Sleman – Pekerjaan pengaspalan jalan yang bersumber dari Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, telah selesai dilaksanakan. Untuk memastikan kualitas dan ketebalan lapisan aspal sesuai ketentuan, dilakukan uji core drill di sejumlah titik, Kamis (1/10/2026).
Uji core drill merupakan metode pengendalian mutu dengan mengambil sampel inti berbentuk silinder dari lapisan perkerasan jalan. Sampel tersebut kemudian diukur untuk mengetahui kesesuaian ketebalan hasil pekerjaan dengan standar yang ditetapkan.
Pekerjaan pengaspalan yang bersumber dari Dana BKK tersebut mencakup 11 titik, yaitu Cabakan, Bedelan, Kadilangu, Padukuhan Cabakan, Padukuhan Tokerten, Padukuhan Bakalan, Padukuhan Warak Lor, Warak Kidul, Jumeneng Lor, Tegal Cabakan, dan Tundan RT 02.
Kegiatan uji core drill dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sleman Suryono, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman, Panewu Mlati Dyah Purwanti, Carik Kalurahan Sumberadi Yuniko Ali Shodiqin, Ulu-Ulu Indarto, Ketua Tuwanggana Ari Subiyantoro, pamong kalurahan, Ketua dan anggota BPKal, dukuh, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Suryono menyampaikan, uji core drill dilakukan pada tiga lokasi dengan mengacu pada ketentuan yang ditetapkan dalam SK Bupati Sleman. Proses pengambilan sampel disaksikan oleh Panewu Mlati, perwakilan Dinas PMK, BPKal, pamong kalurahan, dukuh, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat.
Pada salah satu lokasi di Padukuhan Bakalan, hasil pengukuran sampel menunjukkan ketebalan masing-masing 2,7 cm, 2,1 cm, dan 2,6 cm. Hasil tersebut dinilai telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Suryono berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta dijaga dan dirawat secara bersama-sama agar memiliki usia manfaat yang panjang.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat. Mari dijaga dan dirawat agar awet digunakan masyarakat serta dapat mendukung peningkatan perekonomian,” ujarnya.
Sementara itu, Panewu Mlati, Dyah Purwanti menyampaikan bahwa uji core drill di Padukuhan Tokerten dilakukan pada tiga titik. Hasil pengukuran menunjukkan ketebalan masing-masing 2,5 cm, 2,2 cm, dan 3 cm, dengan rata-rata sekitar 2,5 cm.
Menurutnya, hasil tersebut telah memenuhi standar ketebalan yang ditetapkan, yakni minimal 2 cm.
Dyah juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Suryono, atas dukungannya dalam pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Sumberadi.
“Semoga pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Sleman, Dalane Alus, Dalane Padang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, apabila masih terdapat ruas jalan yang belum memiliki penerangan, masyarakat dapat mengusulkan kebutuhan lampu penerangan jalan untuk ditindaklanjuti.
Perwakilan Dinas PMK Kabupaten Sleman dari Tim Kerja Keuangan Kalurahan, Ratnaningsih, menyampaikan apresiasi atas pelibatan pihaknya dalam pelaksanaan uji core drill.
Berdasarkan hasil pengujian pada tiga titik, diperoleh rata-rata ketebalan sekitar 2,5 cm. Hasil tersebut dinilai telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ratnaningsih juga mengapresiasi Pemerintah Kalurahan Sumberadi yang secara konsisten melaksanakan pengujian mutu terhadap hasil pekerjaan pembangunan.
Ia berharap pengendalian dan pengujian mutu dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada pelaksanaan pembangunan berikutnya.
Dengan selesainya pekerjaan pengaspalan dan pelaksanaan uji mutu core drill, infrastruktur jalan di Kalurahan Sumberadi diharapkan semakin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas dan perekonomian warga.
(Y. Edy Setyoharjo – KIM Pijar Mlati)