Atlet Catur Sleman Mewakili Indonesia

Sleman – Banyak prestasi yang telah diukir oleh Kabupaten Sleman, baik di tingkat kabupaten, tingkatkecamatan, tingkat desa, bahkantingkatdusun. Prestasi yang berhasil diraih beragam mulai darikompetisi tingkat Provinsi hingga kompetisi tingkat Nasional.

Selasa (13/6) siang, Bupati Sleman, Sri Purnomo menerima Safira Devi Herveva di ruang tamu Kantor Bupati Sleman. Anak perempuan yang tengah duduk di kelas 2 SD Tajem, Kecamatan Depok, Kabupaten  Sleman tersebut sangat berbakat dalam permainan catur.

Safira berhasil  mewakili  Provinsi DIY untuk maju di kejuaraan Catur Junior IV 2016 tingkat nasional katagori F (U-9) dan berhasil memboyong medali emas. Safira mampu mengumpulkan poin sempurna dengan mengalahkan semua lawannya dari 9 propinsi.

Tak cukup sampai disitu, pada tanggal 15 Juni besok Safira akan berangkan menuju Ulan Bator Mongolia untuk mengikuti kejuaraan 2nd Eastern Asian Youth Chess Championship. Kejuaraan tersebut rencananya akan diselenggarakan mulai tanggal 17 s/d 26 Juni 2017.

Sri Purnomo dalam pertemuan singkatnya mengucapkan selamat sekaligus berharap untuk mendapatkan hasil terbaik pada kejuaraan tersebut sehingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman. Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo juga memberikan dukungan materil untuk menambah motivasi kepada atlit muda yang akan bertanding tersebut.

“Cuma bisa kasih sedikit, semoga bisa jadi tambahan uang saku”, kata Sri purnomo.

Syahri, Kepala Sekolah SD Tajem yang juga merupakan tempat Safira menuntut ilmu mengungkapkan bahwa kendati Safira sering mengikuti kejuaraan catur, namun sama sekali tidak mengganggu proses belajar-mengajarnya. Bahkan dirinya mengatakan Safira termasuk murid yang berprestasi di sekolahnya.

“Kegiatan catur ini tidak mengganggu, dia termasuk baik perstasinya di sekolahan”, kata Syahri.




Atlet Cilik Sleman Wakili Indonesia ke Kancah Internasional

Sleman – Banyak prestasi yang telah diukir oleh Kabupaten Sleman, baik di tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa, bahkan tingkat dusun. Prestasi yang berhasil diraih beragam mulai dari kompetisi tingkat provinsi hingga kompetisi tingkat nasional.

Selasa (13/6) siang, Bupati Sleman, Sri Purnomo menerima Safira Devi Herveva di Kantor Bupati Sleman. Anak perempuan yang tengah duduk di Kelas 2 SD Tajem, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman tersebut sangat berbakat dalam permainan catur.

Safira berhasil mewakili Provinsi DIY untuk maju di kejuaraan Catur Junior IV 2016 tingkat nasional katagori F (U-9) dan berhasil memboyong medali emas. Safira mampu mengumpulkan poin sempurna dengan mengalahkan semua lawannya dari 9 propinsi.

Tak cukup sampai disitu, pada tanggal15 Juni besok Safira akan berangkan menuju Ulan Bator Mongolia untuk mengikuti kejuaraan 2nd Eastern Asian Youth Chess Championship. Kejuaraan tersebut rencananya akan diselenggarakan mulai tanggal 17 s/d 26 Juni 2017.

Sri Purnomo dalam pertemuan singkatnya mengucapkan selamat sekaligus berharap untuk mendapatkan hasil terbaik pada kejuaraan tersebut sehingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sleman. Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo juga memberikan dukungan materil untuk menambah motivasi kepada atlit muda yang akan bertanding tersebut.

“Cuma bisa kasih sedikit, semoga bisa jadi tambahan uang saku”, kata Sri purnomo.

Syahri, Kepala Sekolah SD Tajem yang juga merupakan tempat Safira menuntut ilmu mengungkapkan bahwa kendati Safira sering mengikuti kejuaraan catur, namun sama sekali tidak mengganggu proses belajar-mengajarnya. Bahkan dirinya mengatakan Safira termasuk murid yang berprestasi di sekolahnya.

“Kegiatan catur ini tidak mengganggu, dia termasuk baik perstasinya di sekolahan”, kata Syahri.




Turnamen Lempar Piasu Bentuk Watak dan Akhlak Generasi Muda

Sleman – Turnamen lempar pisau terbilang merupakan cabang olahraga yang langka, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Mengingat olah raga ini baru sejak 6 tahun lalu mulai dipertandingkan di Indonesia. Untuk pertama kalinya, turnamen tersebut akan diadakan dengan tema “1 Jogja Knife Throwing Tournament” di Taman Rekreasi & Camping Ground Kaliurang pada 21-23 April 2017.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Dra.  Rini Murni Lestari, Akt, MM berharap turmanen tersebut dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan hobinya. Namun yang perlu diingat dengan olah raga tersebut jangan dimanfaatkan untuk kegiatan dan tindakan yang negatif, Kamis (16/4).

“Dengan olah raga tersebut agar dapat dimanfaatkan untuk membentuk watak dan akhlak yang lebih mulia bagi generasi muda”, tambah Rini.

Sedangkan tujuan turnamen tersebut untuk mengembangkan dan membina kegiatan lempar pisau di Yogyakarta. Serta memperkenalkan olah raga lempar pisau kepada masyarakat Yogyakarta yang merupakan salah satu cabang olah raga resmi.

Akan hadir dalam turnamen tersebut antara lain cabang dari Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Cilegon, Semarang, Yogyakarta, dll. Kelas yang akan dipertandingkan ada 13 kategori antara lain Fill Spin Profesional dan amatir, No Spin, Half Spin, dll.




Sleman Bike Tour 2015 Diikuti 600 Peserta

Sleman Bike TourSleman – Sleman Bike Tour 2015 yang berlangsung Minggu (22/11) dengan  startnya dilakukan di lapangan Pemda Sleman  hanya diikuti 600 an peserta dari target 1000. Tidak terpenuhinya target tersebut dimungkinkan banyak acara yang bersamaan di hari Minggu, namun demikian acara tetap berlangsung meriah, karena finish dadakan di desa wisata Sorowolan Purwobinangun Pakem. 

Hadir pada kesempataan tersebut antara lain Penjabat Bupati Sleman Ir Gatot Saptadi sekaligus melakukan pengibasan bendera start. Selain Penjabat Bupati hadir pula Asekda Bidang Pembangunan Dra Suyamsih, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM, Dirut Bank Sleman Muhammad Sigit SE, Pimpinan BPD Sleman dan lainnya.

Gatot dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Sleman bike tour 2015 tersebut merupakan ajang silaturahmi antara masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Sleman, juga sebagai sarana olahraga, sarana rekreasi  dan yang tidak kalah penting bagi peserta adalah doorprize utama yang berupa sebuah sepeda motor.

Lebih lanjut disampaikan bahwa rute yang ditempuh dalam Sleman bike tour tersebut beberapa desa wisata yang ada di Kabupataen Sleman, tentu  hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat lebih mengenal desa wisata yang ada di Sleman. Dan natinya bisa memanfaatkan desa wisata tersebut untuk rekreasi bersama keluaga dan masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM mengatakan bahwa  salah satu tujuan Sleman bike tour 2015 tersebut  untuk menggairahkan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman, sebagai sarana rekreasi  sekaligus sebagai saran olahraga yang murah. Lebih lanjut disampaikan bahwa rute dalam Sleman bike tour 2015 tersebut  menempuh jarak 10 km dan  ditempuh dalam waktu dua jam.

Rute start di lapangan Pemda-menuju perempatan Denggung- desa wisata Pajangan-Karang Kepuh-Karang Tanjung-perempatan Brayut keutara SGI-menuju dusun jetis suruh-Kadilobo dan finish di Sorowolan.




12 Tim Ikuti Sepak Bola Pelajar

Tendang BolaSleman – Sebanyak 12 tim ikut sepak bola pelajar SMP, SMA dan SMK tingkat Kabupaten Sleman. Kejuaraan tersebut secara resmi dubuka di Stadion Tridadi Sleman, Senin (16/11) dan dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Drs Iswoyo Hadiwarno mewakili Bupati Sleman. Hadir pada acara tersebut Ketua Koni, Pengurus PSSI, Kadinas Pendididkan, Guru olah raga dan peserta lomba.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga  Kabupaten Sleman, Arif Haryono SH mengatakan pertandingan sepakbola pelajar tersebut diikuti oleh 6 Tim dari SMA/SMK  dan 6 Tim dari SMP. Untuk pertandingan Tim SMA/SMK di stadion Tridadi Sleman dan untuk Tim SMP bertempat di Lapangan Pendowoharjo, Sleman.

Pertandingan diselenggarakan setengah kompetisi, serta sudah diawali pertandingan pada tanggal 15 November 2015, Tim SMK Muh Moyudan VS SMK Diponegoro Depok dimenangkan SMK Diponegoro dari Depok 2-0.

Menurut Arif, tujuan pertandingan  sepak bola pelajar  SMP/SMA/SMK  ini untuk menyeleksi tim sepak bola Kabupaten Sleman baik SMP maupun SMA/SMK  untuk  mewakili kejuaraan tingkat Provinsi DIY. Sekaligus mencari bibit  atlet sepak bola yang handal serta  ajang silaturahmi  pelajar pemain sepak bola.

Sementara Iswoyo dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan olah raga ini seyogyanya merupakan media bagi para peserta untuk dapat menyalurkan dan menggali bakat serta potensi yang dimiliki serta menjadi ajang penempaan mental. Kegiatan ini juga menjadi media seleksi dan pembentukan calon-calon atlet khususnya pada bidang sepakbola, sekaligus menjadi media mempererat silahturahmi dan persaudaraan antar siswa sekolah di Kabupaten Sleman.

“Keberhasilan pembinaan atlet-atlet tidak hanya dipengaruhi faktor latihan dan sarana-prasarana latihan saja, namun juga adanya kesempatan untuk bertanding dan berkompetisi guna mempraktekkan ilmu dan wawasan yang telah diperoleh guna menambah pengalaman dan mema­tangkan teknik dan strategi yang telah diberikan pelatih,” kata Iswoyo.

Dengan seringnya mengikuti berbagai kejuaraan maka men­tal para atlet akan terlatih dalam menghadapi berbagai tekan­an, baik dari lawan maupun para suporternya. Sehingga akan membentuk  mental yang kuat dan tangguh, maka seorang atlet akan le­bih fokus dalam menghadapi strategi lawan dan pertandingannya. Iswoyo mengharapkan kepada para pemain sepakbola agar dapat mempersembahkan performa terbaiknya dalam kejuara ini.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat membuka peluang kesempatan yang lebih besar kedepannya. Dan  menghimbau kepada adik-adik peserta kejuaraan sepak bola tingkat Kabupaten Sleman untuk dapat menjaga nama baik sekolah masing-masing, mengingat adik-adik sekalian merupakan duta sekolah, bertandinglah secara sportif dan maksimal,” pesan Iswoyo.