Badan KB dan PPPA Hadapi Tantangan Untuk Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk Sleman

Tahun ini Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBPPPA) Kabupaten Sleman kembali menggelar rapat kerja daerah dengan tema Pembangunan Berwawasan Kependudukan KB yang berperspektif gender. Dengan tema tersebut BKBPPPA berharap dapat melakukan program-program yang telah dicanangkan sebelumnya diantaranya menggalakkan triad remaja yaitu kesehatan reproduksi remaja, mencegah penyebaran HIV/ AIDS dan narkoba dan penundaan usia perkawinan. Dengan program-program ini diharapkan BKB dan PPPA dapat mewujudkan Kabupaten Sleman sebagai kabupaten sejahtera.

Hingga tahun 2015 mendatang BKB dan PPPA memiliki visi meningkatkan manajeman pemerintahan dan aparatur yang memiliki kompetensi dan integritas, meningkatkan dan memantapkan kesertaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Percepatan pemberdayaan dan ketahanan keluarga menuju keluarga sejahtera, percepatan peningkatan keadilanm gender, kualitas hidup perempuan dan anak, serta percepatan penguatan kelembagaan dan partisipasi institusi masyarakat dalam pembangunan keluarga sejahtera yang berwawasan gender.

Misi ini terkait dengan masalah kependudukan di Kabupaten Sleman yang berdasarkan hasil sensus sementara mencapai jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk mencapai 1,92% dimana angka ini merupakan angka pertumbuhan tertinggi di DIY. Konsekuensi logis dari masalah ini adalah tantangan untuk dapat mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sleman. Oleh karena itu pada kesempatan ini Bupati Sleman menyampaikan harapannya agar BKB dan PPPA mampu berkoordinasi dan bekerjasama dengan instansi lain lintas sektor. Sinergi lintas sektor ini dihararapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sleman dengan cara meningkatkan kualitas SDM dan pendidikan sehingga masyarakat dapat hidup sejahtera dan terhindar dari kemiskinan.

Harus disadari bahwa permasalahan kependudukan, dengan jumlah penduduk yang banyak maka angka kemiskinan juga rentan untuk meningkat. Untuk mengatasi masalah kemiskinan, upaya yang kita lakukan adalah dengan pemberdayaan untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan mengatasi masalah kemiskinan, upaya yang dilakukan bukan hanya sebatas pada pembatasan jumlah kelahiran, tetapi juga mencakup upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. Upaya peningkatan kesejahteraan keluarga ini meliputi Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang pada intinya bertujuan untuk membuka kesempatan dan akses untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Program Pembinaan Keluarga ini diperlukan dengan harapan agar peran perempuan dapat ditingkatkan melalui keluarga sebagai dasar aktivitas masyarakat. Dengan demikian diharapkan melalui peningkatan peran perempuan, maka perempuan mampu mengoptimalkan potensi dirinya sendiri sehingga dapat berkiprah secara luas di ruang publik tanpa mengesampingkan peran domestiknya.




Pendaftaran Nama Domain .GO.ID

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat e-Government menjadi registrar untuk nama domain ., dimana permohonan pendaftaran untuk nama domain baru dapat dilakukan secara online melalui  Persyaratan permohonan pendaftaran nama domain baru ada di dalam Permen No 28 Tahun 2006 tentang Penggunaan Nama Domain . untuk Situs Web Resmi Pemerintah Pusat dan Daerah. Sedangkan wewenang persetujuan permohonan pendaftaran nama domain baru . yang masuk ke dalam sistem informasi online ada di Direktorat e-Government. Respon Permohonan Pendaftaran nama domain baru akan disetujui/ditolak maksimal 5 hari kerja.

Dalam Permen No. 28 Tahun 2006 telah dijelaskan siapa yang berhak mendapatkan nama domain ., bagi unit kerja/SKPD yang ingin mendapatkan nama domain . dan telah disarankan untuk mendapatkan sub domain dikarenakan tidak sesuai dengan Permen No. 28 Tahun 2006 dapat menghubungi admin lokal di Kabupaten/Kota/Provinsi/Kementerian/Lembaga untuk dibuatkan sub domainnya.

Bagi Kabupaten/Kota/Provinsi/Kementerian/Lembaga sedang bermasalah mengenai pengelolaan nama domain ., dapat melakukan transfer nama domain . dari pengelola lama kepada pengelola baru dengan menuliskan kronologis lengkap kejadian disertai dengan :

1. Permohonan pengajuan transfer nama domain di tanda tangani pejabat minimal setingkat sekjen/sekda,

2. KTP sekjen/sekda

3. Surat kuasa Pegawai Negeri Sipil yang akan diberi wewenang untuk bertanggung jawab menerima password dari kami

4. KTP yang diberi kuasa,

kemudian dapat dikirim email : helpdeskdomain@

sumber: +NAMA+DOMAIN+.




Lomba Baris Berbaris Tingkat SMA Kembali Semarakkan Hari Jadi Sleman

Sleman, Media Center – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sleman ke-97 Dinas Dikpora Kabupaten Sleman kembali menyelenggarakan Lomba Baris-Berbaris (LBB) tingkat SLTP/MTSn dan tingkat SMA/SMK/MA. LBB diselenggarakan di lapangan Pemda Sleman diikuti oleh 31 tonti putri, 9 tonti putra tingkat SMA sederajat, untuk kategori SLTP sederajat diikuti 32 tonti putri dan 10 tonti putra.

LBB ini memperebutkan trophy bergilir Bupati Sleman untuk kategori SMA sederajat, dan trophy Wakil Bupati Sleman untuk kategori SLTP sederajat, dan juga trophy tetap untuk Danton terbaik untuk SLTP dan SLTA dan tonti terbaik putra dan putri SLTP maupun SMA.

Menurut Kabid Pemuda Olahraga, Drs. Sumarno, belum lama ini, tujuan dilaksanakan kegiatan lomba LBB ini adalah untuk melakukan pembinaan generasi muda penerus,  yang di dalamnya adalah pendidikan karakter bangsa dan juga pendidikan disiplin dan tanggung jawab. Ke depannya, katanya, diharapkan pemuda dan pemudi bisa mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa ini.

“LBB ini tidak semata-mata untuk mencari pemenang atau juara saja, tapi juga untuk mempersiapkan para anggota tonti dalam mengikuti kegiatan seleksi Paskibraka di tingkat Kabupaten Sleman maupun di tingkat DIY,” katanya. Selain itu, Drs. Sumarno juga mengatakan bahwa juara I baik untuk tingkat SLTA sederajat ataupun tingkat SLTP sederajat  akan dikirimkan mewakili Kabupaten Sleman untuk bertanding di tingkat DIY.

Antusiasme peserta dalam penyelenggaraan LBB 3 tahun terakhir selalu mengalami kenaikan dalam jumlah peserta, bahkan ada beberapa sekolah yang mengirim 4 tontinya. Dikatakan, LBB ini dilaksanakan dalam 1 hari lomba saja, tetapi di masa mendatang apabila peserta terus meningkat, maka kemungkinan akan dilaksanakan lebih dari 1 hari. Materi LBB yang menjadi penilaian adalah gerakan dasar, seperti laporan, hormat, gerakan bebas, langkah tegap, dan kerapian.

Drs. Sumarno menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran LBB tahun ini, seperti pihak kepolisian, Kodim, Dishubkominfo, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, dan PPII.




Tips Menghindari Penipuan Toko Online Dengan DNS Nawala

Maraknya kejahatan dunia maya membuat Nawala ikut berperan serta untuk menangani kasus ini. Tak cuma memblokir situs-situs porno saja, Nawala berperan melindungi pengguna internet dari situs-situs penipuan alias fraud e-commerce.

Saat ini e-commerce di Indonesia berkembang sangat pesat hingga dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Tercatat tahun 2011 nilai transaksi e-commerce mencapai Rp 63 triliun. Pada tahun 2012 survei yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat nilai transaksi e-commerce mencapai Rp 126 triliun.

Hal ini berpotensi besar bagi tindak kejahatan dunia maya. Oleh karena itu DNS Nawala secara rutin melakukan pencarian langsung terhadap situs-situs penipuan, selain menerima pelaporan dari pengguna internet ataupun pemangku kepentingan lainnya.

Untuk menghindari penipuan atau kejahatan online sebaiknya sebelum Anda membeli di toko online, gunakan DNS Nawala :  dan  di setting koneksi Anda. Dengan begitu Anda akan tahu apakah situs toko online tersebut di blokir nawala atau tidak. Jika tidak bisa diakses maka akan tampil gambar seperti dibawah ini.

Nah, semoga tips diatas bermanfaat untuk Anda yang sering berbelanja secara online.

Sumber: +Menghindari+Penipuan+Toko+Online+Dengan+DNS+Nawala