Dinsos Sleman Gelar Bimtek Tingkat Dasar Pekerja Sosial Masyarakat

Sleman – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman menggelar Bimbimgan Teknis (Bimte) Tingkat Dasar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) selama 3 hari dari Selasa (5/10/2021) hingga Kamis (7/10/2021) di Aula Nakula Lantai 3 Dinsos Sleman. Kegiatan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 17 Kapanewon di Kabupaten Sleman dan dibuka langsung oleh Eko Suhargono, Kepala Dinsos Sleman.

“PSM ini merupakan salah satu pilar-pilar sosial yang bertugas dalam membantu penanganan (PMKS) atau permasalahan sosial dalam masyarakat,” kata Eko.

Ada beberapa materi pelatihan yang diberikan selama 3 hari pelaksanaan bimtek. Untuk hari pertama, materi disampaikan oleh Agus Setyanto dari Dinsos DIY. Pada kesempatan tersebut, Agus menjelaskan mengenai peran dan fungsi PSM, mengenal kriteria Penyandang Masalah Kesejahteraan Ssosial (PMKS) dan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), dan Jejaring Pekerja Sosial di Kabupaten Sleman.

Untuk hari kedua, materi disampaikan oleh Prih Wardoyo dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) DIY. Prih Wardoyo menjelaskan mengenai Metode dan Teknik dalam Praktik Pekerja Sosial. Ada juga materi mengenai Catatan dan Pelaporan Manajemen yang disampaikan oleh Anah Wigati dari Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Kabupaten Sleman, dan materi mengenai Kode Etik dalam Praktik Pekerjaan Sosial.

Sementara pada hari ketiga, materi disampaikan oleh Sugiyanto dari STPMD APMD mengenai Teknik Komunikasi dan Relasi Pekerjaan Sosial. Selain itu, ada juga materi mengenai Penanganan Anak Terlantar oleh Bidang Rehabilitasi Dinsos Sleman, dan Prosedur Penemuan Bayi dan Tata Cara Adopsi yang disampaikan olej Yuli Enawati dari Satua Bakti Pekerjaan Sosial Sleman.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta. (Dewi Sulastri/KIM Tempel)




Panitia Wilayah Pemilihan BPD Desa Bangunkerto Lakukan Penjaringan Bakal Calon

Turi
– Panitia pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bangunkerto tingkat wilayah
melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat di Padukuhan Ngentak untuk mencari
bakal calon anggota BPD wakil dari Padukuhan Ngentak periode 2020-2026, Selasa (24/09/19)
bertempat di rumah Dukuh Ngentak.

Dalam
penjaringan ini, panitia pemilihan tingkat wilayah hanya sebagai moderator
sedangkan pelaksanaan penjaringan calon BPD dilakukan oleh Kepala Dukuh Ngentak
sebagai pemangku wilayah, yaitu Budi Santoso,

Budi
mengatakan bahwa Padukuhan Ngentak terdiri dari dua dusun yaitu Dusun Ngentak
dan Dusun Tepan dengan dua RW dan enam RT.

“Dari
dua dusun tersebut akan diambil dua bakal calon setelah dapat dua bakal calon
baru dipilih satu sebagai calon tetap anggota BPD, sedangkan yang mempunyai hak
pilih adalah tokoh masyarakat padukuhan Ngentak yang hadir pada saat ini yakni ketua
RW, RT, PKK, pemuda, takmir masjid, dan dukuh,” imbuhnya.

Pada
penjaringan tersebut ada dua bakal calon, antara lain Ridwan dari Dusun Ngentak
dan Margono dari Dusun Tepan.

“Setelah
melalui musyawarah maka untuk menentukan pilihan supaya adil semua tokoh
masyarakat menginginkan untuk dilakukan dengan cara voting dan dari hasil
voting yang mendapatkan suara terbanyak adalah Margono sehingga beliau lah yang
berhak mewakili padukuhan Ngentak untuk maju menjadi calon anggota BPD desa
Bangunkerto periode 2020-2026,” jabar Budi.

Margono,
bakal calon BPD terpilih mengatakan bahwa dirinya bersyukur mendapat
kepercayaan untuk mewakili masyarakat Padukuhan Ngentak. “Saya berjanji akan
dengan sungguh-sungguh melaksanakan amanat ini untuk kemajuan masyarakat Padukuhan
Ngentak khususnya dan masyarakat Desa Bangunkerto pada umumnya,” tukas Margono.

Setelah
pemilihan selesai maka nama-nama tersebut oleh Kepala Dukuh Ngentak langsung diserahkan
ke panitia pemilihan tingkat wilayah BPD Desa Bangunkerto dan dibuatkan berita
acara. Nantinya, nama tersebut oleh panitia wilayah akan diberikan ke panitia
tingkat desa yang berhak untuk menentukan siapa saja yang menjadi anggota BPD Desa
Bangunkerto dari hasil penjaringan di tiap-tiap padukuhan. (KIM Turi/Harman)