga berkait dengan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman yang diperingati setiap tanggal 15 Mei.

Pada pasar murah kali ini Disperindag menyediakan bahan pokok berupa beras dari Bulog dan gapoktan kualitas medium dan premium, minyak goreng, terigu, telur, daging ayam dan bebek, kue, dan lain sebagainya.

Panewu Berbah, Rohmiyanto mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya gelar pasar murah yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri ketika kebutuhan bahan pokok meningkat. Ia juga mengaturkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Sleman yang memberikan bantuan kepada masyarakat Berbah.

“Harapannya masyarakat bisa melaksanakan hari raya lebaran Idul fitri dalam kondisi yang lebih baik,” imbuh Rohmiyanto.

Sedangkan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa dengan adanya gelar pasar murah masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga distributor sehingga masyarakat bisa sedikit berhemat.

“Persediaan bahan pokok di Kabupaten Sleman masih aman sampai lebaran, juga di waktu mendatang jadi masyarakat tidak perlu cemas karena Bulog menjamin ketersediaan bahan pokok,” jelas Kustini.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk belanja seperlunya sesuai kebutuhan juga menumbuhkan budaya belanja a ke UMKM sekitar dan belanja di pasar tradisional agar roda perekonomian masyarakat berputar dengan baik.

“Manfaatkan gelar pasar murah Kabupaten Sleman untuk menekan inflasi, belanja sesuai kebutuhan belanja di warung tetangga dan pasar tradisional,” pungkasnya. (Kusnadi/KIM Berbah)




Bakti Sosial di Berbah Semarakkan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-107

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-107 dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sleman dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah bakti sosial yang dilaksanakan di 17 kapanewon. Di Kapanewon Berbah, kegiatan bakti sosial berlangsung di Kalurahan Jogotirto pada Rabu (12/4/2023).

HY. Aji Wulantoro selaku Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengambil tema “Nyawiji lan Murakabi Sesarengan Mbangun Sleman”, sesuai dengan misi kabupaten Sleman sebagai rumah bersama yang cerdas, sejahtera, berdaya saing, menghargai perbedaan, dan memiliki jiwa gotong royong.

Aji juga menyampaikan bahwa bakti sosial ini terselenggara atas kerja sama pemerintah kabupaten, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan beserta Baznas Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman bukan hanya milik pemerintah namun milik semua elemen masyarakat. Pemberian bantuan sembako kepada masyarakat diharapkan dapat membantu dalam persiapan perayaan Idul Fitri mendatang.

“Sedangkan tali asih yang diberikan kepada rois tidak sebanding dengan apa yang dilakukan para rois sebagai pelestari dan penjaga tradisi budaya masyarakat, pemangku agama yang melayani masyarakat selama 24 jam,” lanjutnya.

Ia melanjutkan, bantuan stimulan RTLH dimaksudkan untuk memberikan tempat tinggal bagi warga yang rumahnya kurang layak huni. Kustini berharap agar bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi penerima dan dapat digunakan sebagaimana mestinya. (Kusnadi/KIM Berbah)




Kalurahan Jogotirto Meriahkan Malam Ramadan dengan Tarling

Sleman – Dalam rangka menyemarakkan malam Ramadan, Pemerintah Kalurahan Jogotirto mengadakan program Tarawih Keliling (tarling) yang terjadwal akan dilaksanakan di 10 padukuhan yang ada di Kalurahan Jogotirto. Salah satunya adalah di Masji Al Amin, Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, pada Selasa (4/5/2023).

Hadir pada kegiatan tarling tersebut Lurah, Carik, dan Pamong Jogotirto, dukuh sepuluh padukuhan, BPKal, LPMkal, Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua Takmir Masjid Al Amin, Pengurus Takmir, Rismaja beserta jemaah masjid Al Amin Rejosari.

Hartono, Ketua Takmir Masjid Al Amin dalam kesempatan tersebut melaporkan kegiatan yang telah dilakukan jemaah Masjid Al Amin.

“Bahwa selama bulan Ramadan seperti masjid yang lain takmir Masjid Al Amin menyelenggarakan kegiatan pengajian anak-anak dilanjutkan takjil buka bersama, sholat taraweh dilanjutkan tadarus, sholat subuh dan pengajian subuh,” terang Hartono.

Sementara untuk kegiatan rutin selain bulan Ramadan, Hartono menuturkan bahwa Takmir Masjid Al Amin menyelenggarakan pengajian tiap malam Minggu Kliwon oleh Ustaz Arif Aryono, dan tadarus Al-Quran setiap malam Kamis.

“Juga sebelum Ramadan, takmir masjid mengadakan pengajian menyongsong bulan ramadan untuk menguatkan akidah  agar lebih baik dalam menjalankan ibadah puasa,” imbuh Hartono.

Selain itu, Hartono juga memaparkan kondisi perkembangan pembangunan masjid, dan penggunaan dana infak dan sedekah yang dikumpulkan.

“Untuk pembangunan masjid sebelum puasa renovasi kamar mandi dan tempat wudhu juga pengecatan ulang. Renovasi tersebut menghabiskan dana 12 juta rupiah dari infak sedekah jemaah,” ujar Hartono.

Selain itu, sebagain hasil infak sedekah dari jemaah masjid, lanjut Hartono, juga digunakan untuk membantu para pelaku usaha yang memerlukan tambahan modal, dengan menyediakan fasilitas peminjaman tanpa bunga.

“Harapannya infak sedekah tidak hanya untuk pembangunan fisik tapi juga dipergunakan untuk sosial ekonomi sehingga masjid bisa menjadi penopang ekonomi jemaah,” tukas Hartono.

“Bantuan pinjaman usaha tanpa bunga ini diharapkan bisa membantu pelaku usaha dan mengurangi praktik rentenir, sehingga ukhuwah islamiyah terjaga,” imbuhnya lagi.

Sementara itu, Mitha Mayasari, Lurah Jogotirto dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan tarling merupakan kegiatan rutin pemerintah Kalurahan Jogotirto setiap bulan Ramadan, namun sempat terhenti karena Pandemi COVID-19.  “Untuk Ramadan tahun ini kegiatan tarling diadakan yang pertama setelah COVID-19 dirasa sudah relatif aman,” tutur Mitha,

Mitha menambahkan bahwa kedatangannya beserta tim selain silaturahim juga menyampaikan sedikit bantuan berupa sebuah almari. Ia juga mengingatkan jemaah untuk senantiasa menjaga anak-anak dari kejahatan jalanan yang sedang marak.

“Selain itu juga dimohonkan untuk tidak menyalakan petasan karena bisa mengganggu kekhusyukan beribadah juga bisa menimbulkan bencana yang tidak diinginkan,” imbuh Mitha.

Tarling juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Arif Aryono. Berbagai macam dibahas oleh Ustaz Arif, di antaranya adalah keutamaan ilmu, dan penghapusan dosa di berbagai waktu.

“Semoga kita diberi kekuatan keiklasan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan sehingga mendapatkan ampunan dan menjadi manusia yang bertakwa,” pungkas Ustaz Arif. (Kusnadi KIM Tirto Gumregah Berbah)