Pemkal Condongcatur Gelar Turnamen Sepakbola Piala Lurah #1

Sleman – Guna membangun semangat kompetisi speak bola dan menjalin silaturahmi antar klub sepa kbola di wilayah Kabupaten Sleman dan menjalin silaturahmi, Pemerintah Kalurahan Condongcatur menyelenggrakan Turnamen Piala Lurah Condongcatur #1 tahun 2024 di Lapangan Ganjuran Condongcatur, Kapanewon Depok, Selasa (29/10/2024)

Ketua Panitia Piala Lurah Condongcatur Cup #1, Widhi Kurniawan, menjelaskan turnamen ini diikuti oleh delapan klup speak bola yang berada di wilayah Kabupaten Sleman, yaitu S4 Concat (Condongcatur), Persada (Ngemplak), Ngaglik Old Start FC (Ngaglik), Taman Putra Bhakti (Kalasan), Lali Jiwo Football Cumunity (Pakem), Garuda Sejahtera Football Club (Sinduadi), Cangkringan Old Star (Cangkringan) dan Bendol FC (Yogyakarta).

“Turnamen ini dimulai dari tanggal 29 Oktober 2024 sampai dengan 9 November 2024. Pembukaan sekaligus launching Lapangan Ganjuran oleh Lurah Condongcatur, harapannya turnamen ini dapat menjadi ajang silaturahmi antar komunitas sepak bola lokal, menciptakan persaingan sehat dan pengalaman yang berkesan bagi semua peserta,” ucap Widhi.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan pelaksanaan turnamen ini sebagai uji coba Lapangan Ganjuran yang telah selesai dibangun, sekaligus upaya melestarikan tradisi olahraga di Condongcatur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengelola, panitia dan peserta atas peran sertanya mengikuti turnamen Piala Lurah yang pertama, sekaligus memberikan promosi untuk kegiatan di Lapangan Ganjuran ini yang merupakan basecamp bagi PS. Condongcatur () sebagai hadiah karena lolos di Liga Super.

“Ke depan, mari bersama-sama kita nikmati. Bagi teman-teman yang ingin latihan dan silaturahmi, saling mengundang dan bermain, kita promosikan semangat olahraga sepakbola dan lapangan ini dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan olahraga bagi masyarakat, tempat berkumpul yang sehat, serta meningkatkan interaksi sosial khususnya di lingkungan Condongcatur,” ucapnya

Reno menambahkan, pada tahun 2025 akan dicarikan anggaran untuk melengkapi fasilitas pendukung yang belum ada, seperti ruang ganti pemain, tribun penonton dan fisilitas penunjang lainnya, agar Lapangan Ganjuran dapat sesuai standar lapangan sepakbola dan nyaman untuk pertandingan.

“Dengan fasilitas semakin baik, diharapkan lapangan ini bisa menjadi contoh bagi fasilitas olahraga lainnya di DIY,baik dari segi kualitas lapangan maupun pengelolaannya,” ucap Reno. (Wasana/Kim Depok)




Seleksi PLAPD Cabor Catur di Sleman, Mempersiapkan Atlet Unggulan Menuju POPDA 2025

Sleman – Seleksi Pusat Latihan Atlet Pelajar Daerah (PLAPD) untuk cabang olahraga (cabor) catur berlangsung pada 26-27 Oktober 2024 di Aula Bappeda Kabupaten Sleman. Acara ini diikuti oleh atlet catur pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama se-Kabupaten Sleman.

Seleksi kali ini menggunakan sistem Swiss dengan 4 babak untuk kategori putra dan sistem setengah kompetisi dengan 3 babak untuk kategori putri, sesuai peraturan catur standar dengan waktu pikir 30 menit dan increment 30 detik.

Menurut keterangan Ahmad Ridlo selaku Pimpinan Turnamen bahwa seleksi PLAPD yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman ini bertujuan untuk pembinaan dan persiapan menghadapi pekan olahraga pelajar daerah (POPDA 2025).

“Atlet catur siswa-siswi pelajar yang berasal dari tingkat sekolah dasar dan tingkat sekolah menengah pertama Se-Kabupaten Sleman. Adapun kurun waktu PLAPD  hingga akhir Desember ini,” ungkapnya, Minggu (27/10/2024)

Dispora Sleman menjalin kerjasama dengan Percasi Kabupaten Sleman dalam setiap kegiatan pembinaan dan kompetisi. Dukungan dari pengurus Percasi Kabupaten Sleman yang diketuai oleh Sutapa sangat berperan dalam kelancaran PLAPD ini. Terlebih cabang olah raga catur ini sangat membanggakan Kabupaten Sleman karena saat  PON yang diselenggrakan di Aceh beberapa waktu lalu, pelajar asal Sleman atas nama Shafira Devi Herfesa dapat menyumbang perolehan medali emas hingga membawa nama harum DIY.

“Ini adalah bukti keberhasilan PLAPD  Kabupaten Sleman yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Handoko, Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Dispora Sleman saat meninjau PLAPD.

Menurutnya, cabang olahraga catur ini harus terus ditingkatkan pembinaannya karena Sleman mempunyai Sumber Daya Manusia yang sangat memadai karena memiliki pelajar yang sangat potensial.

“Apalagi ditopang dengan kinerja kepengurusan Percasi Kabupaten Sleman yang sangat progresif,” tukasnya.

“Kabupaten Sleman saat ini memiliki atlet-atlet handal cabor catur yang sudah memiliki capaian kejuaraan baik  tingkat DIY, nasional, bahkan Internasional,” pungkas Handoko.

Pada seleksi ini, terdapat beberapa atlet seeded yang secara otomatis terdaftar sebagai atlet PLAPD dan menjadi bagian dari tim POPDA, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Atlet-atlet tersebut adalah Atlet seeded  Putri yang terdiri dari Shafira Devi Herfesa ,Shifania Aulia Cahyono, Salsabila Berlian Herfesa, Chavi Elisha Egbert Dawn. Sementar Atlet seeded  Putra adalah Zendhy Afriyansyah.

Adapun Hasil Peringkat 1 hingga 3 Seleksi PLAPD yaitu untuk Kategori Putri adalah Kinara Anindya Atha, Vira Yuliana, Shaholaw PrinzhaHerfesa dari keseluruhan ada empat atlet. Kategori Putra terdiri dari Adimas Satya Nugroho, Bagus Putra Prasetya, Dika Arya Pratama dari keseluruhan ada 9 atlet. (Nuradi-KIM Ngemplak)




Peringati HUT ke 77, Tegaltirto Gelar Tegaltirto Run

Sleman – Tegaltirto Run diselenggarakan di Jagalan, Tegaltirto, Berbah, Sleman pada hari Minggu 27 Oktober 2024.

Ketua Panitia Tegaltirto Run Dian Meila Ayu  mengatakan bahwa kegiatan Tegaltirto Run merupakan salah lah satu rangkaian kegiatan menyongsong peringatan HUT Tegaltirto ke-77.

Kegiatan Tegaltirto Run  baru pertama kali diadakan diikuti oleh perwakilan  dari 14 padukuhan yang ada di wilayah kelurahan Tegaltirto.

Salah satu tujuan kegiatan Tegaltirto Run untuk menjaring Calon calon atlit dari kelurahan Tegaltirto.

“Harapannya semoga dari kegiatan Tegaltirto Run akan lahir atlet baru yang bisa berkancah ditingkat daerah juga nasional. Semoga untuk tahun depan penyelanggara kegiatan Tegaltirto Run akan lebih baik, hadiah lebih juga pesertanya semakin banyak ” tambah Dian.

Kepala dukuh Berbah, Tegaltirto Hermawan yang juga ikut sebagai peserta Tegaltirto Run  menyampaikan bahwa kegiatan ini  merupakan olahraga positif. Meski baru yang pertama kali diadakan  namun antuiasme imasyarakat dalam mengikuti lomba cukup tinggi.

“Tegaltirto Run diikuti warga Kelurahan Tegaltirto mewakili hi masing-masing padukuhan. Peserta berjumlah lebih dari 50 orang ya,” ucap Hermawan.

Disampaikan juga bahwa Kalitirto Run menempuh jarak 5 km, Start dan finis di padukuhan Jagalan dimulai jam pagi.

“Untuk juara Tegaltirto Run adalah  Fazil Maulana Hidayatulloh warga padukuhan Jomblang,” tambahnya.

Hermawan juga menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan menyongsong peringatan hari jadi Kalurahan Tegaltirto berupa gelar potensi Kalurahan Tegaltirto menampilkan budaya dan UMKM. Tampilan budaya berupa penampilan Angklung Laras Utomo Kadisono, Hadroh, karawitan, ketoprak tirto Budoyo, Jathilan, lomba mewarnai dan Tegaltirto Run.

“Untuk pertunjukan ketoprak pemainnya merupakan pamong Kalurahan Tegaltirto,” pungkas Hermawan.  (Kusnadi/KIM Berbah)




Perkuat Organisasi untuk Kemajuan Olahraga, KORMI Sleman Gelar Rakerkab 2024

Sleman – Satukan visi, perkuat organisasi untuk kemajuan olahraga masyarakat menuju Indonesia maju, merupakan tema RAKERKAB KORMI (Rapat kerja kabupaten Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Sleman tahun 2024.

Hal itu disampaikan Ketua KORMI Kabupaten Sleman, Suparman APP dalam pembukaan Rapat Kerja KORMI Kabupaten Sleman, di Ruang Pertemuan Savita Garden In Jalan Palagan Tentara Pelajar, Rabu (23/10/2024).

“Bertolak dari tema tersebut, kami berharap para peserta untuk bisa menyuarakan apa yang menjadi gagasan dan keinginan serta hal-hal lain demi kemajuan organisasi,” kata Suparman.

“Dalam RAKERKAB ini, di samping kita mengevaluasi program tahun 2024 dan merancang program tahun 2025, diharapkan juga dapat sebagai kebangkitan untuk membangun komitmen antara pengurus KORMI Kabupaten dengan Pengurus KORMI Kapanewon, untuk bersama-sama bekerja sekuat tenaga demi kemajuan olahraga di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta umumnya, dan di wilayah Kabupaten Sleman Khususnya,” sambungnya.

Mengingat, KORMI telah memasuki tahun kedua mendapatkan support anggaran dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Dukungan tersebut dalam bentuk dana hibah yang disalurkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman.

Diketahui, dana hibah tersebut masih terbatas dan tidak dapat menjangkau kegiatan di tiga komusi olahraga, yaitu Komisi Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK), Komisi Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya (OTKB), serta Komisi Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT).

“Hal ini tentunya belum seperti yang kita harapkan. Oleh karena itu saya berharap RAKERKAB tahun ini bisa menghasilkan program atau keputusan-keputusan rencana kegiatan untuk tahun mendatang yang kemudian diamini oleh Pemerintah Kabupaten Sleman dan instansi terkait,” kata Suparman. (Endarwati/KIM Donoharjo Ngaglik)




Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo Serahkan Sarana Prasarana Olahraga Tenis Meja untuk Pemdua Molodono

Sleman – Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo menyerahkan bantuan sarana prasarana olahraga tenis meja kepada pemuda Padukuhan Molodono, Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Rabu (23/10/2024). Bantuan diserahkan langsung oleh Lurah Lumbungrejo, M. Misbah Al-Hakim didampingi Kamituwa Lumbungrejo, Suwanto di rumah Dukuh Molodono.

Pada kesempatan itu, Lurah Lumbungrejo mengatakan sarana prasarana olaraga tenis meja tersebut merupakan bantuan uang bersal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten 2024, yang senelumnya pernah diusulkan para pemuda Padukuhan Molodono.

“Kita serahkan sarana prasarana olahraga tenis meja untuk Padukuhan Molodono. Bantuan ini merupakan bantuan keuangan khusus yang tahun kemarin diusulkan melalui aspirasi salah satu anggota DPRD Kabupaten Sleman yang saat itu menjabat Ketua DPRD Sleman, yakni bapak Haris Sugiharta. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Mengingat ini adalah usulan panjenengan semua, sehingga kami berharap untuk dijaga dan dirawat,” ucap Misbah.

Dukuh Molodono, Febri Eko Saputro mengataklan saat itu para pemuda Padukuhan Molodono mengusulkan adanya sarana untuk kegiatan olahraga bagi pemuda, yakni lapangan tenis meja. Usulan itu kemudian dari dibawa ke rakor, dan diusulkan saat muskal. Dengan begitu, muncul program sarana prasarana olahraga tenis meja yang pagu anggaranya diarahkan ke Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kalurahan.

“Usulan bantuan keuangan khusus dari Padukuhan Molodono saat itu memang meminta sarana prasarana olahraga tenis meja. Di mana tujuannya untuk membiasakan anak-anak muda yang ada di Padukuhan Molodono bisa beraktivitas dan berkegiatan positif dan penunjang kegiatan olahraga masyarakat Molodono,” kata Febri.

Dukuh Molodono menambahkan alat olahraga ini tidak hanya untuk pemuda setempat. Tapi juga untuk seluruh masyarakat Molodono yang ingin belajar dan bermain tenis meja.

“Sarana ini memang diusulkan para pemuda. Namun penggunaannya kami persilahkan untuk seluruh warga Molodono, dari bapak-bapak, ibu-ibu, teman-teman pemuda bahkan adik-adik remaja kita kalau mau belajar tenis meja kami persilahkan, karena ini milik seluruh warga Molodono tidak hanya untuk pemuda saja,” tuturnya.

Acara penyerahan bantuan sarana olahraga tenis meja itu pun dilangsungkan bersamaan dengan acara sholawat yang rutin dilakukan oleh pemuda Padukuhan Molodono.

Salah satu pemuda Molodono, Doni mengaku senang karena apa yang diusulkan oleh pemuda Padukuhan Molodono bisa terrealisasi.

“Saya mewakili teman-teman pemuda Molodono, tentunya senang dan berterima kasih kepada Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo yang sudah mengakomodir usulan kami sampai terealisasi sarana tenis meja ini. Ke depan kami akan rawat sarana ini dan kami maksimalkan untuk berolahraga bersama teman-teman muda-mudi yang ada di Padukuhan Molodono,” kata Doni. (Ais-KIM Ceria Lumbungrejo Tempel)