Tim Futsal Sleman Dominan dan Sumbang Emas ke Puncak Klasemen Porda DIY 2025

Sleman – Kontingen Kabupaten Sleman semakin memperkokoh posisi puncak dalam perolehan medali Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025 di Gunungkidul. Kontribusi signifikan datang dari tim futsal yang berhasil menyumbang dua medali emas setelah meraih gelar juara umum cabang olahraga tersebut, Selasa (16/9/2025).

Kemenangan diraih dengan dua cara yang berbeda. Tim futsal putra harus berjuang keras dan hanya bisa mengalahkan tim kuat Kabupaten Bantul dengan skor tipis 3-2 melalui babak perpanjangan waktu. Sebaliknya, tim futsal putri menunjukkan dominasi mutlak dengan menaklukkan Bantul dalam laga yang sangat satu arah, 9-1.

Keberhasilan ini langsung disaksikan langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang hadir di GOR Amongrogo untuk memberikan sematan medali kepada para atlet.

“Saya turut bangga atas raihan medali emas Tim Futsal Sleman. Perjalanan atlet-atet muda ini masih panjang dan semoga ke depan dengan latihan gigih, dapat lahir bibit-bibit atlet futsal nasional dari Kabupaten Sleman,” ujar Harda usai acara penghargaan.

Harda tidak hanya berharap pada prestasi di tingkat daerah. Ia mendorong para pemain untuk beraspirasi lebih tinggi. “Terus semangat, tingkatkan latihan, dan matangkan teknik. Patuhi instruksi pelatih, dan bukan tidak mungkin atlet-atlet dari Sleman akan berlaga di panggung nasional bahkan internasional seperti PON dan Sea Games,” pesannya.

Dua medali emas dari futsal ini semakin mengukuhkan posisi Sleman sebagai pemuncang klasemen sementara perolehan medali Porda DIY 2025. Hingga berita ini diturunkan, Sleman telah mengumpulkan 144 emas, 149 perak, dan 174 perunggu, dengan total 467 medali.

Dengan prestasi ini, Harda Kiswaya berharap Sleman mampu mempertahankan posisi puncak hingga penutupan untuk meraih gelar Juara Umum Porda DIY untuk keempat kalinya secara beruntun (quattrick). Pencapaian tersebut akan menjadi catatan sejarah tersendiri bagi dunia olahraga di Kabupaten Sleman.




Gelar Upacara HAORNAS ke-42, Kapolsek Ngaglik Bacakan Amanat Bupati Sleman

Sleman – Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 tahun 2025 diselenggarakan di halaman Kapanewon Ngaglik, Rabu (17/9/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan peserta terdiri dari pegawai Kapanewon Ngaglik, unsur Muspika, dan pamong kalurahan se-Kapanewon Ngaglik. Kapolsek Ngaglik, AKP Yuliyanto pun bertindak sebagai pembina upacara.

Pada kesempatan itu Yuliyanto menyampaikan bahwa olahraga merupakan gerakan kebangsaan yang tidak hanya menyehatkan jasmani, tetapi juga mampu mempersatukan rakyat, membangun karakter, serta menumbuhkan daya juang bangsa.

“Dengan mengusung tema “Olahraga Satukan Kita”, masyarakat diharapkan dapat menjadikan olahraga sebagai budaya hidup. Minimal 30 menit berolahraga setiap hari diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup dan kebugaran masyarakat,” kata Yulianto membacakan amanat Bupati Sleman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, pihak swasta, dan masyarakat dalam membangun ekosistem olahraga. Dengan demikian, olahraga tidak hanya dipandang sebagai aktivitas rekreasi, melainkan juga sebagai sarana membangun SDM yang sehat, unggul, dan berdaya saing.

Pada kesempatan tersebut, Yuliyanto pun menyampaikan rasa syukur atas capaian Kabupaten Sleman yang berhasil meraih juara umum Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) IV DIY 2025. Apresiasi diberikan kepada NPC Sleman, atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang keras mengharumkan nama Sleman.

“Bupati juga berharap dukungan masyarakat Sleman terus mengalir bagi para atlet yang tengah berlaga di ajang Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY, agar dapat meraih prestasi tertinggi dan mempertahankan gelar juara umum,” ujarnya.  (ESK / KIM NGAGLIK)




Atlet Condongcatur Sumbang Medali Emas untuk Sleman di PORDA DIY 2025

Sleman – Kontingen Sleman meraih sejumlah medali dalam Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025. Beberapa atlet asal Condongcatur, Depok, Sleman, menyumbangkan prestasi gemilang di berbagai cabang olahraga.

Azralea Nafisa Putri, pelajar kelas XI SMA 9 Yogyakarta, berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak. Tidak kalah, ayahnya, Agung Susilo Waskito, juga menyumbang dua medali emas. Keduanya merupakan warga Sanggrahan, Condongcatur. Pengalungan medali bagi peraih emas dilakukan dalam upacara di Lapangan Tembak Perbakin Gunungkidul pada Minggu, 14 September 2025.

Sebelumnya, pada Kamis (11/9/2025), Zenit Aulia warga Pringwulung, Condongcatur, meraih satu medali emas untuk cabang judo. Cabang olahraga yang sama juga menyumbang dua medali perak dari nomor beregu, serta dua medali perunggu masing-masing dari Azfa dan Nanda.

Cabang renang dihiasi prestasi M. Naufal Yudha Faris Fadhilan asal Kentungan yang meraih tiga emas dari nomor 100 meter gaya kupu-kupu, 50 meter gaya kupu-kupu, dan 4×100 meter gaya bebas mix. Ia juga menambah satu medali perak dari nomor 4×100 meter gaya bebas. Sementara dari cabang panahan, Fadil Ata Zahir asal Joho menyumbang tiga medali perunggu.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menyatakan kebanggaannya atas prestasi para atlet tersebut. “Alhamdulillah, selamat atas prestasi atlet putra-putri Condongcatur di ajang PORDA XVII DIY 2025. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi penyemangat dan inspirasi bagi generasi muda untuk fokus menggeluti bidang yang digemari. Teruslah berprestasi dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya. (Wasana/KIM Depok)




Sleman Raih Juara Umum Cabang Angkat Berat PORDA DIY 2025

Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya melakukan monitoring langsung pada hari kedua Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025 Cabang Angkat Berat yang digelar di GOR Condongcatur, Depok, Minggu (14/9/2025). Dalam kunjungannya, Harda didampingi Kepala Badan Keolahragaan dan Pemuda (BKAD) Sleman Abu Bakar.

Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam penyelenggaraan pertandingan di Sleman.

“PORDA XVII DIY 2025 yang salah satu venue-nya berada di Kabupaten Sleman merupakan suatu kehormatan bagi kami. Saya berpesan kepada para atlet agar selalu menjunjung tinggi sportivitas sebagai bekal untuk memperkuat Kontingen DIY menuju PON,” ujarnya.

Abu Bakar, Ketua BKAD Sleman sekaligus Ketua Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABERSI) Sleman, menyampaikan harapan agar atlet Sleman mampu meraih hasil maksimal dan menjadi juara umum cabang angkat berat.

Reno Candra Sangaji, Ketua Umum PABERSI DIY yang juga Lurah Condongcatur, menegaskan bahwa PORDA bukan hanya ajang kompetisi tetapi momentum melahirkan bibit unggul baru.

“Harapan kita ke depan, Angkat Berat DIY semakin solid dan profesional. Target kita pada PON 2028 nanti, atlet DIY harus mampu merebut medali emas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reno juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung penyelenggaraan PORDA Cabang Angkat Berat di Condongcatur.

Hasil pertandingan menunjukkan kontingen Kabupaten Sleman menjadi juara umum dengan meraih 5 dari 9 medali emas yang diperebutkan. Kontingen Bantul meraih 3 medali emas, sementara Kota Yogyakarta memperoleh 1 medali emas.

Peraih medali emas untuk kategori putri adalah Aulia Rifdah Khoirunnisa (Sleman) kelas 57 kg, Endang Tri Titi Lestari (Bantul) kelas 69 kg, dan Rika Febriani (Sleman) kelas 84 kg. Untuk kategori putra, medali emas diraih oleh Rudiyanto (Bantul) kelas 59 kg, Aris (Sleman) kelas 66 kg, Rismanto (Kota Yogyakarta) kelas 74 kg, Hilarius Yanuar (Sleman) kelas 83 kg, Didik Suliyadi (Sleman) kelas 93 kg, dan Muh Rofik (Bantul) kelas 105 kg. (Wasana/KIM Depok)




Dapur Umum Condongcatur Dukung Suksesnya PORDA Angkat Berat 2025

Sleman – Dapur Umum Destana Condongcatur turut berperan penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Cabang Angkat Berat yang digelar di Kalurahan Condongcatur pada Minggu (14/9/2025). Kehadiran dapur umum ini memastikan ketersediaan konsumsi bagi atlet dan peserta selama acara berlangsung.

Lidya Agustina, salah satu anggota Dapur Umum, menegaskan bahwa keterlibatan mereka bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi merupakan wujud semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Logistik menentukan logika. Kami selalu siap jika ada kegiatan yang dilaksanakan di kalurahan,” ujarnya.

Lebih lanjut Lidya menjelaskan, “Dapur umum ini bukan hanya tentang memasak, tapi tentang gotong royong. Kami ingin setiap kegiatan di Condongcatur terasa hangat dan saling mendukung.”

Peran aktif Dapur Umum Destana Condongcatur diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan warga dan menjadi bagian integral dalam mendukung berbagai kegiatan yang diselenggarakan di kalurahan. Sinergi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi masyarakat dapat mendukung kesuksesan event olahraga daerah. (Lidya Agustina/KIM Depok)