Tour de Prambanan Kembali Digelar Bulan Ini

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama Lovina Tours dan Events Management akan menggelar kegiatan Tour de Prambanan pada Minggu (28/10) dengan mengusung tema Olahraga dan Pariwisata untuk Peradaban Baru.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan Kabupaten Sleman menjadi destinasi Sporit Tourism kelas dunia. Diharapkan kegiatan ini juga akan mampu mendongkrak kunjungan wisata di Kota Yogyakarta pada umumnya dan di Kabupaten Sleman pada khususnya.

Ada dua pitstop yang akan ditempuh peserta, dengan start di Lapangan Shiwa Candi Prambanan dan finish di Lapangan Agastya Candi Prambanan. Sampai saat ini sudah ada 650 peserta yang sudah melakukan konfirmasi dari beberapa kota. Rata-rata peserta yang ikut didominasi para Club Road Bike Indonesia, seperti Pertabike, WSKT, KFC, Paitua Aswaja Cepu, Telkom Cycling Community (TCC), PCC Semarang, Cynthia Box Community Kudus, AKPOL CJPJ, DSCC, Sala3 Gowes Club, PCC, PRBC Pekalongan, Bank BTN Cycling Community (BCC), Solo Paradiso, Animha Bike Merauke, AASOS Surabaya, SRBC Surabaya, ITSC Bike Community, LHCC Ngawi, MBC Cibubur Jakarta, Gowes Prenagent Waskita BSTR 3, ISSI Solo, DCC Bandung, dan lain-lain.

Dalam Tour de Prambanan 2018 ini akan ada juga perlombaan King and Queen of Mountain di mana peserta diadu kekuatan dan kecepatan untuk rute mendaki.

Tour de Prambanan 2018 diharapkan menjadi ajang olahraga yang akan mampu mengusung budaya Kabupaten Sleman yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang kaya akan warisan budaya, pesona keindahan alam, dan didukung oleh infrastruktur maupun akomodasi yang berkelas sangat ideal untuk menjadi salah satu tujuan destinasi Sport Tourism. Hal ini karena peserta selama gowes dengan Road Bikenya akan menjelajahi destinasi wisata di Sleman dan Candi Prambanan sebagai ikon utamanya.  (Ode Faellasufa)




Liga Dikpora Jaring Atlit Sepak Bola Muda

Bertempat di Stadion Tridadi Sleman, Senin (15/10/2018) diselenggarakan Liga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) usia 11 tahun. Peserta terdiri dari Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Sleman sebanyak 21 klub yang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 15 sampai dengan 17 Oktober 2018.

Ketua Panitia Pelaksana, Bambang Joko Gambiro mengatakan para juara nantinya akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan sementara juara umum akan mendapatkan trofi bergilir dari Dikpora Sleman.

“Liga ini bertujuan menjaring atlit-atlit sepak bola untuk mengganti atlit yang terdahulu yang sudah senior dan ini dipersiapkan sebagai penerusnya,” kata Bambang.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Agung Armawanto dalam sambutannya mengatakan Liga SSB ini dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang signifikan, ini membuktikan bahwa olahraga khususnya sepak bola menjadi favorit di Sleman.

“Saya minta anak-anak bermain dengan sebaik mungkin dan jaga sportivitas sehingga ke depan bisa menjadi pemain yang profesional,” kata Agung. (Surono)




Ngaglik Turut Serta di Pekan Olahraga Kecamatan

Ngaglik – Sungguh bangga apabila masyarakat sudah menyadari pentingnya olahraga baik untuk berprestasi karena profesionalismenya atau hanya sekadar menjaga kebugaran tubu. Sebab, olahraga itu memiliki manfaat yang baik dan berguna untuk kesehatan tubuh.

Untuk itu pihak Kecamatan Ngaglik berinisiatif mengadakan PORKEC (Pekan Olah Raga tingkat Kecamatan) Ngaglik yang diikuti seluruh desa se-Kecamatan Ngaglik, antara lain Desa Sardonoharjo, Desa Sinduharjo, Desa Minomartani, Desa Donoharjo, Desa Sukoharjo, dan Desa Sariharjo pada Senin, (23/10).

Camat Ngaglik, Drs. Subagyo mengharapkan dengan diadakan PORKEC ini, dapat mencari bibit unggul cabang olahraga yang diikuti dan dipersiapkan PORKAB (Pekan Olahraga tingkat Kabupaten) dan sampai PORDA (Pekan Olahraga Daerah) DIY.

Subagyo juga mengucapkan terima kasih kepada para Kepala Desa se-Ngaglik yang telah mengirim kontingennya untuk partisipasi dalam PORKEC Ngaglik ini.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan, antara lain bola voli, catur, tenis meja, badminton, dan masih banyak lagi disesuaikan dengan kondisi Kecamatan Ngaglik. (Suripto)

 




Dusun Candi 3 Sardonoharjo Gelar Pertandingan Bola Voli Plastik

Ngaglik – Sungguh sangat menarik ide dan gagasan dari generasi muda Desa Sardonoharjo, khususnya Dusun Candi 3 yang menggelar pertandingan bola voli plastik. Pertandingan ini diikuti oleh beberapa kontingen dan dimulai pada Sabtu (14/10) malam dan seterusnya.

Pertandingan ini dibuka oleh Harjuno Wiwoho, SE selaku Kepala Desa Sardonoharjo sekaligus Pembina Olahraga Desa Sardonoharjo, Ngaglik. Hadir dalam pembukaan pertandingan ini BABINKAMTIBMAS Desa Sardonoharjo serta para undangan lainnya.

Pertandingan bola voli plastik ini memiliki tema yang unik karena mengandung filosofi yang cukup mendalam, yaitu WANI SUMPAH WANI OBAH. Eka Sastra, selaku panitia menyampaikan arti tema tersebut, yakni generasi muda harus semangat jika mau hidup sejahtera dan di pertandingan voli ini harus berjuang memenangkan pertandingan sehingga menjadi juara.

Sementara itu, Kepala Desa Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, SE menyatakan atas nama pemerintah Desa Sardonoharjo sangat antusias dan menyambut baik atas adanya prakarsa mengadakan pertandingan bola voli plastik ini.

“Saya melihat baru kali ini dan langka acara seperti ini, tapi saya percaya bahwa pertandingan bola voli plastik sangat menarik dan menyedot penonton yang luar biasa cukup banyak. apalagi dibuka malam minggu dipastikan semakin tambah penontonnya,” ujarnya di sela-sela sambutan.

Harjuno menambahkan bahwa hal ini mungkin bisa terus dikembangkan di dusun lainnya sehingga bola voli plastik bisa merakyat. “Kalau melihat penonton yang hadir karena ingin tahu pertandingan bola voli plastik seperti apa? Setelah mengetahui mungkin bisa diikuti sehingga nantinya setiap tahun menjadi event penting untuk pertandingan bola voli plastik ini,” tambah Herjuno. (Suripto)




Atlet Catur Sleman Mewakili Indonesia

Sleman – Banyak prestasi yang telah diukir oleh Kabupaten Sleman, baik di tingkat kabupaten, tingkatkecamatan, tingkat desa, bahkantingkatdusun. Prestasi yang berhasil diraih beragam mulai darikompetisi tingkat Provinsi hingga kompetisi tingkat Nasional.

Selasa (13/6) siang, Bupati Sleman, Sri Purnomo menerima Safira Devi Herveva di ruang tamu Kantor Bupati Sleman. Anak perempuan yang tengah duduk di kelas 2 SD Tajem, Kecamatan Depok, Kabupaten  Sleman tersebut sangat berbakat dalam permainan catur.

Safira berhasil  mewakili  Provinsi DIY untuk maju di kejuaraan Catur Junior IV 2016 tingkat nasional katagori F (U-9) dan berhasil memboyong medali emas. Safira mampu mengumpulkan poin sempurna dengan mengalahkan semua lawannya dari 9 propinsi.

Tak cukup sampai disitu, pada tanggal 15 Juni besok Safira akan berangkan menuju Ulan Bator Mongolia untuk mengikuti kejuaraan 2nd Eastern Asian Youth Chess Championship. Kejuaraan tersebut rencananya akan diselenggarakan mulai tanggal 17 s/d 26 Juni 2017.

Sri Purnomo dalam pertemuan singkatnya mengucapkan selamat sekaligus berharap untuk mendapatkan hasil terbaik pada kejuaraan tersebut sehingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman. Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo juga memberikan dukungan materil untuk menambah motivasi kepada atlit muda yang akan bertanding tersebut.

“Cuma bisa kasih sedikit, semoga bisa jadi tambahan uang saku”, kata Sri purnomo.

Syahri, Kepala Sekolah SD Tajem yang juga merupakan tempat Safira menuntut ilmu mengungkapkan bahwa kendati Safira sering mengikuti kejuaraan catur, namun sama sekali tidak mengganggu proses belajar-mengajarnya. Bahkan dirinya mengatakan Safira termasuk murid yang berprestasi di sekolahnya.

“Kegiatan catur ini tidak mengganggu, dia termasuk baik perstasinya di sekolahan”, kata Syahri.