Pelatihan Kewirausahaan Dorong Warga Margorejo Menuju Kemandirian Ekonomi

Sleman – Upaya penanggulangan kemiskinan terus dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan dan motivasi kewirausahaan. Melalui pengembangan potensi usaha, warga diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi dan meningkatkan kemandirian keluarga.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan kewirausahaan bagi warga miskin yang digelar di Ruang Rapat Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Jendral Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Sleman, Nur Adi Indra Wijaya sebagai narasumber yang memberikan motivasi dan pemahaman mengenai pengembangan usaha.
Dalam paparannya, Nur Adi menekankan bahwa kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan cara memulai usaha, tetapi juga membangun pola pikir yang terbuka terhadap peluang. Keterbatasan ekonomi, menurutnya, tidak seharusnya menjadi penghalang bagi warga untuk berusaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Motivasi kewirausahaan tidak hanya bagaimana memulai usaha, tetapi harus membangun cara pandang bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti mencari peluang. Terus gali dan ciptakan peluang itu, jangan menunggu,” ujar Nur Adi.
Melalui pendekatan tersebut, warga didorong untuk tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu mengenali potensi diri, memahami kebutuhan pasar, serta mengembangkan usaha sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang tersedia.
Carik Margorejo, Ariyanto Wibowo, yang juga merupakan bagian dari Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kalurahan Margorejo, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap pelatihan ini dapat memperluas wawasan warga sekaligus meningkatkan motivasi untuk mengembangkan potensi usaha.
“Terima kasih. Selaku bagian dari Tim Penanggulangan Kemiskinan Kalurahan, kami menyambut baik inisiatif kegiatan ini. Semoga dapat membuka ruang bagi warga untuk menambah wawasan sekaligus termotivasi dalam pengembangan potensi usahanya,” kata Ariyanto.
Sementara itu, Kamituwa Margorejo, Anwar Ihsani, berharap peningkatan pengetahuan kewirausahaan dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi.
“Semoga dengan peningkatan pengetahuan tentang kewirausahaan ini dapat lebih menciptakan masyarakat yang mandiri tanpa bergantung pada pemerintah semata,” ujar Anwar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Margorejo, Liya Budi H. Kehadiran jejaring UMKM diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha melalui pertukaran pengalaman dan perluasan akses informasi bagi warga yang ingin merintis maupun mengembangkan usahanya.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung penanggulangan kemiskinan. Melalui peningkatan kapasitas dan motivasi kewirausahaan, warga diharapkan semakin mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk menciptakan sumber penghasilan dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
(SBD/KIM Tempel)



