Turnamen Lempar Piasu Bentuk Watak dan Akhlak Generasi Muda

Sleman – Turnamen lempar pisau terbilang merupakan cabang olahraga yang langka, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Mengingat olah raga ini baru sejak 6 tahun lalu mulai dipertandingkan di Indonesia. Untuk pertama kalinya, turnamen tersebut akan diadakan dengan tema “1 Jogja Knife Throwing Tournament” di Taman Rekreasi & Camping Ground Kaliurang pada 21-23 April 2017.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Dra.  Rini Murni Lestari, Akt, MM berharap turmanen tersebut dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan hobinya. Namun yang perlu diingat dengan olah raga tersebut jangan dimanfaatkan untuk kegiatan dan tindakan yang negatif, Kamis (16/4).

“Dengan olah raga tersebut agar dapat dimanfaatkan untuk membentuk watak dan akhlak yang lebih mulia bagi generasi muda”, tambah Rini.

Sedangkan tujuan turnamen tersebut untuk mengembangkan dan membina kegiatan lempar pisau di Yogyakarta. Serta memperkenalkan olah raga lempar pisau kepada masyarakat Yogyakarta yang merupakan salah satu cabang olah raga resmi.

Akan hadir dalam turnamen tersebut antara lain cabang dari Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Cilegon, Semarang, Yogyakarta, dll. Kelas yang akan dipertandingkan ada 13 kategori antara lain Fill Spin Profesional dan amatir, No Spin, Half Spin, dll.




Sleman Bike Tour 2015 Diikuti 600 Peserta

Sleman Bike TourSleman – Sleman Bike Tour 2015 yang berlangsung Minggu (22/11) dengan  startnya dilakukan di lapangan Pemda Sleman  hanya diikuti 600 an peserta dari target 1000. Tidak terpenuhinya target tersebut dimungkinkan banyak acara yang bersamaan di hari Minggu, namun demikian acara tetap berlangsung meriah, karena finish dadakan di desa wisata Sorowolan Purwobinangun Pakem. 

Hadir pada kesempataan tersebut antara lain Penjabat Bupati Sleman Ir Gatot Saptadi sekaligus melakukan pengibasan bendera start. Selain Penjabat Bupati hadir pula Asekda Bidang Pembangunan Dra Suyamsih, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM, Dirut Bank Sleman Muhammad Sigit SE, Pimpinan BPD Sleman dan lainnya.

Gatot dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Sleman bike tour 2015 tersebut merupakan ajang silaturahmi antara masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Sleman, juga sebagai sarana olahraga, sarana rekreasi  dan yang tidak kalah penting bagi peserta adalah doorprize utama yang berupa sebuah sepeda motor.

Lebih lanjut disampaikan bahwa rute yang ditempuh dalam Sleman bike tour tersebut beberapa desa wisata yang ada di Kabupataen Sleman, tentu  hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat lebih mengenal desa wisata yang ada di Sleman. Dan natinya bisa memanfaatkan desa wisata tersebut untuk rekreasi bersama keluaga dan masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM mengatakan bahwa  salah satu tujuan Sleman bike tour 2015 tersebut  untuk menggairahkan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman, sebagai sarana rekreasi  sekaligus sebagai saran olahraga yang murah. Lebih lanjut disampaikan bahwa rute dalam Sleman bike tour 2015 tersebut  menempuh jarak 10 km dan  ditempuh dalam waktu dua jam.

Rute start di lapangan Pemda-menuju perempatan Denggung- desa wisata Pajangan-Karang Kepuh-Karang Tanjung-perempatan Brayut keutara SGI-menuju dusun jetis suruh-Kadilobo dan finish di Sorowolan.




12 Tim Ikuti Sepak Bola Pelajar

Tendang BolaSleman – Sebanyak 12 tim ikut sepak bola pelajar SMP, SMA dan SMK tingkat Kabupaten Sleman. Kejuaraan tersebut secara resmi dubuka di Stadion Tridadi Sleman, Senin (16/11) dan dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Drs Iswoyo Hadiwarno mewakili Bupati Sleman. Hadir pada acara tersebut Ketua Koni, Pengurus PSSI, Kadinas Pendididkan, Guru olah raga dan peserta lomba.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga  Kabupaten Sleman, Arif Haryono SH mengatakan pertandingan sepakbola pelajar tersebut diikuti oleh 6 Tim dari SMA/SMK  dan 6 Tim dari SMP. Untuk pertandingan Tim SMA/SMK di stadion Tridadi Sleman dan untuk Tim SMP bertempat di Lapangan Pendowoharjo, Sleman.

Pertandingan diselenggarakan setengah kompetisi, serta sudah diawali pertandingan pada tanggal 15 November 2015, Tim SMK Muh Moyudan VS SMK Diponegoro Depok dimenangkan SMK Diponegoro dari Depok 2-0.

Menurut Arif, tujuan pertandingan  sepak bola pelajar  SMP/SMA/SMK  ini untuk menyeleksi tim sepak bola Kabupaten Sleman baik SMP maupun SMA/SMK  untuk  mewakili kejuaraan tingkat Provinsi DIY. Sekaligus mencari bibit  atlet sepak bola yang handal serta  ajang silaturahmi  pelajar pemain sepak bola.

Sementara Iswoyo dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan olah raga ini seyogyanya merupakan media bagi para peserta untuk dapat menyalurkan dan menggali bakat serta potensi yang dimiliki serta menjadi ajang penempaan mental. Kegiatan ini juga menjadi media seleksi dan pembentukan calon-calon atlet khususnya pada bidang sepakbola, sekaligus menjadi media mempererat silahturahmi dan persaudaraan antar siswa sekolah di Kabupaten Sleman.

“Keberhasilan pembinaan atlet-atlet tidak hanya dipengaruhi faktor latihan dan sarana-prasarana latihan saja, namun juga adanya kesempatan untuk bertanding dan berkompetisi guna mempraktekkan ilmu dan wawasan yang telah diperoleh guna menambah pengalaman dan mema­tangkan teknik dan strategi yang telah diberikan pelatih,” kata Iswoyo.

Dengan seringnya mengikuti berbagai kejuaraan maka men­tal para atlet akan terlatih dalam menghadapi berbagai tekan­an, baik dari lawan maupun para suporternya. Sehingga akan membentuk  mental yang kuat dan tangguh, maka seorang atlet akan le­bih fokus dalam menghadapi strategi lawan dan pertandingannya. Iswoyo mengharapkan kepada para pemain sepakbola agar dapat mempersembahkan performa terbaiknya dalam kejuara ini.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat membuka peluang kesempatan yang lebih besar kedepannya. Dan  menghimbau kepada adik-adik peserta kejuaraan sepak bola tingkat Kabupaten Sleman untuk dapat menjaga nama baik sekolah masing-masing, mengingat adik-adik sekalian merupakan duta sekolah, bertandinglah secara sportif dan maksimal,” pesan Iswoyo.




Lomba Bakiak Meriahkan Hari Jadi Korpri 44

bakiak (1)Sleman – Untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun Korpri ke 44 tahun 2015 ini Sekretariat Korpri Kabupaten Sleman bekerjasama Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan olah raga berupa pertandingan Sepak Takrow, Gobag Sodor, Bakiak dan Egrang antar Dinas, Badan, Kantor, BUMD, Kecamatan dan UPT se Kabupaten Sleman. Pertandingan dan lomba tersebut berlangsung di lapangan Pemda Jumat (6/11).

Olah raga yang dipertandingkan tersebut, untuk cabang Sepak Takrow diikuti 20 tim, Gobag Sodor diikuti 32 tim dan hanya kusus Putri, Bakiak diikuti lebih dari 25 tim khusus untuk putra dan egrang diikuti lebih dari 25 peserta juga khusus untuk putra. Salah satu panitia Drs Agus Supatmoko MM saat dijumpai di lapangan Pemda antara lain menyampaikan bahwa lomba dan pertandingan olh raga tersebut dalam rangka menyemarakkan hari jadi Korpri ke 44.

Lebih lanjut disampaikan bahwa lomba tersebut dimaksudkan sebagai sarana silaturahmi  dan meningkatkan kesehatan dengan jalan olah raga. Disamping itu juga sebagai pelestarian olahraga tradisional yang saat ini sudah jarang diadakan. Padahal oleh raga tersebut biayanya sangat murah, namun hasilnya dalam rangka peningkatan kesehatan sangat luar biasa.

Disamping itu juga sebagai sarana pelestarian olahraga tradisional , agar generasi muda saat ini dan yang akan datang lebih mencintai olah raga tersebut. Ditambahkan pula bahwa para pemenang lomba dan pertandingan tersebut akan menerima trophy dan uang pembinaan.

Hasil lomba dan pertandingan tersebut, untuk cabang Bakiak juara I BNNK Sleman, juara II UPT Moyudan, juara III Pol PP I cabang Egrang juara I Basuni dari UPT Cangkringan, juara II Andi Bardan dari UPT Ngaglik dan juara III Agus Turohman dari UPT Pakem.




KONI Sleman Targetkan Juara Umum di Porda Kulonprogo 2015

Sleman – Ketua KONI Kabupaten Sleman, Ir Pramana mengatakan Pada tahun 2015 ini akan berlangsung Porda DIY yang dilaksanakan di Kulonprogo.

“Untuk itu Kabupaten Sleman sudah mentargetkan menjadi Juara Umum di Porda Kulonprogo 2015. Dan target juara umum tersebut sudah dibahas dalam rapat anggota perdana pada hari Sabtu (7/2) lalu di Bappeda Sleman,” kata Pramana, Senin (9/2).

Menurut Pramana dalam rapat anggota tersebut telah dibahas rencana serta evaluasi persiapan masing – masing cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kulonprogo 2015. Pramana menyatakan bahwa KONI Sleman sudah memasang target juara umum dalam ajang Porda 2015 tersebut. Ia menjelaskan bahwa rapat anggota KONI Sleman merupakan rapat anggota paling cepat pada tahun ini dibandingkan KONI di wilayah lain yang ada di DIY.

“Kami memang rencanakan secepat mungkin untuk rapat anggota. Agar kita bisa membuat rencana kerja dan rencana anggaran yang matang. Salah satunya supaya target kita menjadi juara umum di Porda bisa tercapai,” ujar Pramana.

Pramana juga menegaskan bahwa kemenangan di ajang Porda amat prestisius bagi KONI Sleman. Karena menurutnya ajang Porda menjadi tolok ukur untuk melihat keberhasilan program kerja yang dibuat oleh KONI di suatu daerah.

“Target juara umum menjadi keharusan bagi kita di setiap penyelenggaraan Porda. Sekali pun kita selalu diunggulkan kita tidak boleh meremehkan kontingen dari daerah lain. Oleh karena itu kami adakan rapat anggota secepat mungkin agar persiapan lebih matang,” pungkasnya.