Warga Prambanan Jalani Vaksinasi Massal

Prambanan – Kabupaten Sleman terus mempercepat pemberian vaksin COVID-19 untuk masyarakat. Salah satunya adalah vaksinasi massal yang di Kapanewon Prambanan pada Sabtu (11/9/2021).

Vaksinasi diselenggarakan di dua tempat, pertama di Halaman Gereja Tyas Dalem Macanan yang menyediakan kuota vaksin untuk 1400 peserta yang terdiri dari Jemaat gereja dan warga di Kapanewon Prambanan dan Berbah.

Pelaksanaan vaksinasi kedua dilakukan di Muhammadiyah Boarding School (MBS) di Kalurahan Bokoharjo yang menyelenggarakan vaksinasi selama dua hari, yaitu Sabtu (11/9/2021) dan Minggu (12/9/2021) untuk orang yang terdiri dari santri, ustaz, ustazah, keluarga santri, dan masyarakat di sekitar MBS.

Panewu Prambanan, Rasyid Ranadi Sosiawan mengapresiasi para panitia dan masyarakat yang berpartisipasi dalam vaksinasi ini. Ia berharap dengan vaksinasi, kondisi dapat kembali normal, terutama di sektor ekonomi. “Dengan adanya percepatan vaksin ini, diharapkan ekonomi masyarakat segera pulih,” ujarnya. (Ori Fatmawati/KIM Prambanan)    




Rayakan HUT ke-8, FPRB Bandung Bondowoso Gelar Bakti Sosial

Dalam rangka perayaan HUT yang ke-8, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Bandung Bondowoso menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial pada Minggu (21/3/2021). Acara yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ini dihadir oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya dan Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Djoko Supriyanto. Acara juga dihadiri oleh Panewu Anom Kapanewon Prambanan, Djaka Sumarsono, Polda DIY, Kapolsek Prambanan, Danramil Prambanan, Lurah se-Kapanewon Prambanan, Perwakilan Bank BPD DIY Sleman, dan warga penerima bantuan serta Relawan FPRB Bandung Bondowoso.

Sekda Sleman, Harda Kiswaya pada kesempatan tersebut mengapresiasi FPRB Bandung Bandowoso yang tetap peduli terhadap masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang masih terjadi.

Harda juga berpesan kepada relawan FPRB untuk selalu waspada terhadap resiko bencana yang akan terjadi, khususnya di wilayah Prambanan. “Mewaspadai di wilayah Prambanan yang rawan longsor, dengan difasilitasi mobil operasional diharapkan bisa membantu warga Gayamharjo khususnya dan masyarakat Prambanan pada umumnya,” ucap Harda.

Sementara itu Panewu Anom Kapanewon Prambanan, Djaka Sumarsono juga memberikan apresiasinya kepada FPRB Bandung Bondowoso atas kiprahya dalam melakukan penanganan bencana di wilayah Kapanewon Prambanan. “Tetap solid dan gerak cepat yang melekat dihati,” ujarnya.

Pembagian sembako sendiri dilakukan secara simbolis oleh Sekda Sleman Harda Kiswaya kepada warga di wilayah padukuhan Bendo Gayamharjo. Sementara pembagian sembako ke masing-masing warga dilakukan oleh 3 tim relawan FPRB Bandung Bondowoso. (KIM Prambanan/Fatmawati)




Prambanan Gelar Musrenbang RKPD usulan Tahun 2022

Kapanewon Prambanan adakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) usulah Tahun 2022 pada Selasa (2/2/2021). Bertempat di Balkondes Tebing Breksi, acara dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. Selain itu, musyawarah juga dihadiri oleh Panewu Prambanan beserta jajarannya, Ketua Bappeda Sleman, Wakil Ketua DPRD Sleman, Muspika Prambanan, Lurah se-Kapanewon Prambanan, serta beberapa undangan lainnya.

Panewu Prambanan, Rasyid Ratnadi Sosiawan dalam paparannya menyampaikan kondisi masyarakat Kapanewon Prambanan hingga saat ini. Menurutnya, masyarakat sampai mulai tahun 2020 sudah mulai mendapatkan pelayanan air bersih dari PDAM, meskipun belum sempurna. “Mudah-mudahan dengan anggaran tahun ini dapat teratasi,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan beberapa permasalahan pembangunan yang harus diselesaikan di Kapanewon Prambanan, seperti pembangunan jembatan dan jalan tol Jogja-Solo.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun dalam sambutannya menyinggung perkembangan sektor pariwisata yang berada di Kapanewon Prambanan. Sri Muslimatun berharap, ada inovasi baru yang ditonjolkan sehingga wisata di Kapanewon Prambanan dapat terus berkembang.

Musrenbang kemudian dilanjutkan dengan paparan Kepala Bappeda Sleman, Kunto Riyadi mengenai situasi dan kondisi ekonomi masyarakat di daerah Prambanan, yang diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara pihak kalurahan dan Bappeda. (KIM Prambanan/Agus P)




Forum KIM Sembada Akan Dirikan Koperasi

Prambanan – Salah satu tugas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah sebagai penyaring atau penyedia informasi sekaligus sebagai mediator informasi untuk semua lapisan masyarakat. Tak hanya itu, KIM dianggap sebagai kader informasi yang mampu mewartakan potensi dan kegiatan positif di masyarakat.

“Anggota KIM sebaiknya diikutsertakan dalam setiap kegiatan, baik kegiatan-kegiatan tingkat desa hingga tingkat kabupaten,” ujar Djaka Sumarsana, Sekretaris Camat Prambanan saat menghadiri pertemuan rutin bulanan Forum KIM Sembada di Kantor Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Sabtu (2/11/2019).

Tak hanya di bidang informasi, KIM juga mempunyai fungsi ekonomi yang diwujudkan dengan menjual produk UMKM dan mendirikan koperasi. Salah satu hasil rapat Forum KIM Sembada ini adalah mengagendakan terbentuknya koperasi KIM, yang diharapkan mampu menciptakan kemandirian Forum KIM Sembada, dimana semua anggota KIM juga akan menjadi anggota koperasi.

Pertemuan rutin Forum KIM Sembada ini diikuti oleh semua KIM yang ada di 17 kecamatan di Kabupaten Sleman. Pertemuan rutin selanjutnya akan diadakan di Kantor KPU Kabupaten Sleman dengan agenda sosialisasi pembentukan koperasi KIM Sembada, 7 Desember mendatang.(KIM Prambanan/Agus Prasetyo)




KIM Prambanan Siap Eksis Gali Potensi Pariwisata

Prambanan – Setelah pembentukan kepengurusan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Prambanan di Aula Budi Pekerti Kecamatan Prambanan pada Selasa (19/03/19), Senin (08/04/19) KIM Kecamatan Prambanan resmi dikukuhkan. 

KIM Kecamatan Prambanan tersebut diberi nama
Gerakan Pembangunan Pariwisata Prambanan (Gerbang Paris). Disaksikan Camat Prambanan, Sekretaris Camat
Prambanan, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sleman,
Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Dinas Kominfo
Sleman, dan Sekretaris Dinas Kominfo Sleman, 6 desa dari
Kecamatan Prambanan yang telah dibentuk kepengurusan KIM dikukuhkan di Lapangan Selatan Candi Banyunibo.

Sekretaris Dinas Kominfo, Purwati dalam sambutannya
berkata bahwa tujuan KIM salah satunya yaitu membantu masyarakat untuk memahami
informasi yang benar serta menjadi agen perubahan di masyarakat
untuk menyampaikan informasi yang benar.

“Jadi berilah infomasi yang benar dan tumbuhkan bahwa informasi itu menjadi sebuah kebutuhan dan masyarakat merasa tanggung jawab atas informasi itu maka di wilayah itu, bapak ibu itu merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Kalau dahulu sebutan tersebut berlaku untuk seorang guru maka sekarang penyebar informasi yang baik seperti KIM ini adalah pahlawan tersebut,” ujar Sekretaris Dinas Kominfo Sleman yang akrab dengan panggilan Ipung kepada anggota KIM yang sudah dilantik.

Berkenaan dengan informasi yang akurat, KIM dengan
nama Gerbang Paris ini menurut Ipung jelas
bertujuan untuk mengembangkan sektor
pariwisata di Kecamatan Prambanan.

“Karena Prambanan
adalah salah satu tempat dengan destinasi wisata yang selalu dicari oleh
wisatawan maka dari itu fokus KIM dengan penyebarluasan informasi yang benar
mengenai potensi pariwisatanya dirasa menjadi peluang berkembangnya wisata di
Prambanan,” tambah Ipung.

Agus Pudiyanto, Ketua KIM
Gerbang Paris berharap agar informasi yang sampai ke
masyarakat benar-benar diterima dan berguna bagi pemberdayaan masyarakat. Hal ini demi pembangunan Kecamatan Prambanan khususnya dan
Kabupaten Sleman pada umumnya untuk menuju smart regency.

Disampaikan pula oleh Agus, tekad terbentuknya KIM Gerbang Paris untuk menyebarluaskan informasi di kalangan masyarakat tidak lagi sembarangan.

“Jadi untuk memaksimalkan kualitas berita yang diproduksi oleh anggota KIM karena terbilang baru kami akan menunggu juga kerjasama dari Dinas Kominfo untuk memberikan pelatihan jurnalistik yang dapat diterapkan dalam KIM,” kata Agus.  (Rep Rara)