Meriahkan Muktamar Muhammadiyah ke-48, PCM dan PCA Sleman Gelar Jalan Sehat

Sleman – Dalam rangka menyambut Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ke-48, serta mendukung Kabupaten Sleman untuk selalu sehat di mana pun berada dengan berolahraga, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sleman menggelar Jalan Sehat pada Sabtu (8/10/2022) di Balai Kalurahan Pandowoharjo, Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Ketua PCM Sleman Agus Nuruddin mengungkapkan bahwa pada awalnya target peserta jalan sehat adalah sebanyak 1000 orang, tetapi ternyata pendaftar acara jalan sehat mencapai 2239 orang. “Hal ini menunjukkan bahwa warga Sleman memiliki keinginan untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga melalui jalan sehat bersama,” ujar Agus.

Ribuan peserta Jalan Sehat PCM-PCA ini terdiri dari warga Muhammadiyah, warga Aisyiyah, Rombongan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang merupakan warga sekolah Muhammadiyah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA, simpatisan Muhammadiyah, dan warga sekitar Pandowoharjo.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah ini. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah atas kolaborasinya bersama pemerintah yang menghadirkan program-program yang menyejahterakan masyarakat.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan selamat kepada Songsong Muktamar Muhammadiyah yang ke-48 dan Songsong Muktamar Aisyiyah ke-48 di Solo, Jawa Tengah. Saya merasa senang, bangga, dan mengapresiasi karena dengan kegiatan jalan sehat, masyarakat menjadi sehat.” papar Kustini

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah Aisyiyah se-Kabupaten Sleman atas adanya kerja sama dengan pemerintah selama ini di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Memang diperlukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Program-program yang dirancang bersama pemerintah selama ini memiliki tujuan mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Sleman,” imbuhnya.

Ia juga berharap agar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 yang akan dilaksanakan di Solo dapat berjalan sukses, dan dapat memberikan perubahan yang lebih baik ke depannya untuk Muhammadiyah.

“Semoga dengan adanya Muktamar yang serentak di Indonesia ini, kita bisa bersama-sama mentransformasikan program-program Muhammadiyah untuk masyarakat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sleman” tutup Kustini.

Acara ini juga dimeriahkan dengan doorprize utama berupa sepeda dari Bupati Sleman dan berbagai doorprize lainnya dari Lurah Pandowoharjo, pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari UMKM binaan Muhammadiyah dan UMKM warga sekitar Pandowoharjo, penampilan Paduan Suara Aisyiyah Cabang Sleman, dan penampilan tari dari siswa Muhammadiyah. (Rep Nesya)




Sleman Sabet 13 Juara di Ajang Porsadin DIY

Sleman – Kabupaten Sleman berhasil meraih 13 Juara dalam pagelara Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah Takmiliyah (Porsadin) Ke 5 Tingkat Provinsi DIY tahun 2022 yang berlangsung selama 2 hari, yaitu Sabtu (1/10/2022) dan Minggu (2/10/2022) di Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. Sleman berhasil meraih juara di cabang atletik dan keagamaan.

Mardiansyah, Ketua Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sleman mengapresiasi apa yang diraih oleh santri asal Kabupaten Sleman ini. Menurutnya, hal ini sangat membanggakan, karena para santri hanya melakukan persiapan yang singkat.

“Dengan persiapan yang singkat, namun luar biasanya,  santri bisa memberikan hasil yang maksimal,” ujar Mardiansyah.

Ia berharap, apa yang ditampilkan para santri di Porsadin kali ini semakin meningkatkan semangat para santri lainnya untuk bisa mengembangkan potensi yang mereka miliki.

PORSADIN tingkat DIY sendiri digelar selama 2 hari, yakni Sabtu hingga Minggu (1-2 Oktober 2022). Selama 2 hari pelaksanaan, beragam lomba dipertandingkan, yaitu cabang lomba lari 80 meter dan 60 meter putra putri yang diselenggarakan di Stadion Mandala Krida pada hari pertama. Kemudian berlanjut dihari kedua dengan cabang lomba, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, MQK,  Tahfidz, CCD, MTQ, Murrottal Wal Imla’, Kaligrafi, dan Puisi Islam.

“Sasaran kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah ini adalah para santri, lembaga madrasah diniyah takmiliyah dan pihak-pihak terkait,” ujar Marwan, Ketua FKDT DIY.

Ia menambahkan, Porsadin ini penting karena keberadaan Madrasah Diniyah Takmiliyah menjadi sangat penting dalam upaya pembangunan karakter bangsa. “Diniyah juga diharapkan mampu mempertahankan eksistensinya dalam mengembangkan bakat santri ditengah perkembangan zaman saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Kemenag DIY, Abdun Niam berharap agar potensi yang ditampilkan oleh para santri, baik dalam seni maupun olahraga, dapat terjaring dengan baik. (Ajeng/KIM Ngaglik)




Pemerintah Sariharjo Gelontorkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali pada Porda dan Peparda 2022

Sleman – Pemerintah Sariharjo memberikan apresiasi kepada para atletnya yang telah berjuang pada ajang Porda XVI dan Peparda III DIY tahun 2022 yang berlangsung pada 1-9 September 2022 yang lalu. Pemberian apresiasi dilakukan langsung oleh Lurah Sariharjo, Sarbini di Kantor Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman pada Selasa (27/9/2022).

Tercatat, ada beberapa atlet dari Sariharjo yang berhasil menorenkan prestasi pada Porda dan Peparda 2022 ini. Pertama adalah Syifaul Khairi, atlet disabilitas fisik yang berhasil meraih 2 emas dan 1 perak dari cabang olahraga atletik dan bola voli. Kemudian ada Muhammad Raihan Ukaasyah, atlet tuna rungu yang berhasil meraih perak pada cabor atletik. Sementara pada Porda, Fathiya Salsabila Nur Aini berhasil meraih emas pada cabor sepak bola, dan Khusnul Viaragil Darajati yang berhasil meraih perak pada cabor bola voli. Setiap atlet berprestasi tersebut mendapatkan penghargaan, di mana untuk medali emas mendapatkan uang sebesar Rp , – per atlet, dan untuk perak mendapatkan Rp , – per atlet.

Sarbini pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas prestasi yang berhasil diraih. Ia juga mengingatkan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan, dan juga berharap agar apa yang diraih tersebut dapat mendorong atlet lainnya untuk terus berlatih dan mengembangkan diri.

“Prestasi yang diraih tentunya mengharumkan semua pihak khususnya Pemerintah Kalurahan Sariharjo,” ungkap Sarbini. (Iwan/KIM Ngaglik)




Perjuangan dan Pengorbanan PDBI Sleman Menghadapi Porda XVI DIY

Sleman – Sebuah kesuksesan tidak bisa lepas dari kerja keras, komitmen dan pegorbanan serta kerja sama. Hal inilah yang menggambarkan perjuangan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) kabupaten Sleman yang berhasil menggoreskan prestasi pada ajang Porda XVI DIY yang berlangsung pada 1-9 September 2022 lalu. Pada ajang tersebut, PDBI Sleman berhasil meraih 2 medali Emas, 6 Perak, dan 1 Perunggu.

Lasiman, Ketua Bidang Organisasi PDBI Sleman mengatakan bahwa capaian ini mengingatkan dirinya masa kejayaan PDBI Sleman, pada rentang waktu 2009-2014.

“Momentum kemenangan cabang drum band dalam  PORDA XVI 2022 ini mengulang kembali masa kejayaan 2009 sampai 2014 dengan segudang prestasi di tingkat daerah, regional dan bahkan pernah menduduki peringkat 3 nasional dan harapan kami jangan berpuas diri namun harus terus berpacu meraih prestasi,” katanya, Sabtu (24/9/2022).

Sementara itu, Abdul Kadir, Ketua PDBI Sleman menambahkan bahwa keberhasilan yang diraih ini tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak.

“Diantaranya dari Pemda Sleman dengan penyerahan peralatan baru cabor drum band untuk persiapan porda jelang PORDA, selain intensitas latihan,” ungkap Abdul Kadir.

Apa yang diraih oleh PDBI Sleman ini juga menyisakan rasa banggat terhadap para atlet. Salah satunya adalah Nuraeni, salah satu mayoret yang tampil pada ajang Porda kemarin. terima kasih atas segenap bimbingan dan perhatian dari pengurus dan Pemda.

“Terima kasih atas segenap bimbingan dan perhatian dari pengurus dan Pemda,” ujar Nuraeni. (Arief Hartanto)




Kalurahan Lumbungrejo Berikan Bonus untuk Atlet Porda dan Peparda DIY tahun 2022

Sleman – Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo memberikan tali asih kepada para atlet Lumbungrejo yang meraih medali di ajang Porda dan Peparda 2022. Penyerahan  tali asih dilakukan di Kantor Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Jumat (16/9/2022)

Lurah Lumbungrejo, Misbah Al Hakim mengatakan bahwa pemberian tali asih ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan dari Kalurahan Lumbungrejo terhadap para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Sleman, khususnya Lumbungrejo pada perhelatan Porda dan Peparda tahun 2022 yang berlangsung pada 1-9 September tersebut.

Ia mengaku bangga dengan perjuangan para atlet yang berhasil meraih medali, meskipun tidak dapat berlatih secara maksimal karena keterbatasan fasilitas pelatihan.

“Tentu saja kita apresiasi dan berikan bonus, walaupun bonus yang diberikan tidak seberapa, akan tetapi ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah kalurahan lumbungrejo kepada atlet,” tuturnya.

Atlet asal Lumbungrejo sendiri cukup banyak menyumbang medali untuk Kabupaten Sleman pada Porda dan Peparda tahun 2022 kemarin. Beberapa diantaranya adalah Suwignyo dan Kusaini yang berhasil meraih medali di cabor angkat berat, Sumardi di cabor catur, Wahono di angkat berat difabel, Muhammad Fairul Sukron di cabor skateboard, dan Muhammad Gio yang berhasil meraih medali di cabor sepatu roda. (Sih Budi Daryanto/KIM Tempel)