Pemerintah Kalurahan Merdikorejo Laksanakan Pembinaan bagi WKSBM

Merdikorejo – Pemerintah Kalurahan Merdikorejo melaksanakan kegiatan pembinaan kepada 11 Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) di Kalurahan Merdikorejo pada Rabu (20/07/2022). Kegiatan tersebut adalah bagian dari program pemberdayaan/pembinaan dan pemberian stimulan kegiatan warga masyarakat desa yang diampu oleh Kamituwa.

Sebanyak 33 wakil dari WKSBM Kalurahan Merdikorejo, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Tempel Aris Wibawa, Lurah Merdikorejo, Kamituwa dan tim pelaksana kegiatan menghadiri kegiatan tersebut.

Aris Wibawa selaku narasumber menyampaikan seputar kegiatan WKSBM yang ada di Kapanewon Tempel. Ia menjelaskan bahwa dari 16 WKSBM yang ada di Kapanewon Tempel, 11 WKSBM berada di Kalurahan Merdikorejo.

Aris mengapresiasi banyaknya WKSBM yang ada di Kalurahan Merdikorejo dan mengimbau agar pengurus WKSBM untuk tetap semangat dalam kegiatan sosial tersebut.

“Saya mengimbau agar WKSBM yang lahir dari kesadaran dan kebutuhan masyarakat ini akan lebih aktif dalam membantu masyarakat Merdikorejo yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya. (sbd/KIM Tempel)




Badan Kesbangpol Sleman Sosialisasikan Reksa Desa di Kalurahan Lumbungrejo

LUMBUNGREJO – Sebagai upaya peningkatan keamanan dan pencegahan konflik di masyarakat, Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi dan Penguatan Kelembagaan Reksa Desa pada Selasa (19/07) di Aula Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Sleman, Hery Sutopo, Plt. Panewu Tempel, Suyanto, Lurah Lumbungrejo, Misbah Al Hakim, Pamong Kalurahan serta perwakilan PKK, karang taruna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Hery Sutopo menjelaskan bahwa keberadaan Reksa Desa sendiri memiliki tugas seperti memelihara kondisi damai dalam kehidupan masyarakat serta merespons secara cepat dalam menyelesaikan secara damai permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.

“Reksa Desa dibentuk agar Kalurahan Lumbungrejo khususnya, mampu menjadi penjaga bagi warganya,” imbuh Hery.

Hery menambahkan bahwa penguatan kelembagaan Reksa Desa akan menjadi salah satu instrumen dalam mendeteksi dan mencegah timbulnya konflik di tengah masyarakat. Pencegahan konflik seyogyanya dilakukan secara terpadu antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat luas, baik secara kelembagaan maupun individual, sehingga dapat terwujud sinergi yang baik demi efektivitas upaya pencegahan konflik.

Diharapkan juga agar setiap peristiwa yang terjadi dapat langsung diketahui oleh para pemangku kepentingan sekaligus para pemangku kewenangan sehingga apabila diperlukan respons cepat, para pemangku kewenangan dapat mengambil kebijakan yang cepat, tepat, dan akurat. (sbd/KIM Tempel)




Pemutihan Kartu Identitas Melalui Sisir Adminduk

Sleman – Seiring dengan adanya perubahan kolom kartu keluarga, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman melakukan pemutihan KK, KTP, akta Kematian dan juga akta kelahiran. Kartu keluarga model baru tertera nomor buku nikah dan golongan darah.

Kepala Dinas Dukcapil kabupaten Sleman, Susmiarto, menyampaikan bahwa program dan sosialisasi tentang kependudukan dengan nama Sisir Adminduk ini akan terus dilakukan pelayanan jemput bola di kelurahan/desa.

Pemutihan KK yang lama harus dilakukan. Karena, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan perubahan pada kolom KK. Warga harus memperbaharui KK mereka. Ada tambahan kolom di KK. Salah satunya tertera nomor buku nikah. Kemudian perubahan keterangan kolom nikah tercatat dan nikah tidak tercatat,” kata Susmiarto saat memantau kegiatan Sisir Adminduk di Balai Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kamis (16/6/2022).

Susmiarto mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalurahan Margorejo agar mengurus perubahan KK dan dokumen kependudukan yang lain. “Dalam pengurusan surat-surat kependudukan, termasuk KK, e-KTP, akta kelahiran tidak dikenakan biaya,” ujarnya.

Warga diharapkan datang sendiri ke kantor Disdukcapil Sleman untuk mengurus keperluan surat-surat kependudukannya, tanpa melalui perantara. (sbd/Kim Senyum Tempel)




Jaga Keamanan Masyarakat, Kalurahan Lumbungrejo Bentuk Pengurus Linmas

Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel melakukan Pembentukan Pengurus Linmas di Aula Lantai 2 Kantor Kalurahan Lumbungrejo, Rabu (15/6/2022). Acara ini diprakarsai oleh bidang keamanan Kalurahan Lumbungrejo yang dipimpin oleh Jagabaya Lumbungrejo, Nugroho Subagyo.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh M. Misbah Alhakim selaku Lurah Lumbungrejo, M. Riyanto selaku Bhabinkamtibmas Lumbungrejo, serta Slamet Kuat selaku Babinsa Lumbungrejo. Dalam kegiatan ini Misbah Alhakim mengimbau agar Linmas Kalurahan Lumbungrejo selalu siap siaga turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Kalurahan Lumbungrejo. “Serta dapat selalu menjaga kekompakan antar anggota,” ujarnya.

Sementara itu, Riyanto, selaku Bhabinkamtibmas Lumbungrejo dan Slamet Kuat selaku Babinsa Lumbungrejo juga menginformasikan beberapa hal terkait kamtibmas saat ini, salah satunya tentang tindak kejahatan jalanan “klitih” yang saat ini masih marak terjadi. Mereka pun mengimbau Linmas Lumbungrejo ikut mengantisipasi hal tersebut, salah satunya dengan giat patroli malam di lingkungan Kalurahan Lumbungrejo.

“Dengan adanya patroli malam tersebut diharapkan para pelaku “klitih” segan untuk melakukan aksinya,” kata Riyanto (sbd/KIM Ceria Lumbungrejo Tempel)




Padukuhan Sedogan Bahas Realisasi RPJMKal Tahun 2022

Padukuhan Sedogan, Kalurahan Lumbungrejo menggelar Rapat Koordinasi Terbatas untuk membahas perkembangan realisasi dan pencapaian RPJMKal di awal tahun 2022 pada Selasa (14/6/2022) di RM Bakmi dan Bebek Goreng Tempel, Sleman. Rapat dipimpin langsung oleh Dukuh Sedogan, Aisyag Putri Wulansari. Aisyah mengatakan ada beberapa hal di RPJMKal yang telah direalisasikan, namun tidak sesuai dengan pengajuan.

“Perencanaan yang terutang dalam RPJMKal bersumber dari banyak pihak, ada yang dari APBDes, BKK kabupaten, dana aspirasi anggota dewan, dana pokir atau pokok pikiran dari dewan yang selama ini selalu mengawal program-program yang diajukan dari padukuhan seperti yang disepakati menjadi RPJMKal Lumbungrejo,” ungkap Aisyah.

Rapat juga dihadiri langsung oleh Lurah Lumbungrejo, Misbah Al-Hakim. Dalam arahannya, Misbah menyampaikan bahwa sebisa mungkin setiap program yang akan dikerjakan harus yang sudah tertuang dan disepakati menjadi RPJMKal.

“Harapannya seluruh masyarakat Lumbungrejo, khususnya Padukuhan Sedogan bisa merasakan hasil dari program-program yang diajukan,” ujar Misbah.

Ia juga mengatakan agar pada tahun 2023, dana desa dapat digunakan dengan maksimal untuk seluruh program yang tertunda pada pandemi kemarin.

Sementara itu, Ketua BPKal Lumbungrejo, Sutardi mengatakan bahwa program-program dalam RPJMKal sudah telah menjadi patokan baku untuk menentukan program prioritas. (sbd/KIM Senyum Tempel)