Sportivitas, Kejujuran dan Keyakinan Jadi Motivasi bagi Atlet Sleman Meraih Juara di PKM DIY

Sleman – Meski sudah meraih juara pertama tingkat Kabupaten Sleman, para atlet jangan cepat puas diri, dan tidak sombong.  Kemampuan yang dimiliki dan prestasi yang diraih harus dioptimalkan dan siswa harus tetap tawadhu’. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Sleman, Nadhif saat memberi pembekalan kepada 150-an perwakilan atlet yang akan berlaga di Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) DIY.

“Sebagai duta Sleman, saya berpesan jaga nama baik Sleman. Sleman yang harmomis, banyak orang pintar, suka membantu, suka memberi atau Loma, tunjukkan.  Apapun lombanya junjung tinggi sportifitas dan kejujuran,” pesan Nadhif di aula setempat, Kamis (9/10/2025).  

Nadhif menegaskan prestasi yang diraih adalah prestasi yang benar-benar dilandasi kejujuran dan sportifitas.  Di manapun berada, kejujuran dan sportifitas harus selalu dijunjung tinggi. 

“Semoga banyak prestasi diraih, dari Sleman untuk Indonesia, dan dari Sleman untuk dunia,” tegasnya.

Para atlet juga mendapat bekal motivasi dari motivator nasional, Nur Wahyudin Al-Azis yang tampil enerjik penuh semangat. Azis mengajak para atlet berjuang gigih dalam menghadapi atlet-atlet terbaik dari kabupaten lain. 

“Jadilah pejuang-pejuang yang luar biasa, percaya diri, penuh semangat kejuangan, serta keyakinan.  Ingat Allah itu berada dalam persangkaan hambanya,” papar Azis yang menyampaikan materi Dahsyatnya Keyakinan.  

Ia menekankan bahwa keyakinan memiliki peran penting untuk meraih sesuatu yang diinginkan. Jika yakin menang maka ia akan menang, jika yakin kalah maka akan kalah. 

“Jangan memiliki rasa takut untuk bertanding. Rasa takut bertanding sama dengan 50% kalah. Bertandinglah all out, habis-habisan untuk meraih kemenangan sejati,” tegasnya. 

Azis menambahkan ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh para atlet. Pertama tetapkan target yang jelas. Kedua keyakinan, dan ketiga fokus saat latihan maupun saat bertanding.  

“Mantapkan diri bersama tim dengan sebaik-baiknya. Keempat, memiliki strategi mencapai tujuan yang telah ditargetkan, serta benar-benar melakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan jangan sampai salah strategi,” ujarnya.

“Jadilah mental juara yang tidak mudah digoyahkan oleh supporters.  Ingat mereka bukan pemain, tatapi mereka hanya penonton,” imbuhnya.

Dengan diberikannya motivasi ini, diharapkan para atlet akan tampil maksimal dengan hasil dan raihan optimal.  (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Peresmian GOR Kalurahan Margodadi, Fasilitas Baru untuk Masyarakat yang Lebih Sehat dan Aktif

Sleman – Pemerintah Kalurahan Margodadi Kapanewon Seyegan resmi membuka Gedung Olahraga (GOR) bagi warga, dalam rangka mendukung kegiatan olahraga, seni, dan kegiatan sosial masyarakat.

Acara yang diselenggarakan pada Selasa (7/10/2025) ini dihadiri oleh Panewu Seyegan dan jajarannya, Kapolsek Seyegan, Kepala KUA Seyegan, Lurah se-Kapanewon Seyegan, Babinsa/Babinkamtibmas, Ketua KONI Kapanewon Seyegan, BPKal Margodadi, LKK Margodadi, lurah, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Lurah Margodadi, Djalmo Susilodiprojo didampingi sejumlah tamu undangan. GOR yang baru diresmikan itu diberi nama “Sasana Krida Prodjo”.

Dalam sambutannya, Djalmo menyampaikan bahwa pembangunan GOR ini merupakan salah satu bentuk komitmen kalurahan dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui penyediaan fasilitas umum yang layak dan representatif.

“GOR ini dibangun atas kerja sama pemerintah kalurahan, lembaga masyarakat dan pamong yang lain,” ujarnya.

GOR tersebut dibangun diatas tanah seluas 25 meter kali 40 meter, dengan menelan biaya 3 milyar rupiah. Selain bangunan utama yang berbentuk “dome”, GOR sendiri dilengkapi dengan ruang ganti, toilet, Gudang, fasilitas lapangan voli dan bulutangkis. Tempat parkir sementara ini menggunakan lapangan yang berdekatan dengan GOR. Sebelumnya, GOR Sasana Krida Prodjo ini sudah diuji coba dengan melangsungkan kegiatan Porkal beberapa waktu lalu.

 “Dengan hadirnya GOR ini, kami berharap masyarakat bisa lebih aktif dalam berolahraga, menjaga kesehatan, serta menjadikannya sebagai pusat kegiatan yang positif dan membangun semangat kebersamaan,” ujar Djalmo.

Sebelumnya Panewu Seyegan, Agung Indarta dalam sambutannya menyampaikan dengan GOR yang baru ini dapat meningkatkan prestasi olah raga warga Margodadi.

“GOR sendiri dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum sekaligus menaikkan PAD kalurahan. Sedangkan gamelan sebagai sarana seni budaya dapat meningkatkan potensi Margodadi dalam banyak kegiatan,” ujar Agung.

Sementara itu, Ketua BPKal Margodadi, Ngadiyono berpesan bahwa GOR sendiri sudah lama direncanakan dan sekarang sudah bisa digunakan untuk itu bisa dirawat sebaik baiknya.

“Dengan adanya GOR kalurahan ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan jasmani masyarakat. Tetapi juga menjadi pusat interaksi sosial dan pengembangan potensi generasi muda,” ujar Ngadiyono. (Sutarto Agus/KIM Seyegan).




Piala Raja HB X 2025 Ditutup, Bupati Sleman Berharap Lahir Bibit Bulu Tangkis Unggul

Sleman – Kejuaraan bulu tangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 Sirkuit Nasional C resmi ditutup pada hari ini, Minggu, 5 Oktober 2025, di GOR Lembah Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman. Bupati Sleman, Harda Kiswaya turut hadir pada acara tersebut.

Marsma (Purn.) Ibnu Hajar, ketua panitia kejuaraan tersebut, melaporkan turnamen ini diikuti sebanyak 2072 atlet, dari 432 klub yang berasal dari seluruh Indonesia. Adapun jumlah pertandingan yakni 2252 pertandingan, yang dibagi menjadi kelompok usia dini, usia anak, usia remaja, dan usia taruna. 

“Dilaksanakan tujuh hari mulai 29 September sampai 5 Oktober 2025. Menggunakan tiga GOR, yakni GOR Lembah UGM (10 lapangan), GOR Klembengan (4 lapangan), dan GOR Arari (6 lapangan). Total ada 20 lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan jumlah atlet yang mengikuti turnamen ini (2072 atlet) telah memecahkan rekor MURI yang sebelumnya diraih pada bulu tangkis Kapolda Cup Jawa Timur dengan jumlah 1965 atlet.

“Piagam penghargaan (MURI) telah diberikan pada saat pembukaan 29 September 2025 kemarin,” katanya.

Bupati Sleman turut mengalungkan medali serta menyerahkan hadiah kepada kelompok usia taruna untuk kategori ganda putri. Ia berharap kejuaraan bulu tangkis Piala Raja Hamengku Buwono X dapat melahirkan generasi unggul yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.




Sebanyak 42 Siswa Ikuti PKM Kabupaten Sleman Cabor Catur Tahun 2025

Sleman – Kegiatan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Cabang Olahraga Catur tingkat Kabupaten Sleman telah sukses terselenggara di MI Nurul Ihsani, Sleman. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Sleman, dengan total peserta sebanyak 42 siswa, terdiri dari 26 peserta putra dan 16 peserta putri.

Pertandingan dilaksanakan dalam lima babak menggunakan sistem pertandingan catur cepat 15 menit dan inchrement lima detik. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan dan pengembangan minat serta bakat siswa di bidang olahraga khususnya catur, yang dilakukan secara berjenjang hingga ke tingkat DIY pada 14-15 Oktober mendatang.

Turnamen ini dipimpin oleh Ilham Agus Prasetyo, WNM selaku Ketua Wasit, yang dibantu oleh Damar Susilo dan Muhammad Fariz Muttaqien. Mereka memastikan jalannya pertandingan berlangsung dengan tertib, adil, dan profesional.

Dalam keterangannya, Ilham Agus Prasetyo, yang juga merupakan Pengurus Percasi Kabupaten Sleman, menyampaikan bahwa minat terhadap olahraga catur di jenjang usia dini maupun pelajar tingkat dasar di Kabupaten Sleman semakin meningkat.

 “Ini membuktikan bahwa olahraga catur semakin diminati sejak usia dini. Kami akan terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Kementerian Agama Kabupaten Sleman untuk menciptakan prestasi dan memberikan kontribusi positif bagi dunia olahraga dan pendidikan di Kabupaten Sleman,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

PKM Catur ini merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan prestasi bagi para siswa madrasah. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet catur berprestasi dari Kabupaten Sleman. (Ilham Agus/ KIM Seyegan)




Pekan Olahraga Catur Usia Dini Moyudan Lahirkan Bibit Atlet Berbakat

Sleman – Pekan Olahraga Catur Usia Dini tingkat Kapanewon Moyudan sukses digelar dengan antusiasme tinggi di Kantor Korwil Kapanewon, Selasa (30/9/2025). Ajang tahunan ini diikuti oleh 29 peserta tingkat Sekolah Dasar (SD), terdiri dari 16 peserta putra dan 13 peserta putri.

Ketua Wasit POR Catur Moyudan, Ilham Agus Prasetyo, yang juga merupakan Pengurus Percasi Sleman, mengapresiasi tingginya minat peserta. Menurutnya, antusiasme ini menjadi motivasi kuat untuk mengembangkan program pembinaan yang berkelanjutan.

“Minat anak-anak terhadap catur sangat tinggi. Harapannya, ke depan mereka bisa menjadi atlet muda yang profesional,” ujarnya.

Pertandingan berlangsung selama lima babak, baik untuk kategori putra maupun putri, dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan olahraga usia dini di Kapanewon Moyudan.

Ilham menambahkan, diperlukan program pelatihan dan pembinaan yang terstruktur di setiap kalurahan maupun tingkat kapanewon untuk menghasilkan atlet-atlet catur muda berbakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama Moyudan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. (Ilham Agus/KIM Seyegan)