Anak-Anak Sinduharjo Berkreasi Membuat Topeng dari Barang Bekas

Sleman — Guyuran hujan perdana yang menyejukkan kawasan Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, tidak menyurutkan antusiasme puluhan anak-anak dan remaja untuk mengikuti Workshop Recycle bertajuk “Kreasi Topeng dari Kardus dan Koran Bekas”, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan edukatif dan kreatif yang diperuntukkan bagi anak usia 10 hingga 14 tahun ini diselenggarakan di Joglo Taman Budaya Lohjinawi. Acara tersebut merupakan rangkaian pembuka dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-80 Kalurahan Sinduharjo.
Meski cuaca mendung dan hujan, para peserta dari berbagai wilayah di Sinduharjo tetap berdatangan tepat waktu. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan yang menghadirkan seniman sekaligus penggiat Sanggar Wayang Dongeng, Bagong Soebarjo, sebagai narasumber utama.
Sebelum praktik dimulai, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang masing-masing beranggotakan lima anak. Menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan seperti kardus bekas mi instan, kardus kue, dan koran bekas, para peserta diajak belajar membuat topeng secara langsung bersama sang seniman.
“Kreasinya bebas sesuai keinginan sendiri-sendiri ya,” ujar Bagong saat membuka acara di tengah-tengah peserta tanpa sekat, menunjukkan kedekatannya dengan anak-anak.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar anak-anak dapat mengeksplorasi imajinasi mereka secara mandiri, sementara pendamping hanya mengarahkan teknis pembuatannya.
“Anak-anak biar berkreasi sendiri, kita hanya mengajarkan caranya,” tambahnya di sela-sela mengawasi peserta menggunting dan membentuk kertas bekas.
Di luar dugaan, anak-anak cukup terampil dan cekatan mengikuti setiap langkah yang diajarkan. Berbagai bentuk kreasi muncul dari imajinasi mereka, mulai dari topeng hewan seperti gajah dan monyet, tokoh tradisional seperti Penthul Tembem, hingga karakter superhero seperti Spiderman.
Pelatihan yang berlangsung gratis selama empat jam, mulai pukul hingga WIB ini, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, terbukti dari kuota pendaftaran yang langsung terisi dengan cepat.
Melalui kegiatan ini, anak-anak Kalurahan Sinduharjo diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman akhir pekan yang menyenangkan, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan terhadap seni, budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak dini. (Ony/KIM Pararta Guna Gamping)



