Liga Bridge Siswa Nasional 2025 Resmi Bergulir di Sleman

Sleman – Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Sleman kembali menggelar Liga Bridge Siswa Nasional (LBSN) 2025. Program yang merupakan inisiatif GABSI Pusat ini akan berlangsung hingga September 2025. Setelah sebelumnya digelar di SDN Margorejo Tempel, pada Sabtu (23/8/2025) turnamen dilaksanakan di SDN Mangunan, Caturharjo, Sleman. Selanjutnya, kompetisi akan berlangsung secara bergilir di beberapa Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Sleman.

Karebet, selaku Tournament Director dan juga Wakil Ketua II Pengda GABSI DIY Bidang Bina Prestasi, menjelaskan bahwa pada sesi ini terdapat 28 pasang pemain tingkat SD yang memainkan Mini-Bridge pada 14 meja yang terbagi dalam dua pool. “Seluruh atlet berasal dari wilayah Sleman,” ujarnya.

Sementara itu, di ruang lain, pertandingan untuk kategori SMP dan SMA diikuti oleh 6 pasang pemain yang memainkan Bridge standar. “Mereka datang dari seluruh provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,” tambah Karebet.

Lebih lanjut, Karebet menyampaikan bahwa melalui seri turnamen LBSN ini akan terpilih pasangan bridge siswa terbaik sebagai bibit atlet unggulan asal Sleman maupun DIY.

“Dengan LBSN, kami berharap minat bermain bridge di kalangan siswa sekolah di Provinsi DIY akan semakin berkembang,” harapnya.

Ia juga menekankan bahwa permainan bridge tidak hanya melatih kecerdasan, tetapi juga memupuk kerja sama dan tanggung jawab atas keputusan kontrak yang dibuat.

“Bridge mengedepankan etika tinggi dan mengendapkan sifat egois individu,” jelas Karebet. (Sadhono Hadi/KIM Senyum Tempel)




Ribuan Warga Berbah Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Senam Sehat Massal

Sleman – Ribuan warga Kapanewon Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memeriahkan peringatan HUT RI ke-80 dengan mengikuti Senam Sehat Semarak Kemerdekaan pada Sabtu (23/8/2025). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kadisono, Tegaltirto, ini dihadiri oleh Panewu Berbah Djaka Sumarsana, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon (Fokompimka), anggota DPRD Sleman, serta seluruh lurah se-Kapanewon Berbah.

Senam massal yang dipandu oleh instruktur dari Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Cabang Berbah ini diikuti antusias oleh warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Kegiatan berlangsung dari pukul hingga WIB dan diakhiri dengan pembagian ratusan door prize sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat peserta.

Panewu Berbah, Djaka Sumarsana, menyatakan kebahagiaannya atas terselenggaranya acara ini.

“Hari ini merupakan hari yang membahagiakan. Kami bisa melaksanakan senam bersama masyarakat Berbah, pemerintah, dan anggota dewan dalam semangat persatuan dan kemerdekaan,” ujarnya.

Senam sehat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Semarak Kemerdekaan 2025 yang dirancang oleh Pemerintah Kapanewon Berbah. Sebelumnya, telah digelar serangkaian lomba antarpadukuhan pada 11–15 Agustus 2025, serta upacara peringatan HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025 di Lapangan Bercak, Jogotirto.

Rangkaian acara puncak peringatan kemerdekaan juga mencakup Gelar Budaya dan Gelar UMKM Kapanewon Berbah yang diselenggarakan secara terpadu di Lapangan Kadisono pada hari yang sama. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk mempromosikan kesehatan melalui olahraga, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi lokal dan melestarikan budaya daerah. (Kusnadi/KIM Berbah)




Jalan Sehat, Silaturahmi Erat, Moderasi Beragama Hebat

Sleman — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Sehat Kolaborasi Majelis Taklim dan Moderasi Beragama yang digelar oleh KUA Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Jumat (22/8/2025). Mengusung tema “Jalan Sehat, Silaturahmi Erat, Moderasi Beragama Hebat”, acara ini sukses menghadirkan sekitar 100 peserta dari berbagai majelis taklim binaan KUA Ngaglik.

Kegiatan yang berlangsung di halaman KUA Kapanewon Ngaglik ini turut diisi dengan bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penampilan hadroh Syifaul Qalbi. Acara dibuka langsung oleh Kepala KUA Kapanewon Ngaglik, H. Handoyo yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antarwarga dalam mewujudkan moderasi beragama di tengah masyarakat.

“Melalui jalan sehat ini, kami ingin mengajak masyarakat menjaga silaturahmi, memperkuat ukhuwah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya moderasi beragama untuk menjaga kerukunan bersama,” ujar Handoyo.

Acara tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Ahmad Fauzi, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sleman, yang turut hadir dan memberikan sambutan.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran KUA sebagai pusat layanan umat. Selain menyehatkan tubuh, jalan sehat ini juga menyehatkan hubungan sosial. Semoga menjadi wadah guyub rukun masyarakat dengan KUA Ngaglik,” tutur Fauzi.

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Sakhirin, salah satu penyuluh agama Islam, turut mengenalkan inovasi SIDARQA (Strategi Dakwah Digital Melalui Pemindaian QR Code). Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengakses materi dakwah dan informasi keagamaan secara mudah melalui teknologi digital.

SIDARQA kini tengah dipersiapkan untuk mewakili Provinsi DIY dalam ajang Penyuluh Agama Islam Award Tingkat Nasional di Jakarta. Kehadirannya menjadi bukti bahwa dakwah dapat dikemas dengan pendekatan modern dan inklusif.

Tak hanya menyehatkan jasmani dan mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk-produk unggulannya. Hal ini sejalan dengan komitmen KUA dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

Dengan antusiasme tinggi peserta dan dukungan penuh berbagai pihak, kegiatan Jalan Sehat Moderasi Beragama ini diharapkan menjadi agenda rutin KUA Kapanewon Ngaglik ke depan. Lebih dari sekadar olahraga, acara ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat hidup harmonis dalam keberagaman. (Andy Ahmad AZ – KIM DSN NGAGLIK)




Senam Bersama Sleman Bangkit Satukan PKK se-Kalurahan Maguwoharjo

Sleman – Puluhan ibu-ibu PKK se- Kalurahan Maguwoharjo memadati lapangan Pendhapa Swara, Demangan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, pada Rabu (13/8/2025) untuk mengikuti Gerak Gayeng: Senam Bersama Sleman Bangkit.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembuka dalam rangkaian “Nandur Peksi” Pasar Rakyat 2025, yang menggabungkan semangat kebugaran, kebersamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Penjabat Lurah Maguwoharjo, Muhammad Falak Susanto turut hadir langsung untuk menyapa para peserta dan menyampaikan apresiasinya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik. Tetapi juga berperan besar dalam membangun kekompakan dan memperkuat ikatan sosial di masyarakat.

“Semangat seperti ini harus terus dipelihara. Senam bersama bukan sekadar olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi antarwarga, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa. Jika kita sehat, kita bisa lebih berdaya dalam berkontribusi untuk kemajuan Maguwoharjo,” ujarnya.

Falak juga mengaitkan kegiatan ini dengan visi Sleman Bangkit yang mendorong seluruh elemen masyarakat untuk aktif, sehat, dan produktif.  Menurutnya, peran PKK sangat strategis. Tidak hanya dalam program kesehatan, tetapi juga dalam mendukung ketahanan keluarga dan kegiatan pemberdayaan ekonomi.

Salah satu peserta, Purwati, mengungkapkan kegembiraannya bisa mengikuti kegiatan ini. Ia mengaku senam bersama menjadi momen yang selalu dinanti setiap kali ada acara besar di desa.

“Kami senang sekali ikut senam bersama ini. Badan jadi segar, pikiran lebih rileks, dan bisa bertemu serta bertukar cerita dengan ibu-ibu dari padukuhan lain. Rasanya seperti lebaran, bisa kumpul ramai-ramai,” ungkapnya.

Kegiatan Gerak Gayeng: Senam Bersama Sleman Bangkit ini menjadi pengantar yang menyemarakkan pembukaan “Nandur Peksi” Pasar Rakyat 2025.

Acara yang dipusatkan di Padukuhan Demangan, Kalurahan Maguwoharjo tersebut tidak hanya menampilkan senam bersama. Tetapi juga diisi dengan pameran puluhan stan UMKM, pameran seni Spektrum Jiwa, dan berbagai pertunjukan budaya.

Dengan antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan penuh dari Pemerintah Kalurahan Maguwoharjo. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi padukuhan lain untuk menggabungkan olahraga, kebersamaan, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu agenda yang bermanfaat luas bagi masyarakat. (Athiful/KIM Depok)




Senam Merah Putih, Bergerak Bersama Rayakan Kemerdekaan RI

Sleman – Untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menerapkan pola hidup sehat, warga RT 01 RW 26 Keditan, Trihanggo, Sleman menggelar Senam massal dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia. Seluruh lapisan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia dapat berkumpul dan berinteraksi dalam suasana yang santai dan penuh keakraban di halaman Mushola As-Salam, Minggu sore (10/8/2025).

Dalam sambutannya, Dukuh Salakan, Suyana mengapresiasi kerja keras panitia dan partisipasi seluruh warga yang telah ikut menyukseskan acara ini. Semangat gotong royong yang terlihat dalam persiapan maupun pelaksanaan senam ini mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa yang harus terus dijaga.

“Tanpa kebersamaan, kegiatan seperti ini tentu tidak akan berjalan dengan lancar dan meriah seperti hari ini,” ujarnya.

Selain sebagai ajang mempererat persaudaraan, senam massal ini merupakan upaya bersama untuk menjaga kesehatan. Gerakan-gerakan sederhana namun penuh manfaat sangat baik guna melatih kelenturan tubuh, menjaga kebugaran, dan meningkatkan semangat hidup. Suyana berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk membiasakan diri berolahraga secara rutin, bukan hanya saat peringatan HUT RI saja.

Ia pun mengajak seluruh warganya agar senam massal ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, namun menjadi tradisi positif yang mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus memupuk rasa cinta tanah air.

“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kegiatan yang bermanfaat, sehat, dan memperkuat persatuan,” sambungnya.

Guna meningkatkan antusiasme dan partisipasi warga dilakukan pemberian undian doorprize dalam kegiatan senam massal. Hadiah yang disiapkan panitia menjadi pemicu semangat bagi peserta untuk hadir dan ikut bergerak bersama. Meski nilai hadiah tidak mahal, namun rasa penasaran saat pengundian membuat suasana menjadi lebih hidup dan meriah.

Selain sebagai pemacu semangat, doorprize juga berfungsi sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mengikuti kegiatan. Hadiah ini menjadi simbol penghargaan atas partisipasi mereka dalam memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, sekaligus menambah rasa kebersamaan karena semua peserta memiliki peluang yang sama untuk mendapatkannya.

Sementara itu, Ketua Keditan, Prihatin Al Taufik mengajak seluruh warga dari berbagai usia ikut merasakan semangat kemerdekaan dengan cara yang sehat dan menyenangkan melalui gerakan senam yang sederhana agar dapat ditirukan.

“Dengan menjaga kesehatan tubuh, kita juga menjaga semangat untuk terus berkontribusi bagi lingkungan. Kebersamaan seperti inilah yang akan membuat RT kita semakin rukun, kompak, dan penuh energi positif,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)