Porkal Maguwoharjo 2025 Dibuka, Sportivitas Jadi Penekanan

Sleman – Penjabat Lurah Maguwoharjo, Muhammad Falak Susanto, membuka secara resmi Pekan Olahraga Kalurahan (Porkal) Maguwoharjo Tahun 2025 di Lapangan Voli Tempelsari, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (20/9/2025).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Porkal bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan sarana mempererat persatuan warga serta menggali potensi atlet lokal.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan Porkal Maguwoharjo Tahun 2025.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesehatan warga melalui olahraga, sekaligus sebagai hiburan dan ruang untuk mencari bibit-bibit atlet dari Maguwoharjo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Falak menekankan pentingnya sportivitas sebagai jiwa olahraga. Ia berharap kegiatan yang berlangsung sejak 20 September hingga 5 Oktober 2025 ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memperkokoh kerukunan.

“Agenda Porkal untuk menambah erat persatuan warga Maguwoharjo, untuk bisa nyawiji mbangun kalurahan, dan menggali bakat olahraga. Namun dalam berkompetisi kami tekankan agar tetap menjunjung sportivitas. Jangan sampai hanya bertanding lalu menimbulkan gesekan antar pemain atau pendukung. Persatuan adalah yang utama,” tegasnya.

Dalam Porkal yang diikuti 17 tim ini, Falak berharap menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang kelak mampu mewakili Kabupaten Sleman dalam ajang yang lebih tinggi.

“Sekaligus juga dapat memperkuat semangat kebersamaan warga,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)




Semarak Pembukaan PORKAL Sardonoharjo 2025: Semangat Persatuan Menggema di Sleman

Sleman – Malam penuh semangat menyelimuti Lapangan Sardonoharjo saat Pekan Olahraga Kalurahan (PORKAL) Sardonoharjo 2025 resmi dibuka, Kamis (18/9/2025). Rangkaian acara berlangsung meriah, menandai dimulainya pesta olahraga rakyat yang mengedepankan sportivitas dan kebersamaan.

Acara diawali dengan doa dan sambutan hangat dari para pembawa acara, dilanjutkan penampilan tari selamat datang sebagai ungkapan syukur dan penghormatan bagi seluruh tamu undangan.

Suasana semakin bersemangat ketika parade kontingen dari 18 padukuhan memasuki arena, membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sardonoharjo. Lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama pun turut menambah kekhidmatan malam itu.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dalam sambutannya menekankan bahwa PORKAL tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempererat persaudaraan antarwarga.

“Para atlet diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan olahraga sebagai sarana untuk membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berprestasi,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sleman sebagai simbol dimulainya PORKAL Sardonoharjo 2025. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir dari Lurah Sardonoharjo kepada panitia.

PORKAL Sardonoharjo 2025 menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam menjunjung sportivitas sekaligus mempererat tali persaudaraan. (ESK – KIM DSN NGAGLIK)




HAORNAS 2025, Momentum Satukan Bangsa dengan Olahraga

Sleman – Olahraga bukan sekadar aktivitas jasmani, melainkan sebuah gerakan kebangsaan yang mempersatukan rakyat, membangun karakter, serta menumbuhkan daya juang bangsa.

Hal itu disampaikan Kapolsek Depok Barat, Kompol Abdul Jalil dalam upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 Tahun 2025 yang berlangsung di halaman Kapanewon Depok, Rabu (17/9/2025).

“Masih dengan semangat Hari Kemerdekaan ke-80, marilah kita hidupkan nilai-nilai olahraga, kerja keras, disiplin, sportivitas, dan solidaritas sebagai pondasi utama mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” demikian amanah Bupati Sleman yang dibacakan Kompol Abdul Jalil.

Ia menekankan bahwa tema HAORNAS tahun ini “Olahraga Satukan Kita”, sangat relevan untuk memperkokoh persatuan bangsa di tengah dinamika sosial politik yang ada.

Ia juga menegaskan bahwa olahraga mengajarkan sportivitas, penghormatan terhadap lawan, serta kelapangan dada dalam menerima hasil pertandingan.

“Kemenangan terbesar bukan hanya saat kita mengangkat piala, melainkan ketika kita mampu saling menghargai, mendukung, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk bersatu,” terangnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Sleman pun mengapresiasi prestasi kontingen Kabupaten Sleman yang berhasil meraih Juara Umum Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) IV DIY 2025. Ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada NPC Sleman, para atlet, pelatih, serta tim official.

“Mari kita doakan agar para atlet Sleman yang sedang berlaga di PORDA kembali meraih juara umum, sekaligus mencetak prestasi quattrick,” ujarnya.

Abdul Jalil menekankan bahwa olahraga perlu dijadikan budaya nasional dan gaya hidup sehari-hari. Ia mengajak masyarakat untuk menyisihkan waktu minimal 30 menit setiap hari untuk berolahraga ringan demi kesehatan dan kualitas hidup.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara dunia pendidikan, organisasi olahraga, komunitas, swasta, dan masyarakat untuk membentuk ekosistem olahraga yang berkelanjutan,” jelasnya.

Di akhir amanahnya, Abdul Jalil berpesan agar semangat berolahraga terus dijaga. “Jadikan olahraga sebagai alat pemersatu, sarana membangun generasi sehat, tangguh, dan berkarakter. Semoga dari Sleman lahir atlet-atlet hebat yang mengibarkan Merah Putih di kancah dunia,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)




Upacara Peringatan HAORNAS ke-42, Momentum Apresiasi Nilai-Nilai Olahraga

Sleman – Seluruh pamong se-Kapanewon Pakem mengikuti upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42, pada Rabu (17/9/2025).

Inspektur upacara, Kapten Czi Supriyanto dalam amanatnya menekankan pentingnya olahraga sebagai gerakan kebangsaan yang mempersatukan rakyat Indonesia.

“Olahraga bukan hanya sekedar aktivitas jasmani, tetapi juga mampu membangun karakter dan menumbuhkan daya juang bangsa,” ujarnya.

Peringatan HAORNAS kali ini mengusung tema ‘Olahraga Satukan Kita’, menjadi landasan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengapresiasi nilai-nilai olahraga seperti disiplin, kerja sama, sportivitas, dan solidaritas. Nilai tersebut dianggap sebagai pondasi utama mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Supriyanto juga mengatakan bahwa Kabupaten Sleman menjadi juara umum pada Pekan Paralimpik Daerah ke-4 DIY.

Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh peserta upacara untuk berdoa bersama agar para atlet Sleman yang berlaga di ajang PORDA dapat meraih medali emas.

“Mari kita jadikan olahraga sebagai budaya nasional. Semoga dengan ini, dari Sleman kita bisa mengibarkan bendera merah putih di kancah dunia dan internasional,” pungkasnya. (Asrori Wardan / Kim Pakem)




Sleman Targetkan Juara Umum Keempat PORDA DIY di Haornas Ke-42

Sleman – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 Tingkat Kabupaten Sleman menjadi momentum untuk menggalang dukungan bagi kontingennya yang sedang bertanding di Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025 di Gunungkidul. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan harapan besar agar Sleman mampu mempertahankan gelar juara umum untuk keempat kalinya secara beruntun (quattrick).

“Mari kita doakan dan dukung para atlet Sleman yang sedang berlaga. Semoga mereka dapat meraih prestasi terbaik dan kita mampu mempertahankan gelar juara umum sekaligus meraih quattrick,” seru Danang yang bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam acara yang berlangsung khidmat di Lapangan Pemda Sleman, Rabu (17/9/2025).

Dalam amanatnya, Danang menekankan bahwa olahraga adalah lebih dari sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah gerakan kebangsaan yang mempersatukan, membangun karakter, dan menumbuhkan daya juang. Pesan ini mengangkat tema Haornas tahun ini, “Olahraga Satukan Kita”.

“Olahraga mengajarkan kita sportivitas, menghormati lawan, dan menerima hasil dengan lapang dada. Nilai-nilai ini adalah teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kemenangan terbesar bukan hanya tentang piala, melainkan ketika kita mampu saling menghargai dan memandang perbedaan sebagai kekuatan untuk bersatu,” tegasnya.

Acara ini juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi atas prestasi gemilang atlet difabel Sleman. Kabupaten Sleman baru saja dinobatkan sebagai Juara Umum Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) IV DIY 2025. Pemerintah Kabupaten menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada NPC Sleman, para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama baik daerah.

Selain itu, upacara ini diisi dengan penyerahan Nata Sembada Award 2025 untuk Forum Komunikasi UMKM tingkat kalurahan. Gelar juara 1, 2, dan 3 masing-masing diraih oleh Kalurahan Nogotirto, Girikerto, dan Tamanmartani. Penghargaan juga diberikan kepada kalurahan dengan UMKM Bertumbuh, yaitu Kalurahan Sumberejo.

Tak ketinggalan, penghargaan untuk pengawasan kearsipan internal juga diserahkan. Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman berhasil meraih peringkat pertama dengan nilai 97,63, disusul oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di peringkat kedua, dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) di peringkat ketiga, ketiganya dengan kategori AA.

Upacara yang dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, dan perwakilan pelajar ini menutup dengan semangat optimisme yang tinggi untuk terus memajukan dunia olahraga dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sleman.