Pembangunan Kalurahan Berbasis RW

Depok – Konsep pembangunan di Kalurahan Condongcatur yang pada 6 tahun lalu berbasis padukuhan diubah menjadi berbasis di RW untuk 6 tahun ke depan. “Sehingga ada percepatan pembangunan di padukuhan di masing-masing RW. Prinsipnya adalah pemerataan pembangunan berdasarkan partisipasi warga masyarakat itu sendiri,” kata Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji saat Sosialisasi Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan (RPJMKal) Tahun 2022 – 2027 di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (18/6/2021). Reno menerangkan bahwa tiap RW per tahun rata-rata akan menerima sekitar Rp40 juta dari kalurahan. “Dengan demikian diharapkan ke…

Print Friendly, PDF & Email
Selengkapnya

Gotong Royong Budaya Asli Indonesia

Depok – Gotong royong menjadi salah satu ciri khas bangsa Indonesia yang telah ada sejak dahulu kala. Gotong royong sudah dianggap sebagai kepribadian dan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Di masyarakat suku Jawa, salah satu kegiatan gotong royong yang masih nampak hingga saat ini adalah saat membongkar rumah berdinding gedek (anyaman bambu) dan menurunkan genteng. Seperti terlihat saat warga Padukuhan Kayen, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman membongkar sebuah rumah berdinding gedek, Minggu (13/6/2021). Ketua RW setempat, Sukirman yang ikut bergotong royong bersama tetangga yang lain mengatakan…

Print Friendly, PDF & Email
Selengkapnya

Panen Bawang Merah di Wilayah Perkotaan

Depok – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur Condongcatur yang beranggotakan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kelompok tani se-Condongcatur melaksanakan panen perdana bawang merah yang ditanam di persawahan Padukuhan Pondok, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (11/6/2021). Panen perdana bawang merah ini merupakan hasil sekolah lapang dan dicoba dibudidayakan di beberapa padukuhan di Condongcatur yaitu Pondok, Kayen, Sanggrahan dan Kaliwaru oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Dari empat padukuhan tersebut, bawang merah yang ditanam di Padukuhan Pondok menjadi yang pertama dipanen. Kalurahan Condongcatur bisa disebut sebagai wilayah perkotaan. Kawasan permukimannya…

Print Friendly, PDF & Email
Selengkapnya

Kader PKK Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul Pelajari Peran Kader di Condongcatur

Depok – Balai Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yogyakarta melaksanakan pelatihan kepada kader PKK dari Kabupaten Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo. Mengakhiri pelatihan, peserta pelatihan pun dibawa kunjungan lapang di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (11/6/2021). “Tujuan kunjungan lapangan ini adalah untuk studi banding terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan peran PKK dalam PPKM Mikro. Harapannya semua elemen kelembagaan dapat turut andil dalam penanganan Covid-19 termasuk PKK,” ujar ketua rombongan, Dwi Herawati. Pada kunjungan ini dilaksanakan diskusi dengan poin pembahasan kebijakan pemerintah kapanewon dan kalurahan dalam pencegahan…

Print Friendly, PDF & Email
Selengkapnya

Dukung Keistimewaan Yogyakarta, Kalurahan Condongcatur Mainkan Gamelan Tiap Kamis Pahing

Depok – Peraturan Gubernur DIY No. 75/2016 Tentang Pakaian Dinas, Penggunaan Pakaian Tradisional Jawa mengharuskan setiap pegawai instansi pemerintah untuk mengenakan pakaian Jawa setiap Kamis Pahing. Untuk mendukung nuansa budaya Jawa tersebut agar lebih terasa kental, gamelan perunggu Kalurahan Condongcatur akan ditabuh oleh para pengrawit dari Paguyuban Karawitan Ngesti Laras Condongcatur yang dimulai pada Kamis (10/6/2021) ini. “Ngesti Laras diminta Pemerintah Kalurahan Condongcatur untuk rutin setiap Kamis Pahing jam 10.00 – 12.00 WIB memainkan gamelan (menabuh) dengan gending-gending Jawa untuk mendukung keistimewaan Yogyakarta dan melestarikan budaya Jawa,” aku ketua paguyuban,…

Print Friendly, PDF & Email
Selengkapnya