Maksimalkan Pengawasan Pemilu, Pengawas TPS di Tempel Mendapat Bimtek

Sleman – Untuk memaksimalkan tugas pengawasan yang akan dilaksanakan Para pengawas TPS (PTPS) pada pemilu serentak 2024 yang tinggal 11 hari kedepan, para pengawas TPS mendapat bimbingan teknik (Bimtek) yang berada di wilayah Kapanewon Tempel, Sabtu (03/02/2024. Bimtek diikuti 177 Pengawas TPS Sesuai jumlah TPS yang ada di wilayah Kecamatan Tempel.

Ketua pengawas Kecamatan (Panwascam)  Tempel, Moch Noor Wachid pada Bimtek yang dilaksanakan di aula balai Kalurahan Pondokrejo mengatakan, melalui Bimtek para pengawas TPS mendapat materi terkait Pungut hitung suara atau Pungsura di TPS, serta distribusi logistik TPS. Beberapa materinya antara lain materi Bawaslu yakni aplikasi SIWASLU yang akan diisi setiap pengawas TPS terkait kejadian yang ada serta materi terkait kategori pelanggaran pemilu.

“Jadi selain bimtek secara langsung, Penguatan-penguatan terkait regulasi kepemiluan dan pengawasan juga kami terus berikan agar pelaksanaan pemilu terhindar dari berbagai kecurangan dan pelanggaran,” ungkap Moch Noor Wachid.

Selaku Panwascam, Wachid meminta para pengawas TPS untuk lebih meningkatkan pengawasan dan mencari berbagai informasi mengantisipasi berbagai potensi kerawanan dalam proses distribusi logistik dan proses pungut hitung di TPS .

Dalam pelaksanaan bimtek PTPS ini dihadiri oleh jajaran panwascam Tempel beserta koordinator sekretariat nya, Perwakilan dari Bawaslu kabupaten Sleman,Pengawas Kalurahan/desa se Kapanewon Tempel, Penewu Tempel, dan seluruh Jagabaya se Kapanewon Tempel, Panitia Pemilihan Kecamatan, dan seluruh ketua PPS se kapanewon Tempel.

PPK Tempel dalam materinya menyampaikan tentang proses distribusi logistik TPS dan mekanisme mengenai pemungutan dan penghitungan suara di TPS. (sbd/KIM Tempel)




Cegah Stunting dengan Bangga Kencana

Sleman – BKKBN DIY menggelar Sosialisasi dan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Sleman, Jumat (26/1/2024). Kegiatan dihadiri langsung oleh dr. Hasto Wardoyo selaku Kepala BKKBN RI, Andi Ritamariani selaku Kepala BKKBN DIY, Kustini Sri Purnomo Selaku Bupati Sleman, Danang Maharsa selaku Wakil Bupati Sleman, Perwakilan PLKB per Kapanewon, Kader TPK dan Ketua PIK-R Kapanewon Se-Kabupaten Sleman.

Dalam kesempatan ini, bertindak sebagai narasumber yaitu Hasto Wardoyo, serta Danang Maharsa. Pembahasan yang diambil adalah tentang perkembangan prevalensi tengkes di Kabupaten Sleman serta apa indikasi penyebab adanya stunting pada anak.

Danang menuturkan, stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

“Penyebab stunting dengan presentase tertinggi adalah dari keluarga perokok dan pola asuh anak yang belum sesuai,” jelas Danang.

“Di karenakan di dalam kandungan rokok ada zat yang dapat mengikat zat besi menyebabkan ibu menjadi hamil anemia,” imbuhnya.

“Output dengan adanya sosialisasi program ini harapannya dapat membangun sinergi ke mitra  kerja dan menurunkan prevalensi stunting di kabupaten sleman dalam menuju program Indonesia Emas 2045 menjadi generasi yang sehat dan bebas stunting,” tutup Danang.

Sementara itu, Hasto Wardoyo memaparkan tentang pentingnya keluarga berencana. “Berencana itu keren karena ketika gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan. Jadi ini menjadi bagian penting bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki kesadaran agar hidup dan berkeluarga itu penuh perencanaan,” terangnya. (Dony/KIM Tempel)




168 Anggota KPPS Lumbungrejo untuk Pemilu 2024 Dilantik

Sleman – Sebanyak 168 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 dilantik di GOR Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel pada Kamis (25/1/2024).

Pelantikan dan pengambilan sumpah KPPS Lumbungrejo dihadiri oleh Misbah Al Hakim selaku Lurah Lumbungrejo, Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Lumbungrejo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Lumbungrejo, Pengawas Kalurahan/Desa Lumbungrejo, serta dari unsur Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tempel, dan seluruh jajaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) beserta kesekretariatannya.

Ketua PPS Lumbungrejo  Tempel Sihbudi Daryanto menjelaskan pasca dilantik mereka bisa langsung mengikuti bimbingan teknik (bimtek) di wilayah masing-masing.

“Bimtek akan dilaksanakan besok, Jum’at (26/1/2024) Dalam bimtek itu ditargetkan semua anggota KPPS harus bisa dan mengikuti secara seksama. Jadi harus bisa semuanya, dan ini saya langsung monitoring,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam sambutan yang dibacakan Ketua PPS Lumbungrejo, menyampaikan KPPS sangat penting perannya sebagai Penyelenggara Pemilu, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

“Salah satu tugas KPPS adalah melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.

Dikatakannya, pada Kamis, tanggal 25 Januari 2024, dilakukan pelantikan KPPS sebanyak orang untuk TPS. Lokasi pelantikan KPPS tersebar pada titik.

Pelantikan pada hari ini juga ditandai dengan penanaman bibit pohon secara serentak di lokasi pelantikan.

“KPU menyadari dengan tercetak banyaknya logistik Pemilu berbahan baku kertas, memberikan dampak signifikan terhadap kelestarian alam,” ungkap Hasyim.

KPU memandang pentingnya penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Total kebutuhan kertas dengan berbagai jenis untuk logistik Pemilu 2024 sekitar ton atau setara dengan kilogram kertas.

Kebutuhan tersebut dapat diganti dengan menanam bibit pohon. Maka diharapkan setiap bibit pohon akan mengganti 11,6 kilogram kertas.

Berdasarkan hal tersebut, maka apabila dihitung jumlah bibit pohon dikalikan 11,6 kg adalah sama dengan kg atau ton.

“Jumlah tersebut hampir setara atau sebanding dengan kertas yang digunakan dalam Pemilu 2024,” ucapnya.

Hal ini sebagai simbol rasa syukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, rasa terima kasih kepada bumi, dan ikhtiar reboisasi terhadap pohon yang berkontribusi untuk pemenuhan logistik berupa kertas dalam Pemilu 2024.

Pelantikan secara serentak ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk tiga kategori rekor, yaitu, Pertama, Pelantikan secara serentak anggota penyelenggara pemilu terbanyak. Kedua, Bimbingan Teknis secara serentak kepada anggota penyelenggara pemilu terbanyak. Ketiga, Penanaman Bibit Pohon terbanyak secara serentak oleh anggota penyelenggara pemilu terbanyak.

 “Kami berharap agar Anggota KPPS dalam bekerja berpedoman kepada ketentuan perundang-undangan, kode etik penyelenggara pemilu, bekerja secara profesional, berintegritas, bertanggung jawab dan transparan,” ujarnya.

“Demikian juga Anggota KPPS agar bekerja dengan niat kuat untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada kegiatan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS,” imbuh Hasyim.

“Selain itu  penanaman bibit pohon dilaksanakan di masing-masing desa/kelurahan dan di TPS nya masing-masing. Satu KPPS menanam satu bibit pohon,” tutup Hasyim. (Sbd/KIM Tempel)




Tentukan Penerima BLT-DD, Kalurahan Merdikorejo Gelar Muskalkus

Sleman – Kalurahan Merdikorejo mengadakan Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalsus) di Ruang Rapat Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Rabu (24/1/2024). Kegiatan dihadiri oleh Agus Prasetyo, selaku Lurah Merdikorejo, Pamong Kalurahan Merdikorejo, BPKal, Pendamping Desa, Dukuh, TPSK, dan Perwakilan Tokoh Masyarakat.

Dalam kegiatan ini adalah Musyawarah penetapan KPM(Kelompok penerima manfaat) penerima BLT-DD sesuai ketentuan yang sudah diatur Kemendes berkaitan dalam penggunaan Dana Desa maksimal 25% untuk penanganan kemiskinan ekstrim dan ketahanan pangan.

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) adalah program bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat desa.

“Dalam penentuan KPM ini berdasarkan dari hasil usulan Dukuh di 17 padukuhan yang sudah di pastikan sesuai kriteria yang sudah di tetapkan dan tidak doubel bantuan,” ungkap Agus Prasetyo.

“Harapannya dengan bantuan BLT-DD ini dapat bermanfaat bagi penerima dan membantu meringankan beban KPM penerima dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat Kalurahan Merdikorejo,” tutupnya. (Dony/KIM Tempel)




PTPS se-Kapanewon Tempel Resmi Dilantik

Sleman – Bertempat di Ruang Aula Kantor Kalurahan Margorejo Kapanewon Tempel, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tempel melantik dan mengambil sumpah  Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kapanewon Tempel, akan bertugas di TPS setiap Kalurahan yang ada di Kapanewon Tempel, Senin (22/1/2024).

Rangkaian kegiatan diawali dengan Pembukaan oleh Panitia, Pembacaan Do’a, Pelantikan PTPS, Bimtek Pembekalan PTPS, Pemberian SK Pelantikan PTPS, Pemberian Atribut berupa; Rompi, dan Penutup.

Perekrutan PTPS ini sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan Bawaslu Kabupaten Sleman, kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini diikuti oleh sebanyak 177 orang untuk 177 TPS yang ada di Kapanewon Tempel, dengan rincian; Kelurahan Merdikorejo 22 TPS, Kelurahan Lumbungrejo 24 TPS, Kelurahan Margorejo 37 TPS, Kelurahan Mororejo 17 TPS, Kelurahan Sumberrejo 15 TPS,  Kelurahan Tambakrejo 16 TPS, Kalurahan Pondokrejo 21 TPS, dan Kalurahan Banyurejo 25 TPS.

Acara dihadiri oleh seluruh jajaran Panwascam Tempel beserta staf dan sekretariat nya, Pengawas Kalurahan/Desa se Kapanewon Tempel, Ketua PPK Tempel, Ketua PPS se Kapanewon Tempel, serta perwakilan dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kapanewon Tempel.

Turut hadir dalam kesempatan ini Penewu Tempel Agung Dwi Maryoto, Lurah se Kapanewon Tempel, Kapolsek Tempel, Danramil Tempel, beserta jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas nya.

Sementara itu, perwakilan dari Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten Sleman R Yuwan Sikra dalam sambutan seusai pelantikan menyampaikan Kepada seluruh petugas Pengawas TPS agar tetap semangat dan profesional dalam melakukan pengawasan.

“Nantinya di setiap TPS saat dihari pencoblosan, dan Saya ucapkan selamat atas dilantiknya 177 orang Pengawas TPS,” ungkap Yuwan.

Sementara itu Penewu Tempel, Agung Dwi Martoyo menambahkan bawha PTPS ini adalah bagian dari pengawas pemilu dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum tahun 2024 yang rencananya akan dilaksanakan 14 Februari 2024 medatang.

“Sehingga diimbau untuk menjaga netralitas integritas dan bisa bekerjasama dengan penyelenggara pemilu yang lain,” tuturnya.

Hal yang sama pun disampaikan Moch Noor Wachid selaku Ketua Panwascam Tempel, yang dalam arahannya memaparkan terkait dengan tupoksi dari Pengawas TPS.

“Selain itu juga setelah acara ini kepada semua Pengawas TPS bisa segera berkoordinasi dengan Pengawas Kalurahan/desa nya masing masing untuk mendapatkan sinergitas dalam memahami tugas pokok dan fungsinya,” ungkap Moch Noor Wachid. (Sbd/KIM Tempel)