Puncak HUT ke-14 Paroki St. Alfonsus Nandan Meriah dengan Pakaian Adat dan Kesenian

Sleman – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Paroki Santo Alfonsus Maria de Liguori Nandan mencapai puncaknya di halaman parkir Gereja Santo Alfonsus Nandan, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, pada Minggu (09/08/2026) malam. Puncak peringatan berlangsung penuh sukacita dan rasa syukur, diawali dengan Perayaan Ekaristi serta dilanjutkan dengan pesta umat dan berbagai pertunjukan seni budaya.
Suasana peringatan tahun ini terasa makin istimewa karena seluruh umat yang hadir mengenakan beragam busana adat Nusantara. Nuansa keberagaman tersebut mencerminkan semangat inkulturasi yang kuat, sekaligus mempererat rasa persatuan dan keakraban antarumat dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo A.G. Luhur Prihadi didampingi sejumlah konselebran. Mengusung tema “Gereja yang Semakin Inkulturatif dan Menyejahterakan Masyarakat”, momentum peringatan ke-14 ini ditujukan untuk meneguhkan semangat umat dalam membangun persekutuan gereja yang berakar pada kearifan budaya lokal serta memberi dampak kesejahteraan bagi lingkungan sekitar.
Dalam homilinya, Romo A.G. Luhur Prihadi menegaskan bahwa perjalanan paroki selama 14 tahun merupakan wujud penyertaan kasih Tuhan yang terefleksikan melalui semangat pelayanan seluruh umat.
“Perayaan HUT ke-14 ini menjadi momentum sukacita dan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan. Penyertaan dan kasih Tuhan senantiasa nyata melalui dinamika hidup bersama, kebersamaan, serta semangat pelayanan seluruh umat yang membawa dampak bagi masyarakat di sekitar,” ujar Romo A.G. Luhur Prihadi pada Minggu (09/08/2026).
Seusai misa, kemeriahan berlanjut dengan pesta rakyat di halaman gereja yang menampilkan aneka pertunjukan kesenian dari tiap-tiap wilayah perwakilan umat.
Ketua Panitia HUT Paroki St. Alfonsus Nandan ke-14, Tarcisius Sutrisno, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya seluruh rangkaian acara.
“Malam ini merupakan puncak seluruh rangkaian kegiatan HUT Paroki. Setelah mengikuti misa, umat diajak mengakhiri rangkaian perayaan dengan pesta umat sekaligus menyaksikan berbagai pertunjukan kesenian dari masing-masing wilayah. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh umat, panitia, serta semua pihak yang telah membantu,” tutur Tarcisius Sutrisno.
Perayaan yang hangat dan inklusif ini menjadi penutup rangkaian HUT Paroki Santo Alfonsus Nandan, sekaligus memperkuat komitmen umat dalam merawat persaudaraan dan kelestarian budaya di Kabupaten Sleman. (Y. Edy/KIM Pijar Mlati)



