Jaga Ekosistem Sepak Bola, Askab PSSI Sleman Gelar Turnamen yang Diikuti 24 Tim

Sleman – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Sleman menggelar Turnamen Piala Askab PSSI Sleman 2025. Turnamen ini diikuti 24 tim dengan menggunakan empat venue, dibuka secara resmi di lapangan Ganjuran, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (23/11/2025).

Pada seremonial pembukaan, Ketua Umum Askab PSSI Sleman, Wahyudi Kurniawan, berpesan agar seluruh tim menjaga sportivitas dan berharap turnamen ini dapat memberikan kelancaran serta kemanfaatan, dengan target Sleman dapat mempertahankan Emas PORDA Tahun 2027 di Kabupaten Bantul.

“Turnamen ini sebagai obat dahaga sepak bola Sleman setelah dua tahun tidak ada turnamen kompetisi, hampir tidak ada kegiatan. Alhamdulillah hari ini di tahun 2025 kita kembali selenggarakan,” ungkap Wahyudi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa syukur karena Sleman menjadi kabupaten pertama di DIY yang menyelenggarakan turnamen kompetisi setelah sekian lama vakum, didukung oleh ketersediaan lapangan yang memadai dan banyaknya klub.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan panitia penyelenggara karena turnamen kompetisi ini menjadi salah satu kampanye untuk menyampaikan bahwa Sport Center yang representatif seperti lapangan Ganjuran Condongcatur ini, mudah-mudahan ini menjadi salah satu kampanye kita semuanya dalam menjaga ekosistem sepak bola yang ada di Kabupaten Sleman,” tutupnya, mengajak semua stakeholder bergotong royong menjaga atmosfer pembinaan sepak bola yang berjenjang dan berkelanjutan.

Sementara itu, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, yang turut hadir, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Askab PSSI Sleman menggunakan Lapangan Ganjuran sebagai salah satu venue.

“Dengan dipakainya lapangan sepak bola Ganjuran ini untuk bertanding, maka lapangan ini akan semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat dan juga dapat menjadi ajang promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga sepak bola,” ungkap Reno. Ia menambahkan, pihaknya terus berbenah untuk meningkatkan kualitas lapangan dan fasilitasnya agar lebih baik dan nyaman untuk digunakan ke depannya.

Turnamen Askab PSSI Sleman 2025 ini diikuti 24 Tim, di antaranya PS. Condongcatur, Pesat Tempel, Saka FC, PS. Tunas Ngaglik, Sindu Utama, CMB Berbah, POM Mrican, KKK, MKI, PS. Pemda, POSS Sidomoyo, AMS Sayegan, TGP, PALMA, PORAB Balecatur, Vanderwijk, Cena FC, Prambanan P, PS 403, PERSAK, Sardonoharjo, PS Mlati, Perkasa, dan Sidoluhur. Pertandingan digelar di empat venue yaitu Lapangan Ganjuran, Lapangan Bokoharjo, Lapangan Minomartani, dan Lapangan Donoharjo. (Wasana/KIM Depok)




Kontingen Gungan Juara Turnamen E-Sport PES PORKAL Wukirsari 2025

Sleman – Turnamen E-Sport PES Wukirsari 2025 yang digelar di Aula Utama Balai Kalurahan Wukirsari pada Minggu (16/11/2025) berlangsung meriah. Sebanyak 36 peserta dari berbagai padukuhan berpartisipasi dalam ajang yang menjadi bagian dari Pekan Olahraga Kalurahan (PORKAL) Wukirsari Tahun 2025 tersebut.

Meskipun setiap padukuhan hanya diperbolehkan mengirimkan dua atlet terbaik, hal itu tidak mengurangi ketatnya persaingan. Sejak pertandingan dimulai, atmosfer kompetisi langsung terasa panas. Aksi pressing ketat, serangan cepat, hingga gol-gol dramatis mewarnai jalannya turnamen.

Setelah melalui sederet laga intens, kontingen dari Padukuhan Gungan, yang diwakili oleh Yoan Nessa Bagaskara, berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Edvan Vio Fradhastya dari Padukuhan Cancangan, sementara Padukuhan Tanjung harus puas di posisi ketiga. Adapun gelar Top Score diraih oleh Edvan Vio Fradhastya, atlet dari Padukuhan Cancangan, yang tampil impresif sejak babak awal.

Selain pertandingan utama, panitia juga mengadakan mini-kompetisi khusus bagi penonton. Delapan peserta terpilih ikut serta dan berhasil menciptakan suasana yang tak kalah seru dari laga para atlet e-sport. Sorakan penonton terus menggema, terutama ketika beberapa peserta mini-kompetisi mencetak gol spektakuler.

Ketua Panitia PORKAL 2025, Arifin Hartanta, menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen e-sport ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan ragam cabang olahraga yang relevan bagi generasi muda.

“Kami ingin memberikan ruang positif bagi pemuda Wukirsari, termasuk mereka yang memiliki minat di bidang e-sport,” jelas Arifin. Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga antar-padukuhan.

Sementara itu, Yoan Nessa, atlet dari Padukuhan Gungan yang meraih juara, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Pertandingannya sangat ketat, semua lawan kuat. Kami bersyukur bisa membawa pulang gelar juara,” katanya seusai pertandingan.

Turnamen ini bertujuan memperluas wadah pembinaan bakat e-sport di tingkat kalurahan serta menumbuhkan sportivitas di kalangan generasi muda. Selain itu, kegiatan tersebut memberikan manfaat sosial berupa meningkatnya interaksi warga dan terciptanya ruang rekreasi yang sehat dan positif.

Dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton, turnamen e-sport diperkirakan akan kembali menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu dalam PORKAL Wukirsari tahun mendatang. (Lilik Rudi/KIM “Wara Aji” Cangkringan)




Karang Taruna DSN Sardonoharjo Gelar Turnamen Badminton Piala Yakult 2025

Sleman – Karang Taruna Dharma Satria Nusantara (DSN) Kalurahan Sardonoharjo kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kekompakan dan sportivitas antar pengurus melalui penyelenggaraan Pertandingan Antar Divisi Piala Yakult 2025. Turnamen ini digelar pada Minggu malam, 16 November 2025, di GDS Gor Darusalam, dan mendapatkan dukungan penuh dari Yakult sehingga berjalan meriah dan terkoordinasi.

Seluruh unsur kepengurusan Karang Taruna DSN ambil bagian dalam kegiatan ini, mulai dari divisi KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara), UKS (Usaha Kesejahteraan Sosial), UEP (Usaha Ekonomi Produktif), ROK (Rekreasi, Olahraga, Kesenian), Media, MPKT (Majelis Pertimbangan Karang Taruna/Eksternal), serta pamong kalurahan. Setiap divisi menurunkan perwakilan terbaik untuk bertanding dalam cabang badminton ganda campuran.

Sejak awal pertandingan, suasana kompetitif namun hangat langsung terasa. Masing-masing tim tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sekaligus memanfaatkan momen ini untuk mempererat interaksi lintas divisi.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bukan hanya seru, tetapi juga mempererat kebersamaan. Antusiasme peserta luar biasa, dan dukungan dari Yakult membuat acara semakin lengkap,” ujar Aziz, selaku pelaksana kegiatan sekaligus Ketua Divisi ROK, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi seluruh divisi.

Setelah melalui babak demi babak, MPKT berhasil meraih posisi juara pertama. Divisi ROK menempati juara kedua, disusul KSB sebagai juara ketiga, dan Divisi Media berada di posisi keempat.

Ketua Karang Taruna DSN, Imam Saiful, menegaskan pentingnya agenda seperti ini dalam membangun kekuatan internal organisasi. “Ini adalah ajang yang bisa membuat Karang Taruna semakin solid. Ketika seluruh divisi berkumpul, berinteraksi, dan berkompetisi secara sehat, nilai kebersamaan itu tumbuh dengan kuat,” tegasnya.

Dengan semangat seluruh peserta dan dukungan dari Yakult, kegiatan Piala Yakult 2025 ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus memperkuat solidaritas dan kolaborasi antar divisi di Karang Taruna DSN Sardonoharjo. (ESK/KIM DSN)




Resmi Dibuka Panewu Moyudan, Porkal Sumbersari Pertandingkan Cabang Bola Voli

Sleman – Pekan Olahraga Kalurahan (Porkal) Sumbersari Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Panewu Moyudan, Agung Dwi Maryoto, pada Minggu (16/11/2025). Pembukaan berlangsung di Lapangan Bola Voli Menulis, Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Upacara pembukaan dihadiri oleh Panewu beserta jajaran, Kapolsek beserta anggota, Danramil Moyudan, Lurah Sumbersari Sukadi beserta Pamong, serta Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Sumbersari.

Ketua panitia Porkal Sumbersari, Junaidi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Porkal tahun ini hanya mempertandingkan cabang olahraga bola voli putra dan putri. Pertandingan akan menggunakan sistem setengah kompetisi dan diikuti oleh 13 regu putra serta 10 regu putri. “Pertandingan akan berlangsung selama 20 hari, apabila tidak terjadi gangguan,” ujar Junaidi.

Lebih lanjut, Junaidi menuturkan bahwa panitia akan mengambil juara 1 sampai 4 untuk kategori putra maupun putri. “Para juara nantinya, panitia akan memberikan hadiah berupa trofi dan sejumlah uang pembinaan,” sambungnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas. “Pada pertandingan kali ini kita buat komitmen bersama, apabila terjadi keributan, seluruh pertandingan akan dihentikan, bagi tim atau perorangan yang membuat keributan diwajibkan mengganti seluruh biaya pertandingan,” imbuhnya.

Lurah Sumbersari, Sukadi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyiapkan segala sesuatu demi suksesnya Porkal. Ia menyoroti bahwa pembukaan tepat pada 16 November 2025, bertepatan dengan Hari Jadi Kalurahan Sumbersari ke-79. “Semoga hal tersebut berimbas kepada kami untuk menggelorakan semangat dalam pelayanan dan pengabdian,” harap Sukadi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan sportivitas. “Olahraga merupakan sarana untuk mempererat silaturahmi antarwarga, jangan malah dijadikan hal yang sebaliknya. Bagi pemenang jangan sombong, yang kalah harus bisa menerima,” ungkap Sukadi.

Panewu Moyudan, Agung Dwi Maryoto, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kalurahan Sumbersari atas diselenggarakannya Porkal. “Selama ini sudah empat Kalurahan di Moyudan telah melaksanakan Porkal. Insya Allah tahun depan kami akan menyelenggarakan Panewu Cup,” ujar Agung. Ia juga menilai Porkal merupakan sarana untuk menemukan bibit-bibit olahraga dari wilayah, dengan harapan nantinya Moyudan bisa memunculkan atlet nasional.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Porkal Sumbersari tahun 2025 secara resmi kami nyatakan dibuka,” ucap Agung Dwi Maryoto mengakhiri sambutannya. Sebagai tanda dimulainya pertandingan, dilakukan pemukulan bola pertama oleh Panewu Moyudan, Lurah Sumbersari, dan Ketua Panitia Porkal. (Giek/KIM Moyudan)




Enam Ribu Peserta Ikuti Jalan Sehat Milad Muhammadiyah ke-113 di Berbah

Berbah – Semangat Milad Muhammadiyah ke-113 membahana di Kapanewon Berbah. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiah (PCA) Kapanewon Berbah menyelenggarakan jalan sehat yang diikuti sekitar enam ribu peserta pada Minggu pagi, (16/11/2025). Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian acara peringatan 113 tahun berdirinya Muhammadiyah pada 18 November 1912.

Jalan sehat dimulai dengan keceriaan dan yel-yel di Lapangan Kadisono, Tegaltirto. Ketua PCM Berbah, Ahmad Muhajir Hanifi, menyambut gegap gempita peserta dengan yel khas. Muhajir juga menyampaikan bahwa ratusan doorprize yang disediakan, termasuk hadiah utama seekor sapi sumbangan dari H Midun dari Tlogowono, enam ekor kambing, sepeda, kompor gas, dan meja belajar, seluruhnya berasal dari sponsor. “Tidak ada yang diambilkan dari uang infak pendaftaran,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan Milad sebelumnya telah diisi dengan khitanan ceria, pengajian umum, lomba voli, paduan suara, lomba administrasi kemasjidan, dan donor darah.

“Mari kita ber-Muhammadiyah dengan menyenangkan, menyehatkan, mensejahterakan, dan membahagiakan,” ajak Muhajir.

Panewu Berbah, Djaka Sumarsono, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muhammadiyah secara nyata telah berjasa besar dalam mendidik bangsa. Hal itu ditunjukkan melalui pendirian lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, mengintegrasikan nilai Islam dan pengetahuan modern, serta membentuk akhlak mulia. “Hanya ucapan luar biasa dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua warga Muhammadiyah Berbah,” pungkasnya, yang disambut riuh ribuan peserta.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sleman Guntur Yoga Purnawan dan Mbah Wanto.

Menurut keterangan Sih Widiono, salah seorang panitia, kegiatan ini juga disemarakkan oleh para UMKM se-Kapanewon Berbah yang memadati seluruh pinggir lapangan. Acara semakin meriah dengan penampilan seni perwakilan siswa dari PAUD, SD, SMP, dan SMK Muhammadiyah se-Kapanewon Berbah. “Muhammadiyah tidak anti seni, melainkan melihat seni sebagai sarana dakwah,” tuturnya.

Di akhir acara, doorprize utama berupa seekor sapi dimenangkan oleh Nurjannah, warga RT04 RW13 Tegaltirto. (M.A. Sanusi/KIM Berbah)