Lakukan Safari Jumat, Polsek Moyudan Minta Masyarakat Tetap Waspada Jelang Lebaran

Menjelang Idul Fitri biasanya tindak kejahatan meningkat, sehingga kewaspadaan masyarakat juga harus terus ditingkatkan. Diperlukan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat agar tetap hati-hati dan waspada dalam menjaga rumah dan lingkungan.

“Pastikan bila memarkir sepeda motor terpantau guna meminimalisir tindak kriminal. Kami menyampaikan terima kasih atas peran serta masyarakat selama ini,” papar Ponijo salah satu petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Moyudan saat melakukan Safari Jumat (14/4/2023) di Masjid Nasi Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Ponijo juga berpesan agar masyarakat berhati-hati terhadap kejahatan melalui ponsel yang sudah merugikan sebagian masyarakat.  Modus kejahatan salah satunya dengan modus pengiriman belanja online yang berusaha menjebak penerima seolah-olah sedang belanja barang ilegal.

“Pelaku mengancam akan melaporkan penerima karena sudah belanja barang ilegal secara online. Pelaku meminta sejumlah uang sebagai dalih untuk tidak diproses di kepolisian,” lanjut Ponijo.

Ia berpesan bila ada ancaman seperti itu dipastikan sebuah penipuan dan masyarakat tak perlu menuruti permintaan tersebut. “Polisi tidak pernah meminta untuk mengirim sejumlah uang. Kami adalah pelayan masyarakat dan siap membantu untuk ketertiban dan keamanan,” paparnya.

Ditegaskan pula agar jemaat yang memiliki putra atau cucu berusia SMP/SMA diminta untuk meningkatkan perhatian dan kasih sayangnya. Hal itu ditegaskan agar remaja tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Dinkes Sleman Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja

Jumlah usia remaja di Indonesia cukup tinggi, menurut Sensus Penduduk 2020, komposisi jumlah penduduk usia kerja (15 -60 tahun) dari tahun 1970 – 2020 mengalami peningkatan dari 53,39 persen menjadi 70,72 persen. Kaum remaja sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik maupun psikis.

Pertumbuhan secara fisik dapat dilihat dari perubahan tubuh, terjadi perkembangan psikologis seperti mulai tertarik lawan jenis. Hal tersebut disampaikan oleh Fitri Hidayati selaku narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman di depan siswa-siswi kelas 11 MAN 4 Sleman pada Kamis (13/4/2023).

Menurutnya, penting bagi remaja untuk mengetahui perubahan dan perkembangan yang terjadi pada dirinya. “Perubahan bisa diukur, dilihat, diraba, biasanya menyangkut fisik, bentuk dan ukuran, seperti pertumbuhan tinggi badan, mulai tumbuh kumis,” lanjut Fitri. 

Kegiatan yang merupakan kerja sama antara MAN 4 Sleman dengan Dinkes Sleman tersebut mengusung tema Cerdas Tanggulangi Risiko Penyakit Reproduksi Akibat Pernikahan Dini.  Rangkaian perubahan fisik dan mental, bersifat perasaan, minat, dan perhatian termasuk perkembangan nilai-nilai, misalnya perhatian terhadap lawan jenis, rasa benci, cinta, cemburu dan masih banyak lagi.

Perkembangan dan perubahan tersebut berpengaruh pada reproduksi remaja, maka penting bagi remaja untuk memahaminya. Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu keadaan sejahtera secara fisik, mental, sosial, tidak semata bebas penyakit dan cacat terkait dengan sistem, fungsi dan reproduksi.

Dengan memahami kesehatan reproduksi, maka remaja akan memiliki informasi yang benar mengenai proses reproduksi serta berbagai faktor yang ada di sekitarnya.  Remaja akan memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksinya. “Dan apabila terjadi permasalahan alat reproduksinya, remaja dapat melakukan berbagai pencegahan sedini mungkin,” tegas Fitri.

Fitri juga menjelaskan hal-hal praktis seperti bagaimana menjaga genital agar tetap sehat, menyikapi menstruasi, bahaya seks bebas, gaya hidup sehat, dampak pernikahan dini, hingga tips agar terhindar dari cyber bullying.  “Jangan sampai remaja yang populasinya besar, jatuh dalam permasalahan kesehatan reproduksi, yang salah satunya akan berdampak pada stunting,” pungkas Fitri. (Edy/KIM Sumber Biwara Moyudan).




PPS Sumbersari Distribusikan Honor Bulan Kedua Bagi 26 Pantarlih

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Sekretariat PPS Kalurahan Sumbersari, Moyudan mendistribusikan honorarium bulan kedua bagi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), bertempat di ruang pertemuan Kalurahan Sumbersari, Kamis (13/4/2023).

Sebelum dibagikan, Sugiyanto selaku Ketua PPS Sumbersari dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh Pantarlih yang sudah bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik dan lancar sesuai jadwal yang ditentukan.

Lebih lanjut Sugiyanto berharap kepada Pantarlih walau sudah selesai masa tugasnya, tetap membantu tugas PPS dengan bisa memberikan informasi  kepada warga setempat apabila ada yang belum terdaftar atau mengetahui ada warganya yang tidak memenuhi syarat, misalnya meninggal dunia, untuk memberikan tanggapan dengan menyertakan bukti yang sah.

“Kepada seluruh Pantarlih kami berharap tetap bisa membantu tugas PPS sampai pelaksanaan Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024 nanti,” tutur Sugiyanto.

Sedangkan Mujiyanto, perwakilan dari seluruh Pantarlih menyampaikan terima kasih kepada PPS Sumbersari yang telah memberikan kepercayaan untuk menjadi Pantarlih. Ia juga minta maaf apabila dalam melaksanakan tugasnya masih ada kekurangan.

“Kami merasa bersyukur selama dalam bertugas selalu mendapat bimbingan  dan pendampingan dari PPS, sehingga tugas kami bisa optimal dengan hasil yang akurat,” ungkap Mujiyanto.     (Giek/KIM Sumber Biwara Moyudan)




22 Balon Ikuti Seleksi Jabatan Jagabaya Kalurahan Sumbersari

Minat masyarakat khususnya dari generasi muda Kalurahan Sumbersari untuk mengisi jabatan Jagabaya cukup tinggi. Selama pembukaan pendaftaran pada 10 – 24 Maret 2023, setidaknya 22 orang telah mendaftar menjadi bakal calon (balon) Jagabaya Sumbersari. Panitia Pengangkatan Pamong Kalurahan Sumbersari kemudian secara resmi mengumumkan balon Pamong Kelurahan Sumbersari untuk jabatan Jagabaya.

Nama-nama balon tersebut diumumkan langsung di Kantor Kalurahan Sumbersari dan melalui laman  resmi Sumbersari. “Sesuai tahapan, kita umumkan nama-nama balon berserta foto dan identitasnya.  Kepada warga masyarakat disilakan untuk mencermatinya, bila ada keberatan bisa disampaikan kepada panitia,” papar Ridwanto selaku Ketua Panitia Pengangkatan Pamong Kalurahan Sumbersari pada Senin (10/4/2023).  

Ridwan menegaskan apabila ada keberatan dari masyarakat, dipersilakan untuk menyampaikannya secara tertulis dengan dilampiri identitas dan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Pengajuan keberatan disampaikan paling lambat 3 hari sejak balon diumumkan yakni 10 sampai dengan 12 April 2023.

“Apabila pengaduan diajukan setelah jangka waktu dan atau tidak disertai dengan identitas dan alasan serta bukti, tidak akan dipertimbangkan,” lanjutnya.

Setelah selesai diumumkan, nantinya akan dilakukan tahap seleksi administrasi dan balon yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes di perguruan tinggi. (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Rekapitulasi DPHP Pemilu 2024, PPK Kapanewon Moyudan Gelar Rapat Pleno Terbuka

Sleman- Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kapanewon Moyudan, Sleman melaksanakan rapat pleno terbuka rekapitolasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Pemilu 2024 pada hari Minggu (2/4/2023) di ruang pertemuan Kapanewon Moyudan. Rapat pleno tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi, Panewu Moyudan, Kapolsek Moyudan, Danramil Moyudan, Bawaslu Kabupaten Sleman, Panwalu Kapanewon Moyudan, Perwakilan Parpol di Tingkat Kapanewon, PPS dan sekretaris PPS se Kapanewon Moyudan.

Ketua PPK Moyudan Agung Wahyudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Muspika Kapanewon Moyudan yang telah memberikan dukungan moral dan Kerjasama yang baik dalam pelaksanaan kegiatan dan tahapan Pemilu. Lebih lanjut Agung mengutarakan bahwa terlaksananya pleno berkat kerja keras dan kerja ikhlas dari PPS dan Pantarlih.

”Atas nama PPK memberikan penghargaan yang tinggi kepada semua PPS dan Pantarlih se Kapanewon Moyudan,” tutur Agung.

Panewu Moyudan Harsowasono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PPK, PPS dan Pantarlih yang telah membantu tugas pemerintah. Menurut Harso, awal kerja yang optimal dan akurat sehingga menghasilkan data yang benar yang bisa menjadi  dasar keberhasilan Pemilu tahun 2024.

”Atas nama Pemerintah Kapanewon Moyudan berharap semua warga yang mempunyai hak pilih bisa terdaftar sehingga bisa menggunakan hak pilihnya dalam pemilu yang akan datang,” ucap Harsowasono.

Sedangkan Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi berpesan kepada semua parpol untuk tetap menjaga kondusifitas di wilayahnya, pilihan boleh berbeda tetapi kerukunan tetap harus terjaga. Pemilu merupakan hajatan nasional yang berintegritas.

“Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP kali ini berjalan lancer, semoga menjadi awal yang baik untuk tahapan berikutnya,” Harap Trapsi,

Selanjutnya dibacakan Rekapitulasi Daftar Perubahan Pemilih Hasil Pemutakhiran di Kapanewon Moyudan dengan data yang didapat adalah Jumlah Kalurahan 4, Jumlah TPS 118, jumlah pemilih aktif , jumlah pemilih baru 421, Pemilih tidak memenuhi syarat 391, perbaikan data pemilih dan pemilih potensial non KTP-el 236.

Selanjutnya diberikan kesempatan kepada Parpol, Panwas dan pemerintah untuk memberikan tanggapan dan masukan. Dari parpol maupun Panwascam tidak ada yang memberikan tanggapan mengenai data pemilih. Rapat Pleno terbuka DPHP diakhiri dengan memberikan berita acara kepada KPU, Panwascam, perwakilan Parpol dan Pemerintah Kapanewon. (Giek-KIM Sumber Biwara Moyudan )