Lantik Pengurus Baru, Yongmodoo Sleman Targetkan Juara Umum Dalam Porda DIY 2022

Sleman – Sleman menargetkan juara umum cabang olahraga Yongmoodo pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIY yang akan diselenggarakan di Kabupaten Sleman. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Kabupaten Sleman, Letkol (Arm) Danny Arianto Pardamean Girsang pada pelantikan pengurus FYI Sleman di Aula Makodim 0732/Sleman, Jumat (1/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, Danny menuturkan bahwa Kabupaten Sleman ditargetkan untuk meraih juara umum cabor Yongmoodo pada Porda yang akan berlangsung pada 1-9 September 2022 tersebut.

“Para periode sebelumnya, Sleman berada di nomor dua. Baru tertulis dua, bukan satu. Tentu masih ada di atasnya,” kata pria yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) Kabupaten Sleman tersebut.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menyamakan visi dan misi demi meningkatkan prestasi yang telah diraih. “Diharapkan peningkatan dapat muncul dari program-program, rencan-rencana, dari visi dan misi yang dilaksanakan oleh kepengurusan yang baru,” lanjutnya.

Ia berharap, dengan pelantikan pengurus baru ini, Yongmoodo Sleman dapat meningkatkan prestasi yang telah diraih dari kepengurusan yang lama, dimulai dari pagelaran Porda XVI DIY tahun 2022. “Mari kita sama-sama bekerja, untuk memajukan cabang olahraga Yongmoodo, khususnya di Kabupaten Sleman,” tambah Danny.

Target juara umum ini juga senada dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo yang mengatakan bahwa Sleman ditargetkan meraih medali emas di 5 nomor cabor Yongmoodo , dari 9 nomor yang dipertandingkan. “Sleman mengikuti 8 dari 9 nomor yang dipertandingkan. Dengan meraih medali emas di 5 nomor, akan menjadikan Sleman juara umum,” kata Joko.

Hal tersebut tentu akan mendukung target Pemkab Sleman untuk meraih hattrick juara umum dalam pagelaran porda, di mana pada dua pagelaran sebelumnya, Kabupaten Sleman telah berhasil menorehkan prestasi sebagai juara umum.

“Kita pernah hattrick juara umum berturut-turut, yaitu pada tahun 2009, 2011, 2013. Kemudian pada dua Porda sebelumnya, 2017 di Bantul dan 2019 di Kota Jogja itu juara umum. Tahun 2022 kebetulan kita menjadi tuan rumah, mudah-mudahan kita bisa mempertahankan,” ungkap Joko.

Untuk itu, ia mengajak setiap pihak untuk dapat memberikan dukungan, demi meraih prestasi yang telah dicanangkan dalam slogan Satu Tekad, Sleman Hattrick Lagi.




Hybrid Virtual Run, Cara Baru Berkompetisi Lari

Ngaglik – Ulang tahun Kabupaten Sleman yang ke-106 pada 15 Mei lalu menjadi sebuah momentum untuk mengajak seluruh warga Kabupaten Sleman untuk gumregah (bangkit) bersama, seiring dengan peralihan dari pandemi kepada endemi hingga wilayah Kabupaten Sleman telah memasuki level satu.

Dalam upaya untuk turut serta mendorong masyarakat agar gumregah bersama itulah maka komunitas Pecinta Sleman Sejati ingin berkontribusi memberi semangat, sumbang pemikiran dan sumbang kegiatan untuk kebangkitan menuju percepatan kesejahteraan Sleman yang lebih baik.

“Pandemi telah memberi banyak pelajaran bahwa waktu dan tempat bukan kendala sehingga kita bisa berhubungan, bersilaturahmi dan berkegiatan antara satu dengan yang lain tanpa terikat oleh tempat dan waktu dengan mengembangkan inovasi dan kreativitas yang menjadi bagian di era digitalisasi “, jelas Prof Suhono H Supangkat, pembina komunitas Pecinta Sleman Sejati dalam acara pembukaan Hybrid Virtual Run, Minggu (26/6 2022) di Lapangan Denggung, Kabupaten Sleman.

“Hibryd Virtual Run adalah budaya olah raga normal baru berbasis digital. Lari dan olah raga bersama tidak mengenal waktu dan tempat, dimana saja dan kapan saja bisa dilaksanakan untuk kolaborasi,” jelas Suhono lagi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa sebelum membuka secara resmi HVR menegaskan bahwa Sleman memiliki potensi yang sangat besar, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan. “Potensi dan perkembangan jaman yang tidak bisa kita hindari adalah teknologi, yang memungkinkan kita beraktivitas sama tanpa harus berada di waktu dan tempat yang sama,” ujar Danang.

Kegiatan HVR secara offline ini akan berkelanjutan, untuk lari tahun ini akan di lakukan 2 kali lagi dengan puncaknya pada tanggal 24 Juli 2022 di Lapangan Maguwoharjo sebagai pengantar klub sepakbola kebanggaan Sleman, PSS memasuki Liga 1 2022.( Endarwati/ KIM Donoharjo)




Upaya Bangkitkan UMKM dengan Hybrid Virtual Run dan Lomba Promosi Digitalisasi UMKM

Ngaglik – Peran serta seluruh masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya mensukseskan pembangunan termasuk membangun kembali Kabupaten Sleman agar bersemangat dan bangkit kembali pasca pandemi.

Dalam upaya mengambil peran mensukseskan kegiatan tersebut, komunitas Pecinta Sleman Sejati (PSS) berupaya untuk turut serta mendorong kebangkitan Sleman dengan menyelenggarakan Hybrid Virtual Run (HVR) serta lomba promosi digitalisasi pariwisata.

Imam Bijak Wani, Ketua Pelaksana mengatakan bahwa konsep HVR ini menggabungkan antara lari virtual yang dapat dilakukan di mana saja dengan lari bersama yang dilakukan dalam satu tempat dan satu waktu.

“Penggabungan lari virtual dan lari bersama ditujukan untuk menjangkau lebih banyak peserta untuk berpartisipasi dalam even tersebut,” ujarnya di Sleman, Selasa (14/6/2022).

Pendaftaran dibuka mulai 12 Juni sampai 20 Juli 2022, sedangkan periode lari dimulai pada 12 Juni sampai 21 Juli 2022, opening mini fun run tanggal 10 Juli 2022 dan closing event tanggal 24 Juli 2022.

Untuk mengikuti Hybrid Virtual Run peserta dapat mendaftar ke . Caranya, pastikan memiliki email aktif, download aplikasi Strava lalu masuk ke . Jika belum memiliki akun, maka setiap peserta membuat akun pada link dan melakukan verifikasi pada email yang telah didaftarkan sebelumnya. Setelah email berhasil diverifikasi, login pada menu registrasi. Jika sudah memiliki akun pada sportstrip sebelumnya peserta dapat langsung login.

Setelah login, pastikan akun strava pada menu profil yang sudah terhubung dengan sportstrip dengan cara klik menu profil lalu klik connect to strava dan klik authorize. Setelah berhasil, pilih event.

Adapun mengenai lomba promosi digitalisasi UMKM, Pecinta Sleman Sejati juga ingin mendorong pelaku UMKM untuk kembali bangkit dan melakukan digitalisasi usaha yaitu mengubah pengelolaan bisnisnya dari praktik konvensional ke modern dalam upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis dan operasional UMKM melalui lomba penulisan promosi UMKM yang berbasis digital.

Prof. Suhono, seorang putra asli Sleman yang sekarang aktif sebagai Dosen ITB
dan meraih gelar doktor di Jepang menjelaskan bahwa lomba promosi digitalisasi UMKM dan periwisata bertujuan untuk mendapatkan data tentang UMKM, yang berisi foto, narasi, serta pengaplikasian digital dalam usaha baik penggunaan FB, IG, website, ataupun media digital yang lain seperti email, blog, ataupun homepage.

Kedua, mendorong pelaku usaha untuk melakukan digitalisasi usaha agar jaringan pasar semakin luas, mampu merespon perubahan gaya hidup, mempermudah transaksi, meningkatkan pendapatan serta mendorong perkembangan UMKM di Kabupaten Sleman.

Cara mengikuti lomba, peserta lomba mengirimkan foto dan artikel UMKM atau pariwisata berbasis digital minimal 3 lembar yang dikirimkan ke FB dan Instagram dengan men tag akun IG “” dan FB “Sleman Bangkit”.

Penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang ditunjuk oleh panitia untuk mendapatkan juara 1, 2, dan 3. Sedangkan 100 data terbaik yang masuk akan mendapatkan hadiah hiburan masing-masing artikel sebesar seratus ribu rupiah.

Kriteria penilaian meliputi teknik penulisan dan kemampuan menggali materi tentang usaha yang inovatif, inspiratif, dan mengaplikasikan teknologi digital.

Lomba dilaksanakan pada mulai 1 Juli 2022 dan ditutup tanggal 30 September 2022. Pemenang diumumkan tanggal 10 Oktober 2022 melalui FB, IG, dan web. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Drum Band Sleman Sabet Juara Umum Kejuaraan Drum Band DIY Tahun 2022

Sleman – Perwakilan Drum Band Kabupaten Sleman berhasil menjadi juara umum dalam Kejuaraan Drum Band DIY Tahun 2022 yang diselenggarakan di GOR Among Rogo Yogyakarta, Minggu (5/6/2022). Hal tersebut diraih setelah Drum Band Sleman menjadi juara di berbagai kategori, yaitu Juara 1 Lomba Konser Senior, Juara 1 Musik Senior, Juara 1 Showmanship Senior, Juara Terbaik Field Commander, dan Juara II Lomba Baris-berbaris. Prestasi yang diraih tersebut membuat Drum Band Sleman berhasil menduduki posisi puncak dibandingkan kontingen Kabupate/Kota lain yang mengikuti even yang juga dimanfaatkan sebagai ajang uji coba menuju Porda DIY ini.

Lasiman, Ketua Bidang Organisasi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Sleman seperti dikutip dari menuturkan bahwa kemenangan yang diraih kali ini merupakan bentuk pemanasan Drum Band Sleman dalam menatap perhelatan Porda DIU.

“Semoga tren-nya terus berlanjut dan puncaknya nanti Sleman selaku tuan rumah Porda 2022 pada bulan September 2022, selain sukses sebagai tuan rumah, sukses juara umum, terutama di cabang drumband,” ungkapnya.

Ketua PDBI Sleman Abdul Kadir, menyambut baik kemenangan yang diraih Drum Band Sleman ini. Ia menyatakan bahwa dirinya bangga dan salut atas semangat berlatih para atlet yang akhirnya terbayar dengan kemenangan yang diraih.

“Usaha tidak mengkhianati hasil terbukti kali ini, latihan secara spartan dan kontiniu dari para atlet  dibawah asuhan pelatihan dan dukungan segenap pengurus serta para pihak di Sleman terbayar manis dengan prestasi kali ini. Namun prestasi kali ini jangan membuat jumawa, namun harus memacu untuk terus berlatih lebih giat lagi karena ke depan masih ada tugas besar menanti di Porda DIY,” ungkap Abdul Kadir. (Arief Hartanto)




Dukung Smart Village Tamanmartani, Dispora Sleman Gelar Lomba Tradisional

Sleman – Sebanyak 512 peserta mengikuti lomba olahraga tradisional dalam rangka mendukung Smart-Village Kalurahan Tamanmartani, Minggu (29/5/2022) yang berlangsung di Lapangan Tamanan Pabrik, Tamanmartani, Kalasan. Lomba yang juga dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten Sleman itu melibatkan masyarakat, dengan memperlombakan olahraga tradisional Bakiak dan Tarik Tambang. Cabang Bakiak putra dan putri masing masing tercatat 128 regu. Demikian pula tarik tambang juga untuk putra dan putri dengan jumlah peserta masing masing 128 regu.

Kamituwo Tamanmartani Awan Paradhes menuturkan, pesta olahraga tradisional itu merupakan program dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, dengan panitianya berasal dari Karang Taruna Taman Bhina Karya Tamanmartani.

“Agar masyarakat yang terlibat lebih banyak, maka lomba diadakan antar RT se-Kalurahan. Sedang untuk tarik tambang setiap regu 8 orang, kalau bakiak satu tim 3 orang,” kata Awan.

Karena diadakan antar RT, tak pelak hampir seluruh masyarakat tumpah ruah memadati lapangan Tamanan Pabrik. Bahkan yang teragendakan lomba tingkat anak2 secara spontan diadakan dengan peserta hampir 200 anak putra maupun putri. Masing masing cabang diambil kejuaraan Juara 1 sampai 4. Para pemenang mendapat hadiah uang pembinaan dan piala.

Hasil lomba yang berlangsung hingga menjelang petang itu dari juara satu hingga empat adalah Bakiak Putra: Klurak RT 4, Kebon RT 3, Keniten RT 2 dan Kenaji RT 7. Untuk Putri Tamanan Pabrik RT 4, Tamanan Pabrik RT 2, Keniten RT 3 dan Caturharjo RT 4. Sementara untuk cabang Tarik Tambang Putra hasilnya adalah Pucung RT 4, Tegalrejo RT 2, Pucung RT 5, Pakem RT 1. Untuk Tarik Tambang Putri masing Karang Mojo, Pucung 5, Jingkangan 4 dan Karangmojo.

Penewu Kalasan Siswanto dalam sambutanya mengapresiasi perhelatan besar nan langka itu. “Tamanmartani merupakan Kalurahan Budaya, dan Olahraga yang dilombakan adalah olahraga tradisional yang dulu pernah berkembang dimasyarakat. Ini merupakan bagian dari kebudayaan yang harus diangkat kembali dan dikembangkan,” pinta Siswanto. (Tri Joko S/KIM Kalasan)