Resmi Ditutup, 651 Atlet dari 4 Cabor Bertanding di Porkal Sardonoharjo 2026

Sleman – Penutupan Pekan Olahraga Kalurahan (Porkal) Sardonoharjo 2026 berlangsung meriah di Lapangan Bola Voli Padukuhan Blekik, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (3/10/2026) malam.

Ajang olahraga tahunan tingkat kalurahan tersebut sukses melibatkan sebanyak 451 atlet yang berkompetisi pada empat cabang olahraga (cabor), yakni bola voli, tenis meja, bulu tangkis, dan catur.

Ketua Panitia Porkal Sardonoharjo 2026, Indra Gunawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, official, panitia lokal, hingga masyarakat yang telah mendukung kelancaran acara sejak tahap persiapan hingga malam penutupan.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, official, masyarakat, dan semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian Porkal Sardonoharjo 2026,” ujar Indra Gunawan.

Ia menambahkan bahwa Porkal tidak sekadar menjadi wadah kompetisi dan penjaringan bakat olahraga daerah, tetapi juga sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk jiwa sportivitas antarwarga.

“Semoga Porkal Sardonoharjo 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga semakin mempererat persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan seluruh masyarakat Sardonoharjo,” ungkapnya.

Rangkaian acara penutupan berakhir dengan tertib dan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang kompetisi di masing-masing cabang olahraga. (Egi Prayoga/KIM DSN Ngaglik)




Resmi Dibuka Panewu Moyudan, Porkal Sumbersari 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Sportivitas Warga

Sleman – Panewu Moyudan, Muhammad Arif Rahman, resmi membuka gelaran Pekan Olahraga Kalurahan (Porkal) Sumbersari 2026 di Lapangan Bola Voli Padukuhan Bendosari, Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (3/10/2026).

Pembukaan turnamen bola voli putra dan putri yang diikuti oleh kontingen dari 13 padukuhan se-Kalurahan Sumbersari ini ditandai secara simbolis dengan pemukulan bola pertama oleh Panewu Moyudan.

Dalam sambutannya, Panewu Moyudan, Muhammad Arif Rahman, mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kalurahan, Karang Taruna Bakti Sari, dan panitia lokal Padukuhan Bendosari. Ia berharap ajang ini dapat menjaga kesehatan jasmani sekaligus memupuk tali silaturahmi antarwarga.

“Marilah kita jaga sportivitas bagi pemain dan pendukung. Bagi penonton, semoga Porkal ini bisa menjadi hiburan yang menyehatkan,” ujar Muhammad Arif Rahman.

Senada dengan hal tersebut, Lurah Sumbersari, Sukadi, mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan jiwa besar selama bertanding.

“Permainan itu pasti ada yang kalah dan pemenang. Bagi tim yang kalah harus bisa lapang dada menerima kekalahan dan jadikan motivasi untuk lebih giat berlatih. Bagi pemenang tidak usah jumawa, dan tetap menghargai lawan,” tegas Sukadi.

Sementara itu, Ketua Panitia Porkal, Junaidi, melaporkan bahwa kompetisi kali ini terbagi ke dalam empat pool dan terlaksana berkat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pemikiran, tenaga, hingga dana dari berbagai pihak demi kelancaran serta keamanannya ajang tersebut. (Giek/KIM Moyudan)




Tiga Tahun Tak Terkalahkan, Jet-15 Dinobatkan sebagai Ratu Voli Putri Porkal Sardonoharjo

Sleman – Tim Voli Putri Jet-15 dari Padukuhan Jetis Baran resmi mempertahankan gelar juara Pekan Olahraga Kalurahan (Porkal) Sardonoharjo untuk ketiga kalinya secara beruntun usai menundukkan tim tuan rumah Blekik dengan skor telak 3-0 di Blekik Sport Center, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (2/10/2026) malam.

Partai puncak yang disaksikan ribuan penonton tersebut berlangsung dalam atmosfer meriah. Meski berlaga di hadapan pendukung lawan, tim Jet-15 yang dipimpin Indah Riskia Safitri tampil percaya diri dan menjaga konsistensi permainan hingga memastikan kemenangan tanpa kehilangan satu set pun.

Dukuh Jetis Baran yang juga bagian dari tim pelatih Jet-15, Sunarto, menyampaikan bahwa kunci sukses timnya mempertahankan dominasi selama tiga tahun berturut-turut terletak pada proses pembinaan dan regenerasi pemain yang konsisten.

“Kunci keberhasilan kami adalah kombinasi pemain senior dan selalu memberikan kesempatan tampil kepada pemain muda agar mereka mampu berkembang. Selama bertahun-tahun hal itu sudah dilakukan, sehingga ketika Porkal Sardonoharjo tahun ini mewajibkan mengirimkan dua pemain U-17, kami sudah siap dan tidak kaget,” ujar Sunarto.

Keberhasilan Jet-15 disambut sukacita oleh warga Dusun Jetis Baran dan Kringinan yang hadir memberikan dukungan langsung. Selain disaksikan langsung di Blekik Sport Center, kemeriahan ajang Porkal Sardonoharjo 2026 ini juga disiarkan secara digital melalui kanal YouTube DSN TV. (Andy Ahmad/KIM DSN Ngaglik)




Pesta Tujuh Gol, PS Condongcatur Jaga Tren Kemenangan di Liga Seri A Sleman

Sleman – PS Condongcatur (PS CC) melanjutkan tren kemenangan pada Kompetisi Seri A Askab PSSI Sleman 2026 setelah menundukkan PS TGP dengan skor 7-1 di Lapangan Nogotirto, Rabu (30/9/2026).

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua secara beruntun bagi PS CC. Enam gol tercipta pada babak kedua, setelah sebelumnya Muhammad Sakha Altaffarid membuka keunggulan pada menit ke-17. Hasil ini sekaligus menjadi modal bagi PS CC untuk menghadapi PS Pemda pada pertandingan berikutnya.

Muhammad Sakha Altaffarid membawa PS CC unggul 1-0 pada menit ke-17. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PS CC semakin dominan. Gol bunuh diri David Ri’fan Maulana pada menit ke-51 membuat PS CC unggul 2-0. Lima menit berselang, Farhan Arif Musthofa menambah keunggulan menjadi 3-0, disusul Allan Aters pada menit ke-63.

PS CC kembali mencetak tiga gol dalam rentang menit ke-75 hingga ke-78. Ghifari Azhar mencetak gol pada menit ke-75, kemudian Oktama Ditya Okizana mencatatkan namanya di papan skor melalui dua gol beruntun pada menit ke-77 dan ke-78. Skor berubah menjadi 7-0.

PS TGP baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu. Wasit menunjuk titik putih setelah kapten PS Condongcatur, Ahmad Safi’i, melakukan pelanggaran terhadap pemain PS TGP di dalam kotak penalti.

Riflan Arfri Anhar yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Ia menaklukkan penjaga gawang PS CC, Agung Prasetyo, pada menit ke-90+5 untuk mengubah skor menjadi 7-1 sekaligus menutup pertandingan.

Hasil tersebut memperpanjang catatan kemenangan PS CC setelah sebelumnya mengalahkan PS Porab dengan skor 2-1 pada laga pembuka di Lapangan Jangkang, Selasa (22/9/2026). Dari dua pertandingan, PS CC telah mencetak sembilan gol dan kebobolan dua gol dengan selisih gol surplus tujuh.

Produktivitas pada babak kedua menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan atas PS TGP. Lima pemain PS CC turut menyumbangkan gol, menunjukkan kontribusi mencetak gol yang tersebar di sejumlah pemain.

Meski meraih kemenangan telak, PS CC masih perlu menjaga konsistensi permainan. Dalam dua laga awal, PS CC tercatat kebobolan melalui tendangan penalti. Catatan tersebut menjadi perhatian bagi tim untuk meningkatkan kedisiplinan bertahan hingga pertandingan berakhir.

Sebelumnya, seusai laga menghadapi PS Porab, pelatih PS Condongcatur Fajar Subekti menyoroti kondisi fisik, komunikasi, dan koordinasi antarlini. Pembenahan pada aspek tersebut diperlukan agar para pemain dapat menjalankan skema permainan secara lebih maksimal.

Manajer PS Condongcatur, Daris Wicaksono, juga mengingatkan pentingnya menjaga fokus dan kekompakan tim sejak masa persiapan.

“Para pemain harus tetap fokus, disiplin, menjaga kekompakan, dan menjalankan strategi tim dengan baik,” ujar Daris.

PS Condongcatur selanjutnya dijadwalkan menghadapi PS Pemda pada Rabu (7/10/2026) di Lapangan Jangkang, mulai pukul WIB. Laga ketiga tersebut akan menjadi kesempatan bagi PS CC untuk melanjutkan catatan positif sekaligus menjaga konsistensi permainan. (Wasana/KIM Depok)




Tenaga Kesehatan Jadi Petugas Upacara di Kapanewon Depok, Gaungkan Semangat Hidup Sehat

Sleman – Tenaga kesehatan dari Puskesmas Depok I, II, dan III dipercaya menjadi petugas Upacara Bendera Bulan September 2026 di halaman Kantor Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (29/9/2026). Keterlibatan tersebut sekaligus memperkuat pesan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tentang pentingnya membangun budaya hidup aktif dan sehat.

Upacara diikuti sedikitnya 259 peserta dari unsur Kapanewon Depok, Kalurahan Condongcatur, Caturtunggal, Maguwoharjo, TNI-Polri, tenaga pendidik, dan puskesmas. Kepala Puskesmas Depok I, dr. Henni Widiarini, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Bupati Sleman.

Dalam amanat tersebut, dr. Henni menyampaikan bahwa Haornas tidak sekadar menjadi momentum seremonial, tetapi pengingat bahwa olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan manusia.

“Hari Olahraga Nasional bukan sekadar peringatan, tetapi pengingat bahwa olahraga merupakan bagian penting dari pembangunan manusia. Olahraga adalah investasi masa depan yang berdampak pada karakter bangsa dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, masyarakat didorong membangun kebiasaan hidup aktif melalui aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, senam, dan berlari.

Pesan tersebut diperkuat dengan kearifan lokal Jawa, “Gliyak-gliyak tumindak”, yang mengajarkan pentingnya memulai dan terus bergerak secara bertahap. Olahraga juga disebut sebagai investasi jangka panjang yang mendukung pembentukan karakter dan produktivitas masyarakat.

Keterlibatan tenaga kesehatan sebagai petugas upacara dinilai selaras dengan pesan tersebut. Selain memberikan pelayanan kesehatan, jajaran puskesmas memiliki peran promotif dan preventif dalam mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Sejumlah tenaga kesehatan dari tiga puskesmas bertugas dalam berbagai posisi, antara lain perwira upacara, komandan upacara, pengibar bendera, pembaca Pembukaan UUD 1945, dan pembaca Panca Prasetya Korpri. Paduan suara guru PAUD se-Kapanewon Depok turut memeriahkan upacara dengan membawakan “Mars Haornas” dan “Bagimu Negeri”.

Upacara berlangsung khidmat dan tertib. Keterlibatan berbagai unsur secara bergiliran dalam upacara rutin di Kapanewon Depok menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, kebersamaan, dan sinergi lintas instansi. (Wasa/KIM Depok)