PMI Kapanewon Depok Hadirkan Sentuhan Kemanusiaan di Badminton Fest UNY 2025

Sleman – Di tengah gegap gempita Badminton Fest UNY 2025 berlangsung di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 21 – 25 Juli 2025, hadir satu elemen yang menyisipkan nilai kemanusiaan di antara riuh sorak para pecinta olahraga, posko kemanusiaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kapanewon Depok.

Lembaga kemanusiaan ini turut berpartisipasi aktif dalam ajang tersebut dengan membuka layanan pertolongan pertama, edukasi kesehatan, serta sosialisasi pentingnya donor darah bagi pengunjung dan peserta turnamen.

“Kehadiran kami bukan semata soal bantuan medis, tapi tentang kehadiran empati di ruang-ruang publik. Olahraga adalah wadah hebat untuk menanamkan nilai kemanusiaan,” ujar Lidya, relawan PMI Kapanewon Depok yang hadir selama kegiatan berlangsung, Kamis (24/7/2025).

Badminton Fest UNY ini baru diadakan tahun ini untuk membangkitkan kembali para pecinta olah raga badminton. Ajang ini diikuti oleh puluhan pecinta badminton dari berbagai ukm universitas se-Indonesia.

Namun di antara deretan raket dan shuttlecock (bola bulu tangkis) yang melayang di udara, aktivitas PMI di sisi lapangan menyita perhatian. Para peserta dan penonton terlihat mampir ke posko PMI untuk berkonsultasi ringan tentang kebugaran, bahkan sekadar berbincang hangat.

“Kami ingin menjembatani dua semangat sekaligus hidup sehat dan hidup peduli. Karena keduanya tidak bisa dipisahkan. Banyak yang lupa, bahwa olahraga yang baik adalah yang juga memperhatikan sisi sosial dan solidaritas,” tambahnya.

Langkah PMI Kapanewon Depok mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Para peserta mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya tim medis yang siaga serta informasi kesehatan yang mudah diakses.

Badminton Fest UNY akan ditutup Jumat (25/6/2025) dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba dan namun bagi Lidya dan tim relawan PMI, kemenangan sejati adalah ketika nilai-nilai kemanusiaan bisa dirasakan dan dibagikan di luar garis lapangan.

“Di mana pun ada kegiatan publik, PMI berkomitmen untuk hadir bukan hanya dengan logistik dan layanan, tapi dengan hati,” pungkas Lidya. (Lidya Agustina/Kim Depok)




POR KORPRI Sleman 2025: Sinergi Melalui Catur, Agus Dwi Subekti Sabet Juara Tanpa Kekalahan

Sleman – Dalam semangat “Bersinergi dalam Prestasi”, Pekan Olahraga (POR) KORPRI Kabupaten Sleman Tahun 2025 resmi menutup cabang olahraga catur pada Rabu (23/7/2025). Pertandingan yang digelar selama dua hari, Selasa (22/7) sampai dengan Rabu (23/7) di Wilayah Kantor Bupati Sleman Aula Rapat Sembada ini, diikuti oleh 55 peserta dari berbagai instansi di Kabupaten Sleman.

Kompetisi berlangsung dalam format catur cepat tujuh babak, dan melahirkan para juara terbaik. Agus Dwi Subekti dari Kapanewon Turi berhasil menyapu bersih seluruh babak tanpa kekalahan, mengumpulkan tujuh poin sempurna, dan meraih peringkat pertama.

Disusul Afrif Budi dari Satpol PP Sleman untuk posisi kedua dengan enam poin, dan Agus Triyatno di posisi ketiga dengan poin yang sama. Sementara gelar best women diraih oleh Vina Dwi Nurcahyani dari Korwil Timur.

Sekretaris Umum Pengkab PERCASI Sleman, Achmad Ridlo mengapresiasi antusiasme peserta tahun ini yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Peserta putri juga menunjukkan semangat luar biasa, terlebih dengan adanya kategori khusus best women. Ini bentuk apresiasi panitia untuk mendorong keterlibatan lebih luas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan ada inovasi seperti kategori beregu per instansi (dua atlet per tim), serta penggunaan seragam instansi untuk menambah semarak dan semangat kompetisi.

“Tujuannya agar kompetisi ini bukan hanya soal menang, tapi memperkuat sinergi antaranggota KORPRI di Sleman,” ujar Ridlo.

Sementara itu, sang juara, Agus Dwi Subekti, menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia. “Kegiatan ini sangat positif dan memberikan ruang aktualisasi diri bagi anggota KORPRI. Saya berharap bisa berlanjut ke tingkat provinsi bahkan nasional,” tuturnya.

Kegiatan berjalan lancar tanpa kendala, menjadi bukti bahwa olahraga catur di kalangan ASN Sleman terus berkembang dan patut didukung untuk jenjang yang lebih tinggi. (Ilham Agus/KIM Seyegan)




Kompetisi Catur U-13 Sleman Meriahkan Hari Catur Internasional

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Catur Internasional, Panitia Kompetisi II menggelar turnamen catur cepat kategori U-13 bekerja sama dengan PERCASI Sleman dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sleman, Minggu (20/7/2025). Kegiatan ini didukung oleh sponsor lokal yaitu Edirne Coffee and Space, Oyku Skincare, dan Duo Barbershop.

Kompetisi ini diikuti oleh 37 atlet muda dari wilayah DIY dan Jawa Tengah, yang berasal dari kelompok usia kelahiran tahun 2012 hingga 2020. Pertandingan berlangsung selama tujuh babak menggunakan sistem swiss, dengan waktu pikir 15 menit ditambah lima detik increment per langkah.

Turnamen dilangsungkan di Edirne Coffee and Space, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Iman Asraj selaku pemilik Edirne Coffee mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari kegiatan ini.

“Kegiatan positif olahraga catur sangat bagus sebagai wadah pembinaan usia dini untuk uji tanding setelah adik-adik berlatih selama ini. Saya sangat senang sekali melihat antusias dan kemauan para peserta dari pagi sampai sore,” ujar Iman Asraj.

Dalam hasil akhir kompetisi, Rakyan Srinagarawijaya berhasil meraih juara 1 dengan torehan 6 kemenangan dan 1 kali remis. Peringkat 2 diraih oleh Bastian Ibra Sanjaya dengan poin penuh 6, dan peringkat 3 ditempati oleh Afiq Aghaahza Fariustoyo dengan 5 poin, unggul secara buchholz dari peserta lain.

Ketua panitia, Ilham Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian HIPMI Sleman terhadap pembinaan catur usia dini yang sangat potensial di wilayah Sleman.

“Catur di Sleman untuk kategori usia dini memiliki potensi besar untuk meraih prestasi luar biasa. Pembinaan seperti ini sangat penting untuk menciptakan atlet-atlet muda yang hebat ke depan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam pengembangan catur usia dini di Kabupaten Sleman dan sekitarnya. (Ilham Agus /KIM Seyegan)




Friendly Match Semarakkan Launching Tim Sepak Bola “Margomulyo Seyegan FC”

Sleman — Semangat membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Seyegan terus bergelora. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pembentukan dan peluncuran tim sepak bola “Margomulyo Seyegan FC” yang berlangsung meriah di Lapangan Margomulyo, Minggu (13/7/2025).

Acara launching yang turut dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua dan anggota BPKal, perangkat kalurahan, serta masyarakat pencinta sepak bola itu ditandai dengan pertandingan persahabatan antara Margomulyo Seyegan FC melawan Satria Muda Sidomoyo Godean. Pertandingan berlangsung seru dan berakhir dengan kemenangan tuan rumah 4-0.

Lurah Margomulyo, Eko Puji Mulyanto, menyampaikan bahwa pembentukan klub ini dilatarbelakangi oleh semangat menghidupkan kembali tradisi prestasi sepak bola Seyegan yang sempat berjaya di masa lalu.

“Lapangan Margomulyo sudah kami rehab agar layak digunakan sebagai sarana latihan dan pertandingan. Sekarang tinggal bagaimana kita menjaganya bersama,” ujar Eko dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya kondisi lapangan masih jauh dari layak: permukaan tidak rata, banyak gundukan tanah, serta genangan air saat hujan. Setelah direhabilitasi, lapangan kini memenuhi standar untuk latihan dan pertandingan.

Tak hanya membangun semangat, Eko juga menetapkan aturan tegas terkait pemeliharaan lapangan. Di antaranya, larangan penggunaan lapangan untuk latihan stir mobil, pelarangan traktor petani melintasi lapangan, dan pengalihan kegiatan pasar malam ke Bulak Kenari.

“Beberapa kali kami juga menolak permintaan penggunaan lapangan untuk kegiatan yang berdampak pada kerusakan lapangan. Ini demi keberlangsungan fasilitas olahraga masyarakat,” jelasnya.

Sebagai simbol peresmian tim, Lurah Eko menyerahkan bola kepada Ketua Margomulyo Seyegan FC, Agus Purwanto, yang kemudian menyerahkannya kepada wasit sebagai penanda dimulainya pertandingan friendly match.

Dengan terbentuknya Margomulyo Seyegan FC, diharapkan geliat sepak bola di Seyegan kembali hidup dan dapat menorehkan prestasi seperti masa lalu. Animo masyarakat yang besar terhadap olahraga ini menjadi modal sosial penting untuk mendorong kemajuan olahraga di tingkat lokal.

“Mari jadikan sepak bola sebagai sarana membangun kebersamaan, kesehatan, dan kebanggaan Margomulyo,” pungkas Eko.(Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Semarak Bholemis Cup 3, Turnamen Bulutangkis Jadi Ajang Silaturahmi dan Penjaringan Bakat Baru

Sleman — Warga Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok kembali menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga melalui gelaran Turnamen Bulutangkis Bholemis Cup 3 yang digelar pada 7–17 Juli 2025 di Gedung Sarpras Padukuhan Gempol.

Ketua panitia, Hasto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga.

“Turnamen ini kami rancang untuk mengajak warga lebih aktif, khususnya dalam olahraga bulutangkis, sekaligus menumbuhkan sportivitas dan semangat kerja sama tim,” jelasnya, Senin (7/7/2025).

Sementara itu, Dukuh Gempol Ari Susanti yang juga menjadi pembina kegiatan, menyampaikan bahwa Bholemis Cup 3 sekaligus menjadi media penjaringan bibit unggul dalam bidang bulutangkis. Harapannya, talenta-talenta muda dari Padukuhan Gempol dapat melangkah ke ajang yang lebih tinggi di masa depan.

“Kita ingin ada wakil dari Gempol yang bisa tampil di kompetisi tingkat kapanewon, kabupaten, atau bahkan lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan ini terselenggara berkat partisipasi warga melalui biaya pendaftaran, serta dukungan dari para donatur dan sponsor, termasuk dari Mataram Sport. Semangat gotong royong dan kebersamaan warga menjadi kunci utama kesuksesan penyelenggaraan turnamen tahunan ini.

Dengan meningkatnya minat dan partisipasi masyarakat, Bholemis Cup diproyeksikan akan terus berkembang dari tahun ke tahun, menjadi ikon olahraga sekaligus ajang pembinaan prestasi dan kebersamaan masyarakat Padukuhan Gempol. (Tri Suhartati/KIM Depok)