Upaya Mewujudkan Lingkungan Bersih, Sehat dan Asri Melalui Program Kampung Hijau

Sleman – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Kampung Hijau dalam Rangka Persiapan Evaluasi Kampung Hijau tahun 2024 pada Jum’at (03/05/2024) di Ruang Rapat Kalurahan Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta.

Sosialisasi Kampung Hijau ini dihadiri Penewu Tempel, Agung Dwi Maryoto, didampingi Singgih selaku Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Tempel, Lurah Lumbungrejo, Ulu-ulu se Kapanewon Tempel, Pamong Kalurahan Lumbungrejo, ibu-ibu kader penggerak PKK Lumbungrejo, Karang Taruna Lumbungrejo, serta Perangkat Padukuhan Sedogan Lumbungrejo Tempel yang ditunjuk mewakili penilaian atau evaluasi Kampung Hijau.

Eni Yuliani, Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menjelaskan bahwa sosialisasi program Kampung Hijau telah dimulai sejak Januari 2024 lalu. Sampai saat ini sosialisasi program Kampung Hijau telah dilakukan di enam kapanewon. Para pesertanya meliputi perangkat kapanewon dan kalurahan, serta para warga.

“Dan untuk tahun ini tepatnya nanti tanggal 6 Juni 2024 akan ada penilaian dari tim evaluasi kampung hijau dari DLH Kabupaten Sleman ke Padukuhan Sedogan Lumbungrejo mewakili Kapanewon Tempel,” ujar Eni.

Eni menjelaskan ada lima aspek yang ditekankan dalam evaluasi atau indikator penilaian program Kampung Hijau.

“Aspek tersebut mencakup pengelolaan sampah, pemanfaatan ruang terbuka hijau, peran serta masyarakat, sanitasi dan upaya konservasi perlindungan sumber mata air,” jelasnya.

“Implementasi program Kampung Hijau juga diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam hal kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar,” imbuh Eni.

Sementara itu, Mustika Dewi, Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas dan Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menekankan tentang pentingnya gerakan 3R yaitu Reduce (Mengurangi sampah), Reuse (Memanfaatkan sampah), dan Recycle (Mendaur Ulang Sampah).

“Sampah adalah problematika kita semua. Maka dari sini, kami akan mencanangkan program penilaian kepada lembaga-lembaga pengelola sampah di dusun dan Kalurahan yang nantinya akan kami tunjuk. Semakin baik pengelolaan sampahnya,  semakin tinggi nilainya. Semakin banyak peran serta masyarakat,  semakin tinggi pula nilainya,” tutup Mustika Dewi. (sbd/KIM Tempel)




Gelar Syawalan, KIM Senyum Tempel Belajar Kreatif Bersama Warta Sardonoharjo

Sleman – Bertempat di Griya Dhahar Taman Merdiko Tempel, Pengurus Kim SENYUM Tempel mengadakan Syawalan bersama yang dihadiri segenap pengurus Kim Senyum Tempel, Minggu (26/4/2024)

Hadir dalam kesempatan itu, Penewu Tempel Agung Dwi Maryoto, serta Eka Sastra Kurniawan selaku Pengelola Warta Sardonoharjo atau yang lebih dikenal dengan DSN PRODUCTION.

Ketua KIM Senyum Tempel, Wahyu Herlambang dalam sambutannya memberikan ucapan terimakasih kepada para pihak yang hadir serta ungkapan senangnya sampai sekarang ini keberadaan KIM Tempel masih diakui salah satunya selalu diundang dalam acara-acara resmi tingkat Kapanewon semisal Forkompimcam.

Selanjutnya, Panewu Agung Dwi Maryoto dalam arahannya menyampaikan pesan bahwa dengan adanya KIM Senyum di Kapanewon Tempel, semoga dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengelola informasi yang berkembang di masyarakat ataupun menginformasikan segala bentuk kegiatan di tingkat Kapanewon atau Kalurahan.

Setelah seremoni pengucapan ikrar syawalan yang di pimpin sesepuh Kim Senyum Tempel, Muryana, dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang DSN Production

Eka Sastra Kurniawan yang dalam pemaparannya disampaikan tentang bagaimana sejarah berdirinya dan apa itu yang selama ini kita kenal sebagai DSN Production, sebagai bentuk nyata penyampaian informasi di tengah masyarakat dengan berbagai macam metode.

Menurut Eka, dalam pembentukan awalnya dengan melibatkan berbagai pihak yang ada di Kalurahan Sardonoharjo Kapanewon Ngaglik Sleman, seperti Karang Taruna, UMKM, tokoh masyarakat, dan sudah tentu dukungan dari pemerintah Kalurahan Sardonoharjo.

Terbukti sampai saat ini, eksistensi dari DSN PRODUCTION selalu menjadi warna tersendiri dalam memberikan informasi khususnya di Kalurahan Sardonoharjo umumnya untuk kabupaten Sleman.

“Bentuk penyampaian informasi dikemas dalam berbagai wadah diantaranya, penerbitan majalah yang dinamakan Warta Sardonoharjo yang terbit selama 3 bulan sekali. Penyampaian informasi melalui website resmi serta melalui postingan di media sosial,” ujarnya.

Tips dan trik bagaimana memelihara konten, menciptakan hal baru, dan merawat pemirsa tv desa nya mewarnai dalam sesi tanya jawab sebelum berakhirnya acara . (SBD/KIM Tempel)




Jaga Keamanan dan Kondusivitas, FKDM – FPK  Tempel Intensifkan Pemantauan Proses Pemilu

Sleman – Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Tempel, Supardi, mengajak Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan untuk meningkatkan kembali kewaspadaan dini pasca diselenggarakannya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Pemilu kemaren yang berjalan aman, damai, dan berintegritas tidak memicu terjadinya konflik ditengah masyarakat.

Dalam arahannya, Supardi mengatakan FKDM dan FPK merupakan mitra pemerintah daerah (Kapanewon) dalam menjaga kewaspadaan dini terhadap potensi-potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“FKDM dan FPK ini, mata dan telinga pemerintah daerah. Mereka memiliki peran penting dalam mendeteksi dini potensi-potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah berlangsung nya Pemilu 2024 umumnya di Kabupaten Sleman dan khususnya Kapanewon Tempel. Intensifkan kembali pemantauan ke lapangan,” ujar Supardi saat membuka rapat koordinasi yang berlangsung di RM Taman Merdiko, Tempel, Sleman pada  Selasa (27/02/2024). 

Sementara Imam Nayoko selaku Ketua FKDM Tempel menambahkan, Pemilu kemarin merupakan pesta demokrasi yang seperti diketahui bersama sudah dirayakan bersama oleh seluruh masyarakat. 

“Untuk itu, penting bagi kita setelah kemarin memastikan masyarakat aman dan nyaman dalam melaksanakan hak suaranya. Selanjutnya kita harus terus bersinergi hingga saat proses pelaksanaan nya selesai, tidak terjadi konflik baik antar pendukung partai politik ataupun terhadap antar caleg,” ucapnya. 

Sementara H Muhidin, Ketua FPK Tempel bersyukur bahwa dengan adanya kolaborasi dan sinergisitas dalam pelaksanaan Pemilu 2024  kemaren dapat berjalan dengan lancar dan sukses tanpa gangguan apapun. 

“Syukur Alhamdulillah dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga kita kemaren dapat bersama-sama mewujudkan Pemilu 2024 yang kondusif,” tutupnya.

Adapun jumlah pengurus FKDM yang ada di Kapanewon Tempel yaitu sebanyak 5 anggota yang ditugaskan untuk 8 kalurahan dan 8  orang Pengurus FPK yang di bagi untuk 8 kalurahan (Sbd/KIM Tempel)




Puskesmas Tempel 1 Gelar PIN Polio Tahap 2

Sleman – Bertempat di Gor Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Puskesmas Tempel 1 melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Pemberian Vaksin Tetes Polio tahap 2, Kamis (22/2/2024) dengan peserta sebanyak 500 anak usia 0 sampai 8 tahun kurang 1 hari.

“Vaksinasi tetes polio tahap 2 ini bertujuan untuk mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan, bahkan bisa berujung pada kematian,”ujar Fuad selaku Promkes Puskesmas Tempel 1.

Fuad menambahkan, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sleman yang melibatkan anak-anak sekolah dari PAUD, TK dan SD Sederajat

“Harapan dari kegiatan ini dapat  menjadikan anak yang sehat dan bebas dari polio untuk mewujudkan cita-cita generasi emas di tahun 2045,” pungkas Fuad. (Dony/KIM Tempel)




Percasi Sleman Gelar Rakerkab

Sleman – Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) dalam rangka Pembahasan dan Penetapan Program Kerja Pengurus Percasi Sleman tahun 2024 di Lantai 3 Dinas Sosial Sleman, Kamis (8/2/2024). Kegiatan dihadiri oleh 47 peserta yang terdiri dari utusan ranting, klub, pengurus Percasi, dan tamu undangan yaitu Ketua Umum KONI Sleman, Joko Hastaryo, Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi, dan perwakilan Dispora Sleman, Handoko.

Sutapa, Ketua Percasi Sleman mengpresiasi kiprah atlet catur Sleman yang banyak menorehkan presetasi, baik untuk tingkat nasional maupun internasional. “Tentunya hasil semua ini karena kerjasama yang baik dari semua pihak,” tuturnya.

Sementara itu, Mustadi, Kadinsos Sleman menuturkan bahwa Pemkab Sleman akan selalu mendukung Percasi sleman untuk memajukan catur di Kabupaten Sleman.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Pemkab telah menyediakan dana apresiasi untuk atlet/warga Kabupaten Sleman yang sudah mengarumkan nama Kabupaten Sleman di tingkat nasional/internasional lewat program Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Sementara itu, Joko Hastaryo, Ketum KONI Sleman mengapresiasi pengurus percasi yang sudah bisa melaksanakan Raker di awal tahun. “Lebih awal dibandingkan yang lain,” tuturnya.

Joko juga memberikan apresiasinya kepada Atlet Catur Sleman yang bisa berprestasi ke tingkat nasional dan internasional, seperti Safira, Kafi Maulana, Keny, Shiva, dan lain-lain.

“Semoga tetap dapat mewakili Sleman dan tidak diambil oleh daerah lain, untuk itu organisasi harus kuat. Semoga Sleman dapat mempertahankan juara umum cabor catur pada Porda DIY untuk keempat kalinya secara beruntun,” pesannya. (Wahyu Herlambang/KIM Tempel)