Cegah Penyebaran Covid-19, Mlati Kerapkan Semprot Disinfektan dan Patroli Malam

Merebaknya Covid-19 di Mlati menjadikan Satgas Covid-19 Kecamatan Mlati terus melakukan gerakan untuk pencegahan. Penyemprotan disinfektan dilaksanakan hampir setiap malam. Seperti yang dilaksanakan Minggu (10/5/2020) malam oleh tim Satgas Covid-19 Kecamatan Mlati bersama relawan, TNI, dan Polri.

Mlati menjadi salah satu daerah yang menjadi sorotan, setelah salah satu pusat perbelanjaan dinyatakan satu karyawannya positif Covid-19. Untuk itu target penyemprotan dilaksanakan di beberapa fasilitas umum di antaranya Terminal Jombor, Pasar Kutu, pos pam Jombor, dan satu titik di swalayan Indogrosir.

Menurut koordinator kegiatan ini, Jaka Susanta, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 di Mlati.

“Kami berharap Mlati tetap aman dan nyaman. Kegiatan ini kami harapkan dapat mencegah penularan Covid-19. Kami menghimbau masyarakat tetap waspada dan menaati peraturan pemerintah,” tuturnya di sela kegiatan penyemprotan.

Jaka Susanta juga mengatakan selain kegiatan penyemprotan ini pihaknya juga melaksanakan patroli malam guna memberikan imbauan kepada masyarakat dan pemilik usaha yang beroperasional sampai malam.

“Bersamaan juga kami sampaikan Surat Edaran Bupati Sleman terkait penyelenggaraan dan pembatasan jam operasional usaha selama pandemik ini,” tukasnya. (KIM Mlati/Yoko Erwe)




Tanggap Covid-19, Mlati Berbagi

Covid-19 tentu memberikan dampak bagi banyak masyarakat.
Untuk itu Pemerintah Kecamatan Mlati beserta UPK-BKAD PNPM MPd Mlati dan Bank
BPD DIY Cabang Pembantu Mlati mengadakan bakti sosial, berupa penyerahan sembako
gratis.

Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Mlati secara
simbolis pada Jumat (8/5/2020). Sebanyak 350 paket diserahkan dalam kegiatan
ini, yakni 150 paket dari Kecamatan Mlati, 100 paket dari UPK dengan nilai
masing-masing paket Rp ,00, dan 100 paket dari Bank BPD Cabang Pembantu
Mlati senilai Rp ,00 per paket.

Peket diserahkan ke 5 desa di Kecamatan Mlati dengan masing-masing
desa memperoleh 60 paket yang selanjutnya akan diserahkan kepada warga yang
benar-benar membutuhkan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial ini. Baik itu dari Pemerintah Kecamatan Mlati, UPK-BKAD, dan Bank BPD DIY Cabang Pembantu Mlati. Selain itu harapanya, dalam penyerahan paket ini, desa juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesehatan masyarakat sesuai anjuran pemerintah seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dan social distancing,” ucap Camat Mlati, Yakti Yudanto usai menyerahkan paket kepada perwakilan dari desa.

Yakti Yudanto dalam kesempatan tersebut pun mengimbau kepada
kepala desa se-Kecamatan Mlati untuk mengantisipasi mobilisasi warga di Hari
Raya Idul Fitri.

“Hal ini yang mungkin tidak bisa dikendalikan sehingga akan
dapat memicu persebaran Covid-19. Hal lain yang perlu menjadi perhatian,
berkait dengan penerimaan mahasiwa baru. Banyaknya mobilisasi mahasiwa yang
masuk dari luar daerah boleh jadi salah satu potensi penyebab penyebaran Covid-19.
Harapannya ada kebijakan dari pemerintah pusat terkait dengan penundaan
penerimaan mahasiswa baru,” tukasnya. (KIM Mlati/Yoko Erwe)




11 Tahun LKJ Sekar Pangawikan

Mengakrabi dan menumbuhkembangkan tradisi
budaya bukan hal mudah. Hanya dengan ketekunan, kesabaran, dan kesadaran kita
bisa melestarikan tradisi luhur bangsa. Dengan memetri (melestarikan-red)
tradisi kita berharap bangsa ini tetap bisa menjadi maju tanpa meninggalkan
jati diri.

Demikian pesan Ketua Lembaga Kebudayaan
Jawa (LKJ) Sekar Pangawikan, R. Bambang Nursinggih saat peringatan 11 tahun
lembaga itu Sabtu (14/3/2020) di Ndalem Sastrosudarmo, Desa Wisata Budaya Rajek
Wetan, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Hadir dalam peringatan itu beberapa desa wisata
yang menjadi binaan LKJ Sekar Pangawikan, jaringan kerja, dan warga Rajek
Wetan.

Selama sebelas tahun, lanjutnya, Sekar
Pangawikan tak henti menumbuhkembangkan tradisi budaya terkait beragam upacara.

“Secara tidak langsung kami
menggerakkan budaya literasi. Dalam setiap gurit atau mantra, kami mengajak warga
untuk mencintai budaya. Literasi itu tak hanya membaca dan menulis tetapi juga
pandang dan dengar. Dengan sekar Macapat, hal itu bisa lebih mudah diterima
masyarakat pedesaan,” tandas Bambang Nursinggih.

Sementara itu, Wakil Ketua LKJ Sekar
Pangawikan selaku Ketua Panitia Peringatan, Wahjudi Djaja, melaporkan proses
kelahiran dan pertumbuhan LKJ Sekar Pangawikan saat didirikan sebelas tahun
silam. “Bergerak dalam nuansa tradisi budaya Jawa di saat zaman sedang
berubah, memerlukan kelapangan dada dan kesadaran bersama. Budaya adalah ruh
bangsa sehingga menjadi kewajiban anak-anak bangsa untuk menjaga kelestarian
dan perkembangannya,” katanya.

LKJ Sekar Pangawikan, sambungnya, tak lupa
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mempercayai lembaga ini untuk
ikut andil dalam mengenalkan nilai keutamaan budaya Jawa kepada masyarakat dan
generasi muda. “Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada
pengelola Desa Wisata Budaya Rajek Wetan yang memberikan salah satu ruang di Ndalem
Sastrosudarmo sebagai Sanggar Sekar Pangawikan. Ini merupakan energi besar bagi
kami,” imbuhnya.

Peringatan diisi dengan pergelaran Tari
Pawiyatan Sastrosudarman dan penampilan gamelan dari Kelompok Bermain Among
Putro Ngemplak. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh R. Bambang Nursinggih dan
diberikan kepada Suharno mewakili pengelola Dewi Rawe. (KIM Mlati/Yoko)




Dua Desa di Mlati Adakan Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa
(Pilkades) serentak yang akan digelar pada tanggal 29 Maret 2020 menginjak pada
tahapan pengundian nomor urut peserta. Sabtu (14/3/2020), dua desa di Mlati
mengadakan pengundian nomor urut calon kepala desa, yakni Desa Sinduadi dan
Desa Sumberadi.

Di Desa Sinduadi ada 3 calon kepala desa. Hasil pengundian calon kepala desa nomor 1 adalah Sugiyono, nomor 2 Subandi Kusuma, dan nomor 3 H. Senen Haryanto. Pengundian ini dilaksanakan di Balai Desa Sinduadi.

Turut hadir dalam acara ini Camat Mlati,
Kapolsek Mlati, Danramil Mlati, Panitia Pilkades, Ketua BPD Sinduadi beserta
anggota, dan Calon Kades.

Camat Mlati, Yakti Yudanto dalam
sambutannya menyampaikan, agar nanti semua elemen masyarakat berperan serta
aktif dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkades terutama dalam hal
keamanan dan ketertiban.

“Hendaknya semua pihak menjaga
keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilkades, baik pada tahapan sebelum
dan paska Pilkades,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades
Sinduadi Sumarno mengatakan, meskipun pengundian nomor urut sudah dilaksanakan,
tetapi sesuai tata tertib, kampanye tetap dilaksanakan tanggal 23-25 Maret.

“Untuk itu mohon dijaga Sinduadi tetap
kondusif,” tandasnya.

Di lain tempat di waktu yang sama, Desa Sumberadi mendapatkan dua calon kepala desa, yakni nomor 1 Wasis Budi Antoro dan nomor 2 Hadi Sunyoto. (KIM Mlati/Yoko)




BKAD Kecamatan Mlati Gelar MAD

Kelembagaan
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) Kecamatan
Mlati mengadakan Musyawarah Antar Desa (MAD) di Gedung Serbaguna Kecamatan
Mlati, Sabtu (29/2/2020).

Acara MAD ini dalam rangka tutup buku dan evaluasi kegiatan tahun 2019. Hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sleman, Pemerintah Kecamatan Mlati, Kepala Desa se-Mlati, Ketua BPD se-Mlati, Ketua TP PKK Desa se-Mlati, dan perwakilan pemanfaat SPP.

Disampaikan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Mlati, Kliwon Suhirman, acara kali ini terkait dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban BKAD Kecamatan Mlati terhadap masyarakat.

“Melalui
MAD ini, dipertanggungjawabkan pengelolaan dana bergulir untuk masyarakat.
Sampai saat ini aset dana bergulir sebesar 2,6 miliar dengan keuntungan 300
juta rupiah di tahun 2019. Nilai kemacetan 4,09%. Jumlah kelompok yang dilayani
saat ini 111 kelompok dengan 823 pemanfaat,” jabarnya.

Agus Waseso, Analis Pengembangan Ekonomi Pedesaan pada Seksi Pengembangan Potensi Masyarakat, Dinas PMD Sleman menyampaikan bahwa Dinas PMD Sleman dalam upaya pelestarian, penyelamatan, dan pengembangan aset berusaha untuk membuat regulasi.

“Hal ini ditangkap oleh Dewan yang saat ini sudah menggodok Raperda terkait dengan Pelestarian dan penyelamatan aset hasil PNPM,” imbuhnya.

Dalam
MAD ini, disepakati pun disahkan rencana pelaksanaan kegiatan tahun 2020 dan
rencana anggaran tahun 2020. Berikutnya dilakukan penandatanganan Berita Acara
penetapan rencana pelaksanaan kegiatan tahun 2019, RAB kelembagaan, serta RAB
UPK. (KIM Mlati/Yoko)